CENDRAWASIH POS Senin, 30 Mei 2005
Bom Meledak di Poso, 21 Tewas 49 Orang Lagi Mengalami Luka-Luka POSO-Ketenangan Kota Kecamatan Tentena, Kabupaten Poso, Sabtu (28/5) pagi dikoyak oleh suara ledakan dahsyat. Dua bom berdaya ledak tinggi (high explosive) itu meledak secara beruntun di pasar yang sedang dipadati orang-orang berbelanja. Akibatnya, 21 orang tewas dan 49 lainnya luka-luka. Sebagian yang terluka dalam kondisi kritis. Belum diketahui motif pengeboman di kota berjarak 60 kilometer dari Poso, Sulawesi Tengah itu. Juga belum diperoleh petunjuk siapa pemilik bom jahanam yang menewaskan orang-orang tak berdosa itu. Polisi masih mengusut aksi teror bom ini. Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar langsung terbang ke Tentena untuk memimpin penyelidikan. Dua bom tersebut meledak di Pasar Sentral Tentena. Ledakan pertama sekitar pukul 08.20 Wita di samping kanan pasar. Selang 20 menit terjadi lagi ledakan di bagian depan pasar yang terletak di samping kantor BRI Unit Tentena. Suara ledakan kedua bom tersebut sangat keras. Menurut kesaksian warga, suaranya terdengar sampai radius 12 kilometer. Selain itu, daya ledaknya dahsyat. Ledakan pertama merontokkan bangunan semipermanen. Tiga los di pasar rusak berat dan seluruh dagangan berhamburan. Ledakan itu juga merenggut nyawa beberapa orang di dekatnya. Termasuk Ibu Lurah Tendeadongi, Suriyati Monangu, yang mengambil baju di penjahit tidak jauh dari tempat ledakan. Saking dahsyatnya, ledakan tersebut meninggalkan lubang di tanah sekitar satu meter. Ledakan kedua di teras toko milik Kristian Lambi dan Ari Ruus tak kalah hebat. Ledakan itu juga meninggalkan lubang yang besarnya hampir sama dengan di lokasi ledakan pertama. Ledakan bom kedua ini mengakibatkan pemilik toko jadi korban dan seluruh isinya berhamburan. Juga atap sengnya beterbangan. Kantor BRI Unit Tentena ikut menjadi korban. Seluruh kacanya hancur. Kaca-kaca jendela di Mapolsek Tentena dan rumah dinas Kapolsek Tentena Iptu Detmon SH juga pecah berantakan. Markas Polsek Tentena berada tepat berhadapan dengan Pasar Sentral Tentena, tempat bom kedua meledak. Kaca menara Gereja Sion Tentena yang terletak di samping Mapolsek Tentena juga pecah. Korban banyak berjatuhan akibat ledakan bom kedua ini. Sebab, sewaktu terjadi ledakan bom pertama, banyak orang berlarian menyelamatkan diri. Celakanya, mereka menuju ke tempat bom kedua. Mereka berkumpul di depan toko Kristian Lambi. Beberapa orang yang ingin melihat ledakan pertama juga berkumpul di tempat itu. Termasuk Bripda Supandi Nasir dan Kopka Y. Modjampa. Dua anggota Polsek Tentena ini melarang orang-orang mendekat ke lokasi ledakan bom pertama. Namun, tak disangka tiba-tiba di depan toko terjadi ledakan bom kedua. "Makanya banyak korban luka dan meninggal di tempat peledakan bom kedua," kata Kepala Unit Pasar Sentral Tentena Ferdinan. Akibatnya, Bripda Supandi Nasir dan Kopka Y. Modjampa menderita luka-luka. Ambulans yang mengevakuasi para korban ledakan pertama juga tak luput dari amukan bom. Kaca belakangnya pecah. Kepala Unit Pasar Sentral Tentena Ferdinan mengatakan, banyaknya korban jatuh karena bom meledak persis di jalan masuk ke pasar. Apalagi, Sabtu merupakan hari paling ramai di pasar. Jumlah yang berbelanja lebih banyak dari biasanya karena menjelang libur pada keesokan harinya. Dari pantauan Radar Sulteng (Grup Jawa Pos) kemarin, semua korban luka dirawat di RSU Sinar Kasih Tentena. Sebagian korban dievakuasi ke puskesmas-puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Tentena dan Puskesmas Tonusu. Sementara sebagian korban meninggal sudah diambil keluarganya untuk dikuburkan. Korban luka banyak terkena serpihan bom. Ada yang kakinya putus, tangannya putus, dan luka lainnya. Kapolres Poso AKBP Drs M. Soleh Hidayat bersama tim Jihandak Polda Sulteng terlihat berada di lokasi peledakan kemarin. Kepada wartawan, M. Soleh mengatakan, bom yang meledak berjenis high explosive. Bom tersebut menggunakan timer yang ditemukan tim Jihandak di sekitar tempat ledakan. Selain itu, ditemukan