http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/5/20/n6.htm



TPF Munir Sasar AM Hendropriyono 
Jakarta (Bali Post) -
Setelah mantan Direktur V BIN Muchdi PR diduga melakukan kontak personal dengan 
 tersangka Pollycarpus Budihari Priyanto, kini TPF Munir bakal memeriksa mantan 
Kepala BIN AM Hendropriyono.  Hendropriyono juga akan dicecar persoalan 
keterkaitannya dengan Pollycarpus. Sebab, selama ini TPF merasa ditipu karena 
banyak pejabat dan mantan pejabat BIN yang mengaku tidak mengenal Polly. 
Padahal, dokumen BIN menyebutkan telah terjadi pembicaraan telepon antara Polly 
dengan pejabat BIN, sebelum dan sesudah kematian Munir.

Demikian penjelasan Sekretaris TPF Usman Hamid di Jakarta, Kamis (19/5) 
kemarin.  Hendropriyono, katanya, akan dimintai  keterangan terkait kematian 
Munir dan keberadaan Pollycarpus di BIN pada saat lembaga itu dipimpinnya. 
Termasuk, soal dokumen kepemilikan senjata dan dokumen-dokumen lain tentang 
keberadaan dan posisi Pollycarpus di BIN. ''Besok (hari ini-red) kami akan 
panggil Pak Hendropriyono,'' tegas Usman.

Keterlibatan mantan Kepala BIN itu memang belum bisa disimpulkan.  Sebab, 
pemeriksaannya baru akan dilakukan. Namun, TPF sedang mendalami kontak telepon 
antara Muchdi PR dengan Pollycarpus tersebut. Bahkan, sumber Bali Post 
menyebutkan, terdapat dokumen buku tamu yang menyebutkan kehadiran Pollycarpus 
di kantor BIN. ''Ada tujuh kali mereka bertemu,'' kata sumber tersebut. 
Hendropriyono diharapkan bisa membantu mengungkap tabir pertemuan ini. 

Usman menyatakan, ''Hubungan antara Pollycarpus dan Muchdi PR seperti orang  
pacaran yang sedang melakukan pendekatan.'' Usman ingin menunjukkan betapa 
rutinnya   kontak antara dua orang tersebut. Polly selama ini bungkam soal 
pertemuan itu. Sementara Muchdi PR  belum memberikan penjelasan kepada TPF 
karena tidak hadir pada pemeriksaan awal. 

TPF Munir berharap Kepala BIN Syamsir Siregar juga ikut membantu memberikan 
dokumen-dokumen pertemuan tersebut. ''Kami minta Pak Syamsir membantu 
memberikan dokumen itu,'' katanya. Baginya, dokumen pertemuan antara 
Pollycarpus dan Muchdi diharapkan bisa memberikan lampu hijau untuk mengungkap 
siapa di balik pembunuhan Munir dan bagaimana modusnya. (kmb7)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke