aku sedang ngerjain akuntansi untuk manufaktur. sekarang ini lagi ngerjain penyusutan aktiva. yang jadi pertanyaan metode mana yang lebih baik digunakan untuk kasus seperti ini :
ketika user melakukan proses penyimpanan aktiva tetap, maka secara otomatis tabel penyusutannya juga terbentuk sendiri. pilihan ku ada dua cara yaitu dengan stored procedure atau trigger. kira2 mana ya yang lebih baik, terutama klo dilihat dari aspek performance.
