http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=194793&kat_id=23



LSM Sesalkan Pengusiran Aktivis HAM di Medan
Laporan: Muhamad Nurcholis


Jakarta-RoL-- Sejumlah LSM menyesalkan tindakan aparat keamanan yang mengusir 
empat aktivis HAM dari Medan. Aparat juga membubarkan acara workshop 
'Penanganan Trauma Konseling Pascagempa dan Tsunami Aceh' oleh aparat keamanan. 

Pengusiran dan pembubaran kegiatan kemanusiaan itu menurut mereka, menghambat 
upaya mempercepat penanganan bencana di Aceh. ''Selain itu aparat keamanan 
telah membatasi ruang publik yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan 
kegiatan politik,'' ujar Koordinator Aceh Working Group Otto Syamsuddin Ishaq 
di Jakarta, Senin (18/4). 

Selain AWG, sikap penyesalan diungkapkan juga oleh Komisi untuk Orang Hilang 
dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Human Right Working Group (HRWG) dan 
Imparsial. Tindakan aparat yang mengusir aktivis HAM dan pembubaran kegiatan 
kemanusiaan itu dianggap berlebihan. Para aktivis HAM luar negeri yang ada di 
acara Workshop itu, Midra Rajan Kamta (India), Maryam Sitik (Sri Lanka), 
Setonga Mudalige (India), dan Duency Rebecca Fey (Irlandia). 

Petugas Imigrasi lalu menahan paspor aktivis kemanusiaan asing tersebut. Mereka 
 dideportasi dengan alasan visa liburan  digunakan untuk ikut pertemuan. 
Pertemuan pun akhirnya dibubarkan dengan alasan keamanan. Tindakan aparat Polri 
dan TNI ini menurut Otto, menodai proses perundingan damai antara pemerintah RI 
dengan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helzinski. 

Dengan insiden pembubaran acara workshop canceling korban bencana Aceh itu, 
maka masyarakat sipil di Aceh kehilangan hak berkumpul dan mengeluarkan 
pendapat yang dijamin oleh konstitusi. Bahkan, aktivitas mereka di luar Aceh 
selalu diawasi pihak intelijen. 

Acara workshop  'Penanganan Trauma Konseling Pascagempa dan Tsunami Aceh' 
menurut Koordinator HRWG, Raffendy Jamin, sebenarnya tidak membahas masalah 
politik sama sekali. Tindakan aparat kepolisian Polwiltabes Medan, TNI dan 
Imigrasi Sumatera Utara (Sumut) tanggal 14 April lalu itu, menunjukkan 
kekhawatiran yang berlebihan. ''Aplagi alasan pembubaran karena acara tersebut 
diikuti oleh 20 orang Aceh. Ini kan tidak aneh. Masyarakat Aceh kan juga punya 
hak untuk berkumpul dan berdiskusi?'' tanyanya retoris


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke