Harian Komentar 02 June 2005
Pejabat di Poso Jadi Tersangka Bom Tentena Polisi telah menetapkan 15 tersangka terkait dua pe-ledakan bom di depan Pasar Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mengakibatkan 22 orang tewas dan 50 lainnya menderita luka-luka, Sabtu pekan lalu. Di antara para tersangka, terdapat seorang pejabat bernama Hasman. Dia adalah Kepala Rumah Tahanan (Rutan) di Poso. Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar kepada wartawan di Poso, Rabu (01/06), mengata-kan dari 15 tersangka, 13 di antaranya telah diamankan di Mapolres Poso dan dua ter-sangka berinisial AT dan E menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) polisi. AT dan E yang diduga kuat sebagai pelaksana di lapangan pernah terlibat beberapa kasus kekerasan di Ambon dan Seram, Maluku. Berikut dua unit mobil jenis Toyota kijang dan izusu pan-ther juga telah disita menjadi barang bukti. Mobil Toyota Kijang merupakan mobil dinas milik Kepala Rumah Tanahan Negara (Rutan) Kabupaten Poso, Drs Hasman. Dari mobil jenis Izusu Pan-ther yang diamankan di Tom-biano, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Unauna-dae-rah yang dimekarkan dari Kabupaten Poso tahun 2004- ditemukan serbuk memiliki kesamaan dengan bahan bom yang diledakkan di Tentena. Kapolri yang didampingi Ka-polda Sulteng, Brigjen Pol Ar-yanto Sutadi menolak menye-butkan inisial para tersangka. Namun, Kapolda Aryanto mem-benarkan salah seorang dari 13 tersangka yang telah ditahan adalah Kepala Rutan Poso, Hasman. Hasman diamankan di Desa Tumora, Kecamatan Po-so Pesisir Minggu malam (29/05) saat dalam perjalanan ke Kota Palu atas tuduhan kepe-milikan senjata api jenis FN tanpa izin, dan mengeluarkan tahanan tanpa seizin Penga-dilan Negeri (PN) Poso. Empat tahanan PN Poso atas dakwaan penyimpangan dana kemanusiaan pengungsi yang dikeluarkan Hasman adalah KS, AL, AM dan E. Keempat orang tersebut berada di luar tahanan sebelum peristiwa pe-ledakan bom di Tentena terjadi. Setelah menahan dan meme-riksa Hasman, polisi melaku-kan penggeledahan di gedung dan rumah dinas Rutan Poso, Selasa (31/05) lalu. Dalam penggeledahan dite-mukan potongan pipa dan ser-buk bahan peledak dari rumah salah seorang pegawai Rutan, diduga kuat rumah dinas Ru-tan Poso menjadi tempat mera-kit bom yang diledakkan di Ten-tena. Sebanyak 20 orang tewas dan 53 lainnya mengalami lu-ka-luka, menyusul dua leda-kan keras yang terjadi hampir bersamaan di Tentena, kota kecil yang terletak di tepian Da-nau Poso dan berjarak sekitar 258 Km tenggara Kota Palu, pada Sabtu (28/05) pagi. Ledakan yang berasal dari bom rakitan dan terdengar hingga pada radius lima kilo-meter itu pertama kali terjadi sekitar pukul 08:15 Wita di Pasar Tradisional Tentena, di-susul 15 menit kemudian di se-buah toko milik warga setem-pat yang berdampingan de-ngan Kantor BRI Tentena. Jarak antara lokasi ledakan pertama dan kedua yang hanya beberapa puluh meter itu menimbulkan kerusakan hingga radius 100 meter, termasuk bagian depan Gereja Sion.(kcm/ant) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
