kamu bener, dan -seperti biasa- si mus selalu ngaco binti ngawur.
si mus itu cuman sekali ke luar negri, ke amerika doang, trus ngga pernah ke mana2 lagi, jadi wawasannya soal seluk beluk visa seminim jumlah neuronnya. amerika itu justru satu2nya negara yg paling royal alias dermawan ngasih visa. ngga ada negara lain yg ngasih visa dengan masa berlaku sampe 5 tahun kayak amerika, walaupun alesannya cuman buat melancong, bukan buat kuliah atau bekerja. yg paling pelit ngasih visa kunjungan adalah jerman. waktu pertama kali ke jerman, saya cuman dikasih visa dengan batas waktu persis sama dengan tanggal pulang yg tercetak di tiket pesawat. padahal kalo apply visa schengen di negara eropa lainnya (italy, swedia, swiss, denmark, belanda, czech, dll.) minimal bakalan dikasih sebulan sampe 3 bulan, walupun tujuannya cuman melancong. belajar dari pengalaman itu, tiap mau ke jerman saya booking tiket dengan tanggal pulang yg lebih lama, misalnya dibikin 1-2 bulan dari tanggal pergi. setelah visa keluar baru tanggalnya diubah sesuai kebutuhan. memang ada sedikit cost tambahan waktu beli tiket pesawatnya karena tiket yg bisa ganti2 tanggal lebih mahal daripada yg fixed date. tapi itu lebih baik daripada dikasih visa yg masa berlakunya mepet. atau pake trik lain misalnya apply lewat kedutaan swiss (dulu paling gampang, bisa diwakilkan dan ngga usah dateng samasekali, sekarang udah ngga gitu lagi) atau kedutaan belanda yg juga relatif gampang ngurus visa (petugasnya ngga banyak nanya). sekarang aplikasi visa schengen ada kemajuan, dalam 2-3 hari bisa selesai. sebelumnya paling cepet antara 8-10 hari, di kedutaan manapun yg bisa ngeluarin visa schengen. yg unik itu china (rrc). ngurus visa ke china wajib pake calo (istilah kerennya sih konsultan). calo ini ditunjuk oleh kedutaan china sendiri. lucunya, di form aplikasi visa terang2an ditulis "apakah anda membutuhkan penyelesaian lebih cepat? jika ya, maka harus tambah duit sekian ratus ribu". maklum namanya orang china, segala hal bisa jadi bahan objekan. tapi baru2 ini kedutaan italy ternyata niru cara china juga, mereka mewajibkan pengurusan visa lewat calo. walhasil visa fee yg sebelumnya cuman sekitar 700 rebu perak membengkak jadi sejutaan. cuman italy ngga se 'kasar' china yg memberikan opsi jalan tol dan jalan biasa. betul kata anda, faktor "punya duit atau ngga" jauh lebih berperan dalam proses ngurus visa baik ke eropa maupun amerika. buat yg bepergian tanpa sponsor atau invitation letter dari negara yg mau dikunjungi wajib melampirkan mutasi rekening bank, saldonya ngga boleh kurang dari 50 juta perak. buat yg saldo rekeningnya cekak (kayak si bleki), lalu coba2 nambahin saldo dengan cara dadakan (misalkan minta sodara transfer 50 juta) supaya saldonya gede, dijamin ngga bakalan berhasil. orang kedutaan udah tau trik basi kayak gini. jadi saldo yg ada di bank mesti keliatan mengendap cukup lama, bukan yg ada transfer dadakan. --- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote: > > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > Kalo udah masuk USA sih pemeriksaan di Airport adalah hal2 yang umum > kecuali kalo dapat laporan mendadak dari embassy yang keluarkan visa. > > > > ini kan jawaban saya ke pada si "asmara" , nggak usah di nyontek segala > lah . > check lagi, tuh masih ada di paling bawah.... > > > > Tulisan saya diatas sesuai topiknya bahwak larangan kunjungan orang > dari yang mayoritas negara2 Islam adalah ditolak permohonan visa-nya, > jadi tanpa visa untuk beli tiket pesawat ke Amerika pun udah enggak > mungkin. > > > > Tapi rupanya anda tidak paham mengenai visa ini rupanya belum pernah > keluar negeri!!! > > > > eittsss sensi nih?? > jangan marah dong, ntar nulis nya makin ngaco > ngga ada tuh visa dihubungkan dengan agama, kalau record anda bersih, > dan salary cukup, visa lancar lancar saja . kamu sih mau nya > semua di hubungkan dengan agama jadi nya ngaco . > kamu kan ngaku nya sudah USA citizen, biasanya yg tahu urusan visa visa > an orang yg mau berkunjung kesana... , atau.. sudah tinggal di usa, > sebagai illegal immigrant, jadi memonitor terus bagaimana supaya tetap > bisa terus tinggal di USA... > kalau liat isi tulisan mu sih, saya rasa kamu memang sudah lama tinggal > di usa, tetapi kurang piknik ke luar usa, alias ngendon terus di > sana.... > > untuk orang orang indonesia, memang visa ke usa agak sulit di dapat, > tetapi ini bukan karena agama, tetapi karena banyak orang kita yg di > curigaii kalau ke sana nggak mau pulang lagi, niat nya mau mencari > pekerjaan disana . makanya kalau record nya bersih, visa mah > lancar . > > kasus Mei 1998 yg sering di gembor gembor kan disini, pernah memberi ke > untungan buat chinese indonesia, mereka menggunakan moment itu untuk > ramai ramai migrasi ke usa dan mendapatkan visa . apa tuh namanya > visa permanent karena terancam nyawanya di negara nya sendiri .. > dan ini sukses, banyak yg saya tahu berhasil, dengan modal interview > membesar besar kan peristiwa anti ras dengan bumbu perkosaan bla > bla bla . namun beberapa tahun kemudian, rupanya pihak usa, mencium > banyak kasus pemalsuan informasi diantara mereka .. > saya sebenarnya ikut senang mereka mendapatkan kehidupan yg di ingin > kan, hanya saja cara nya dengan menjelek jelek an negara nya sendiri, > sangat di sayangkan . tapi yah nama nya juga usaha, biar aja ini > jadi pe er nya negara . > apakah anda salah satu diantara nya????? > menjadi usa citizen dengan moment di thn 1998? > kalau sudah jadi citizen kan sudah aman, jadi kenapa masih perlu untuk > memaksakan menyebar kebencian dengan topik agama? padahal yang > menggiring kawan kawan di milis ini untuk mengumbar kebencian agama kan > kamu, jusfiq dan kawan kawan nya . > atau apakah ada kerabat kerabat mu yg mau migrasi juga ke usa, dengan > alasan perlindungan??? > saya rasa pihak USA sudah makin pintar untuk mempelajari modus operandi > seperti ini .. > jadi ngga usah terlalu berharap sukses deh . > > > > Mereka yang mempraktekkan ajaran Islam itulah yang dibenci, tapi bukan > dibenci oleh negara melainkan oleh masyarakat umum di Amerika ini hingga > ada orang Hindu yang pakai sorban dikira Islam lalu ditembak. Jadi > gambarannya bukan Hindunya melainkan Islamnya. > > > > berita orang di tembak karena pakai sorban, macam di pos kota begini sih > ngga perlu lah di jadikan nara sumber > orang orang america itu cinta damai, mereka ngga pernah care apakah kamu > ber agama atau tidak, jadi kalau kamu mengaku usa citizen, omongan nya > menyebar kebencian seperti ini, kalau mereka tahu, rasanya kamu mesti > siap siap tiba tiba di ciduk dan di interogasi . > > >Lihatlah contohnya, Presiden Bush menciptakan kubu "War on Terror > Jihad" itu didukung seluruh dunia malah termasuk SEMUA negara2 Islam > didunia ini. > > ini baru informasi nya BENAR belum terkontaminasi sama opini > kamu > saya juga mendukung, terorisme adalah musuh dunia, musuh semua negara, > musuh kita semua, musuh semua agama .. > > mengenai kasus ahmadiah yang sering kamu andalkan disini, > kasus ahmadiah, sudah masuk ranah politik dan hukum, > kalau hukum di tegakkan, semestinya semua pelaku penganiayaan fisik ( > tanpa melihat agama, ras, gender atau status sosial) sudah seharusnya di > nyatakan bersalah melakukan tindak pidana preseden buruk bagi kita > semua apabila membiarkan sekelompok orang main hakin sendiri . > tapi kalau kamu ada udang di balik batu, yah ke situ lagi kesitu > lagi . semua di hubung hubungkan dgn agama.... > > Arra > > > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], "arra_s" arra_s@ wrote: > > > > > > > > > judul nya ngga relevan sama isi tulisan anda . > > > bisa saja masuk usa dijejali banyak pertanyaan tetapi ngga ada > hubungan nya dengan apa yang disampaikan mpok Mus. kalau masuk usa, yg > mereka tanyakan hanya : berapa lama akan berada disana, apa tujuan > kesana, berapa banyak cash yg anda bawa, siapa yg menanggung kehidupan > anda selama di sana . udah itu saja . > > > kalau anda ditanya melebihi ini, itu disebabkan jawaban yg anda > berikan tidak pas . > > > kalau barang sampai di periksa detil segala, berarti anda di curigai > membawa barang terlarang . > > > > > > tulisan mpok Mus memang enak untuk dibaca kecuali yg mengenai > islam > > > kentara sekali benci nya, sampai sampai ngga bisa membedakan bahwa > banyak permasalahan di tanah air bukan karena agama, melainkan masalah > politik dan hukum. > > > > > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], Asmara Hash <hash021@> wrote: > > > > > > > > Dulu-dulu ketika aku masuk ke USA tidak banyak pertanyaan diajukan > dari pihak imigrasi bandara, baru-baru ini aku masuk USA dan banyak > pertanyaan-pertanyaan yang harus aku jawab pada hal hampir setiap tahun > saya berkunjung ke USA. Bahkan tas-tas bawaan saya langsung ditangani > oleh pihak security sejak di bandara Changi, Singapore, demikian juga di > Narita dan USA. Apa yang disampaikan Ny. Mus ini benar adanya. > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
