Pemakaian nama marga di Indonesia memang secara tidak langsung dilarang,
karena harus dimaklum mBah Soe tidak memiliki nama marga ( ini yang aku
tahu ).
Dan juga dengan adanya pemakaian nama marga bisa mengakibatkan pendataan
penduduk lebihb mudah di hitung, karena dengan adanya pemakaian nama marga
secara tidak langsung akan ada klan marga, dan ini 'kurang' disukai oleh
pemerintahan masa lalu.
Dan yang paling penting dengan tidak adanya nama marga, maka secara tidak
langsung akan lebih memudahkan brainwash mengenai asal usul nenek moyang
sendiri.

sur ( aku masih keturunan ke 24 dari marga ayahku )

----- Original Message -----
From: "radityo djadjoeri" <[EMAIL PROTECTED]>

>
> Apalah arti sebuah nama?
>
> Kelihatannya aneh buat sebagian kita, namun artikel di bawah ini menarik
untuk
> dicermati. Apakah popularitas nama Mohammed pertanda populasi muslim
> di Inggris kian meninggi?
>
> Bagaimana di negeri kita? BPS mustinya juga menyigi trend penggunaan
> nama di Indonesia. Misal kita jadi tahu, pada 2004 lalu nama apa yang
terpopuler dipakai orang  tua untuk memberi nama bayinya. Kita juga bisa
tahu nama-nama yang
> 'tersingkir', alias tidak lagi diminati masyarakat. Berapa orang sih
> di Indonesia yang pakai nama Soeharto? Berapa orang yang pakai nama
> Megawati?
>
> Mustinya juga, pemerintah mengeluarkan peraturan bahwa nama keluarga
> (family name) atau dikenal sebagai marga/trah itu sifatnya wajib.
> Kenapa masyarakat Batak, Manado, Maluku dan sebagainya. Padahal nama
> keluarga itu amat penting, tak cuma untuk pendataan penduduk, tapi
> juga untuk pengisian paspor, data di internet, dan sebagainya.
> BPS mustinya lebih inovatif. Soalnya pas ke kantor BPS, kerap
> saya lihat dengan mata kepala sendiri, begitu banyak karyawan yang
> kurang kerjaan. Mereka seolah makan gaji buta, padahal mereka bergelar
> sarjana, dari S1 hingga doktor. Bukannya kerja, mereka malah sibuk
> ngerumpi, jualan, mengunyah makanan seolah tak ada hentinya, ada yang
> menyulam, dan sebagainya. Itukah ciri pegawai negeri?
> Kantornya sebenarnya megah, gedung-gedung bertingkat, namun jorok dan
> tak terawat. Yah, tipikal kantor pemerintah dan BUMN..bisa bangun
> megah tapi akhirnya tak dirawat. Penyakit yang tak sembuh-sembuh
> sejak zaman Orba.



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke