jika bicara "fluent in english" (amrik or brit & persemakmuran)
semestinya gak pake standard toefl lagi, tp langsung aja ielts
terutama bagi guru pribumi nuat ngajar inggris.

junior gw di laurensia pernah ngambek karena guru inggrisnya
di kelas 5 sd punya logat aneh, ternyata native dari adelaide.
meski punya sertifikat ngajar dan sudah seleksi ketat, akibat
aduan murid sekelas dan didukung para orangtua (termasuk bokin
gw pernah secara sengaja "nge-tes" conversation doi langsung),
akhirnya si bule dipecat dan diganti emak2 native cambridge.

sekarang di kelas 7 doi diajar orang filipin dan hasilnya ok.
selain faktor english yg sudah merupakan salah satu kebijakan
mother language di sonoh, juga pendekatan kultur gk jauh beda.
begitupun dgn mata pelajaran mandarin yg lebih ekstrim, si guru
totok itu gk bisa bhs inggris apalagi indonesia. akibatnya ada
beberapa ibu2 para murid yg malah jadi kursus mandarin dgn doi.


--- "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
>
> 
> memang ada beberapa bule yang ngajar dan beberapa guru lulusan
> overseas, tapi udah pasti tidak semua guru fluent bahasa inggris
> di sekolah international tersebut.  gw juga nggak percaya kalo
> SEMUA guru yang mengajar di sekolah international toefl nya 550.
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke