http://www.suarapembaruan.com/News/2005/05/18/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Pasokan Listrik Jawa-Bali Kembali Terancam 
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) telah memicu peningkatan 
kebutuhan listrik. Pasalnya, sejumlah industri yang semula menggunakan 
pembangkit sendiri untuk operasional pabrik, kini beralih berlangganan listrik 
ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Akibatnya, pasokan listrik di Jawa-Bali 
terancam mengalami krisis, karena pada beban puncak terjadi peningkatan 
kebutuhan hingga 200 Megawatt (MW). 

Menurut Direktur Utama PT PLN Eddie Widiono, kondisi ini sangat berpotensi 
menyebabkan terjadinya krisis listrik di wilayah Jawa-Bali. Kebutuhan listrik 
(beban puncak) Jawa-Bali yang semula tidak lebih dari 1.300 MW, setelah 
kenaikan harga BBM per 1 Maret 2005, naik menjadi sekitar 1.500 MW. 

''Sejak harga BBM, khususnya solar naik menjadi Rp 2.200 sampai Rp 2.400 per 
liter, industri-industri lari ke PLN. Dampaknya, biaya kebutuhan BBM kami naik, 
sehingga perhitungan yang tadinya cukup 9,7 juta kiloliter sekarang naik 
menjadi sekitar sepuluh koma sekian juta kiloliter. Kebutuhan BBM ini memang 
pelik. Karena itu, PLN mengimbau kepada pelanggan untuk sedikit saja mengurangi 
pemakaian listrik,'' katanya di sela-sela penandatanganan kontrak jual beli 
gas, di Jakarta, Selasa (17/5). 

Eddie menambahkan, sejauh ini PLN kesulitan mengatasi peningkatan beban puncak, 
terutama karena sulitnya mengimbau pelanggan untuk menghemat pemakaian energi. 

Padahal, menurut dia, kalau saja satu pelanggan bisa mengurangi pemakaian 
listrik sekitar 50 watt, pasokan listrik pada saat beban puncak pun tidak akan 
mengalami persoalan dan lebih jauh krisis listrik dapat dihindari. 

Terkait penandatanganan kontrak jual beli gas antara PLN dan Petronas Carigali 
Muriah Limited dan Kalila (Bentu) Operator Pty Ltd, menurut Eddie, pembelian 
gas ke dua produsen tersebut berdampak pada penghematan biaya operasional 
pembangkit listrik PLN. Semakin banyak pembangkit listrik yang menggunakan 
bahan bakar berupa gas, biaya pembelian bahan bakar akan terus menurun, karena 
harga gas jauh lebih murah ketimbang BBM. 

Dia mencontohkan, kontrak dengan Petronas Carigali, yang akan memasok gas 
dengan volume 145 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD), dapat membantu 
PLN menghemat biaya pembelian bahan bakar hingga Rp 1,4 triliun per tahun. 

Gas dari Petronas Carigali itu akan digunakan untuk mendukung bahan bakar di 
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tambak Lorok di Jawa Tengah, untuk jangka 
waktu 10 tahun, mulai 2008. 

Investasi Listrik 

Sementara itu di tempat terpisah, dalam acara sosialisasi Rencana Umum 
Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2005-2025, Menteri Energi dan Sumber Daya 
Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, dalam kurun 20 tahun mendatang, 
kebutuhan investasi di sektor ketenagalistrikan akan mencapai US$ 125,631 
miliar. Kebutuhan investasi itu terutama penambahan kapasitas pembangkit 
listrik selama 2005-2025. 

Selain itu, kebutuhan investasi dalam 10 tahun ke depan untuk pengembangan 
sistem penyaluran transmisi dan gardu induk, sebesar US$ 8,741 juta dan 
kebutuhan investasi untuk distribusi sebesar US$ 5,097 juta. Secara 
keseluruhan, total dana investasi yang diperlukan untuk pengembangan sarana 
transmisi dan distribusi di Indonesia sampai tahun 2015 mencapai US$ 13,836 
miliar. 

Dalam laporan rancangan RUKN 2005-2025, disebutkan kebutuhan investasi itu 
didorong oleh pesatnya peningkatan kebutuhan listrik nasional, sehingga PLN 
perlu menambah kapasitas pembangkit listrik. 

Sampai tahun 2025, setidaknya PLN harus mampu menambah penyediaan daya listrik 
hingga 119.824 MW. Dari kebutuhan itu, wilayah Jawa-Bali memerlukan pembangkit 
baru yang mampu memasok daya 98.775 MW, dan wilayah lain memerlukan 21.049 MW. 
(H-13) 


Last modified: 18/5/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke