Gatra MUI: Korban Tewas di Aceh Mati Syahid
Jakarta, 29 Desember 2004 11:16 Seorang anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan bahwa korban tewas dalam musibah gempa bumi dan tsunami di Aceh, Minggu (26/12), mati dalam keadaan syahid. "Seseorang dapat dikatakan mati syahid jika ia meninggal dunia disebabkan oleh wabah penyakit yang sedang melanda suatu wilayah. Sakit yang bersumber di perut, mati tenggelam, tertimpa bangunan, atau mati pada saat perang menegakkan agama," kata anggota komisi tersebut, Mustafa Yakub, di masjid Al Azhar Jakarta, Selasa. Dikatakannya, jika ada seseorang yang mati karena salah satu sebab tersebut, maka sebagai umat Islam mempunyai empat kewajiban yang harus dilakukan, yaitu memandikan jenazahnya, mengkafani, menyolatkan dan menguburkannya. Namun hingga empat hari setelah bencana gempa bumi itu terjadi, banyak mayat yang belum mendapatkan perawatan yang layak mereka terima. "Banyak sekali mayat yang sudah rusak sehingga sulit untuk dimandikan apalagi dikafani," katanya. Keadaan seperti yang terjadi di Aceh tersebut, menurut dia, termasuk dalam kondisi yang luar biasa, sehingga sulit melakukan keempat kewajiban memperlakukan jenazah yang disyariatkan dalam Islam. "Untuk jenazah yang sudah terkubur, maka kewajiban memandikannya pun sudah gugur karena dikhawatirkan jika jenazah tersebut tetap dimandikan akan rusak, sehingga kita dibolehkan untuk langsung menguburkannya tanpa dimandikan dan dikafani," katanya. Mengenai langkanya kain kafan di Aceh, Yakub menyatakan bahwa jika kain kafan masih tersedia maka mayat-mayat tersebut wajib dikafani. "Namun jika kain kafan tersebut sudah tidak ada lagi, maka mayat-mayat tersebut tidak wajib dikafani, cukup ditutup dengan kain sehingga auratnya tidak lagi terlihat," katanya. Sementara itu, mengenai jenazah-jenazah yang dikuburkan secara massal, Yakub juga mengatakan bahwa hal tersebut boleh dilakukan sepanjang tetap memperhatikan sisi kemanusiaan. "Saat mengubur, sebaiknya jenazah-jenazah tersebut dijajarkan dan bukannya ditumpuk satu dengan lainnya," ujarnya. [TMA, Ant] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