bukti lain, seperti potongan-potongan besi, paku, dan baterei. "Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mencari siapa pelaku bom tersebut," kata Kapolres. Kapolres berharap masyarakat tidak terpancing dan terprovokasi oleh adanya peristiwa ledakan bom. Dia mengatakan, seluruh gereja di Poso telah dijaga oleh anggotanya. Ini dilakukan untuk mengantispasi hal-hal yang tidak diinginkan. BUKAN ORANG POSO Pelaku pengeboman di Pasar Tentena yang menewaskan puluhan orang itu, bukan dilakukan oleh orang Poso atau pertentang agama, tetapi ada orang luar yang melakukannya. Penegasan itu disampaikan Kapolri Jendera Da'i Bachtiar di depan Wapres Jusuf Kalla saat memaparkan kondisi terakhir Kabupaten Poso pasca pengeboman kemarin. ''Peristiwa ini adalah kriminal murni, bukan pertentangan antarakomunitas atau pertentangan agama di Poso. Tapi ada orang luar yang berada di balik kasus ini,'' kata orang nomor satu di jajaran Kepolisian RI itu. Kapolri juga menyampaikan soal kemungkinan meterlibatkan terorisme global mengingat Poso yang berbatasan langsung dengan negara Filipina. Kaporli menegaskan, dari hasil pemantauannya di Kabupaten Poso, khususnya Kota Tentena aktivitas masyarakat berjalan normal, bahkan masyarakat Tentena yang mayoritas beragama Kristen itu, menantikan kehadiran warga Muslim Poso yang kini masih berada di Tentena. ''Ini mengindikasikan bahwa ledakan bom itu bukan sentiman agama,'' tekan Da'i. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Aminuddin Ponulele itu hanya berlangsung satu jam. Selain Wapres Yusuf Kalla hadir pula Mendagri H.Mohammad Ma'ruf, Menteri Agama M Maftuh Basuni dan Kapolri serta Pandgam VII Wirabuana Mayjend HM Arief BS, Gubernur Aminuddin dan Kapolda Sulteng Brigjen Arianto Sutadi. PENGAMANAN DIINTENSIFKAN Sedangkan Wapres Jusuf Kalla dalam pertemuan tertutup itu mengemukakan, aparat keamanan yang ada di Kabupaten Poso akan diintesifkan, bahkan pemerintah akan menambah personEl pasukan untuk memback up pasukan yang sudah ada sebelumnya. Diharapakn dengan penambahan pasukan akan lebih cepat mengungkap pelaku pengeboman sekaligus untuk mengetahui motif di balik meledaknua bom maut itu. Peristiwa ini katanya tidak akan mengganggu pelaksanaan pilkada yang menurut jadwal KPUD setempat akan digelar 30 Juni nanti. ''Belum ada pemikiran untuk menunda Pilkada. Semuanya masih sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,'' tandas penggagas Deklarsi Malino ini sembari meminta warga Poso untuk tidak terpancing dengan peristiwa ini. Ia juga mengatakan, upaya rekonsiliasi yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah setempat hendaknya tetap dilangsungkan tanpa harus terpengaruh oleh bayang-bayang bom. Pada pertemuan itu Gubernur Aminuddin Ponulele mengemukakan, Pemprov akan mendukung sepenuhnya langkah-langkah TNI-Polri untuk mengusut pelaku. Sedangkan untuk penanganan pasien korban bom, Pemrov bersama-sama dengan pemerintah kabupaten setempat akan memberikan bantuan. Usai pertemuan Wapres dengan menggunakan pesawat khusus TNI AU langsung bertolak menuju Jakarta. Sedangkan Mendagri H Mohamad Ma'ruf, Menteri Agama M Maftuh Basyuni dan Kapolri langsung menuju Tentena untuk melihat perkembangan terakhir. Sehari sebelumnya di Tentena, Dai Bachtiar mengatakan, berdasarkan pengamatan sementara, diperkirakan bom yang meledak itu, menggunakan kontainer sehingga menyebabkan suara ledak yang keras. "Kita juga menemukan bahan bom low. Tapi memiliki effect yang keras, karena di dalam bom sengaja ditaruh serpihan pecahan botol dan besi, sehingga terlempar saat bom meledak dan mengenai warga yang berada di dekat lokasi bom yang meledak tersebut," katanya. Kapolri juga mengakui, bahwa peristiwa pemboman yang terbesar di Kabupaten Poso, pasca bom sehari sebelum Idhul Fitri di depan Pasar Sentral ini, berbeda dengan peristiwa pemboman yang ada di daerah lain. Sayangnya Da'i Bachtiar tidak merinci, perbedaan apa yang ada, dengan peristiwa bom kemarin, dengan peristiwa lainnya.(jpnn) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
