Refleksi: Bisikan iblis mengatakan bahwa kalau gaji direksi tidak dinaikan maka 
Indonesia akan gelap gulita pada malam hari. :-))


http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=110642


Direksi PLN Minta Naik Gaji 20 Persen 


Kamis, 2 Juni 2005
JAKARTA (Suara Karya): Pemberian tantiem atau jasa produksi sebesar Rp 4,34 
miliar bagi manajemen PLN ternyata karena direksi BUMN tersebut sejak tahun 
2001 terus merengek meminta naik gaji kepada Menneg BUMN. Menurut Deputi Menneg 
BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Telekomunikasi Roes 
Aryawijaya, direksi PLN menilai bahwa gaji mereka relatif kecil dibanding 
kolega mereka di BUMN lain. "Mereka minta agar gaji mereka dinaikkan 20 
persen," ujar Roes kepada Suara Karya di Jakarta, kemarin, sebelum diperiksa 
Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus tantiem PLN. 

Tapi, menurut Roes, permintaan direksi PLN itu sulit dipenuhi karena beban APBN 
sudah terlampau berat. Dia menyebutkan, kalau gaji manajemen berserta segenap 
karyawan PLN dinaikkan 20 persen, paling tidak dibutuhkan dana sebesar Rp 700 
miliar per bulan. "Jangankan 20 persen, untuk menaikkan 10 persen saja 
pemerintah tidak bisa memenuhinya," ucapnya. 

Roes mengakui, gaji manajemen PLN saat ini memang tergolong kecil dibanding 
pengelola beberapa BUMN strategis lain. Dia menyebutkan, gaji direksi PLN saat 
ini rata-rata sekitar Rp 40 juta per bulan. Sementara gaji manajemen bank-bank 
BUMN, misalnya, sudah bernilai ratusan juta rupiah. 

Karena itu, direksi PLN terus merengek meminta kenaikan gaji. Menghadapi itu, 
pemerintah pun akhirnya menyerah. Dalam forum rapat umum pemegang saham (RUPS) 
PLN yang digelar pada 1 Juni 2004, Roes selaku pimpinan rapat - dalam kapasitas 
sebagai wakil pemerintah pemegang kuasa PLN - mengambil keputusan kompromistis. 
Yaitu memberikan tantiem atas jasa produksi sebesar Rp 4,34 miliar bagi direksi 
dan komisaris PLN. Roes membeberkan, jasa produksi itu diberikan atas 
pertimbangan bahwa pada tahun buku 2003 manajemen PLN berhasil menurunkan utang 
dalam jumlah signifikan - sekitar Rp 6,9 triliun. 

"Karena kenaikan gaji tak bisa dilakukan, RUPS akhirnya menyepakati pemberian 
jasa produksi. Saya pikir ini wajar karena memang PLN berhasil memperbaiki 
utang," kata Roes. 

Di bagian lain, Roes menampik tudingan Working Group on Power Sector 
Restructuring (WGPSR) tentang penyimpangan dalam pengadaan sukucadang PLTGU 
Muara Tawar. Dia menyebutkan, PLN pasti menginginkan sukucadang asli dan 
terbaik semata untuk menjaga kepentingan rakyat banyak. "Kami tentu tidak 
sembarangan mengganti sukucadang kalau tidak lewat pertimbangan matang 
menyangkut mutu yang harus benar-benar baik. Jadi, kami tidak main-main," 
katanya. 

Sebelumnya, Koordinator WGPSR Fabby Tumiwa mengatakan, Deputi Menneg BUMN Roes 
Aryawijaya melalui surat bernomor S-153/ D.4-MBU/2003 perihal perawatan 
mesin-mesin pembangkit berkapasitas besar, meminta Dirut PLN agar membatalkan 
dan mengalihkan kontrak pengadaan sukucadang PLTGU Muara Tawar senilai 42.000 
dolar AS yang sudah dimenangi Columbia Turbo Enggeneering kepada Alshton. 
Padahal nilai kontrak Alshon jauh lebih mahal, yaitu 120 juta dolar AS. 

Kejanggalan lain, kata Febby, Alshton hanya memberi waktu selama 8.000 jam 
operasi untuk penggantian sukucadang tanpa jaminan. Sementara Columbia 
memberikan tenggat 16.000 jam operasi untuk penggantian sukucadang plus 
jaminan. (Sabpri) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke