Yg dikorupsi itu berapa yah?
>________________________________ > From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Wednesday, May 30, 2012 4:29 PM >Subject: [proletar] Dana APBN Lumpur Lapindo Rp 6,2 Triliun > > > >Ref: APBN membiayai akibat pengeboran Lapindo? > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/29/ArticleHtmls/Dana-APBN-Lumpur-Lapindo-Rp-62-Triliun-29052012004003.shtml?Mode=0 > >Dana APBN Lumpur Lapindo Rp 6,2 Triliun > >"Alokasi anggaran dihentikan jika semburan (lumpur) berhenti." > >Pemerintah telah mengalokasikan anggaran negara hingga Rp 6,2 triliun sejak >2007 untuk menangani dampak luberan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. >Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Herry Purnomo >membenarkan soal gelontoran uang negara hingga triliunan rupiah itu. Namun ia >tak mau menyebutkan jumlahnya. “Silakan baca dengan lengkap dalam nota >keuangan,“ kata Herry kepada Tempo kemarin. > >M e n t e r i Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa juga tak memerinci jum lah >anggarannya.“Tak mungkin APBN mengeluarkan dana yang bukan menjadi kewajiban >pemerintah,“ ujar Hatta di kantornya kemarin. >Menurut dia, pengucuran anggaran untuk menangani dampak sosial bencana di luar >peta terkena dampak adalah tanggung jawab pemerintah. > >Berdasarkan data nota keuangan, pada 2007-2012 telah dialokasikan Rp 6,2 >triliun untuk mengatasi masalah akibat semburan lumpur Lapindo yang terjadi >pada 29 Mei 2006. Perinciannya, pada 2007 dianggarkan Rp 505 miliar, lalu pada >2008 anggarannya bertambah dua kali lipat menjadi Rp 1,1 triliun. Tahun >berikutnya, besaran anggaran naik tipis menjadi Rp 1,14 triliun. > >Kucuran berlanjut terus. >Pada 2010, negara meng anggarkan Rp 1,21 triliun, dan pada 2011 sebesar Rp 1,3 >triliun. Anggaran Rp 1,3 triliun itu rencananya untuk proyek pengaliran luapan >48 juta meter kubik lumpur ke Kali Porong dan pembangunan tanggul di tiga >desa, yakni Penjarakan, Kedungcangkring, serta Besuki. > >Adapun untuk alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012, menurut >anggota Badan Anggaran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dolfie >O.F.P., tetap Rp 1,3 triliun. Menurut dia, Rp 6,2 triliun adalah anggaran yang >dialokasi kan, sedangkan realisasinya lebih rendah. “Realisasinya sekitar Rp 5 >triliun, tergantung dampak yang ditimbulkan tiap tahun,“ ujarnya kemarin. > >Dolfie menjelaskan, anggaran untuk lumpur Lapindo dalam APBN disebut sebagai >dana pemulihan bencana di luar wilayah terdampak yang ganti ruginya ditangani >oleh PT Lapindo Brantas. Pasal 18 UndangUndang APBN Perubahan 2012 menyebutkan >bantuan pemerintah tetap dikelola oleh Badan Penanggulangan Lumpur Lapindo di >Sidoarjo. >Anggaran itu untuk pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar >peta area bencana, yakni di tiga desa tersebut. Lumpur meluap di tengah >kegiatan pengeboran minyak dan gas oleh Lapindo Brantas, anak usaha Bakrie >Group. > >Ia menilai anggaran lumpur Lapindo membebani neraca keuangan negara, tapi >pemerintah belum berencana menendang mata anggaran ini dari APBN. > >M ANDI PERDANA | JOBPIE S > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
