ini bener nih...setuju sayah....mantappp....

2012/5/31 arra_s <[email protected]>

> **
>
>
>
>
> kalau rasa aman sih dimana mana di pelosok dunia sama saja rasanya...
>
> baca berita di bawah ini,
> bukan rasa aman yg hilang, tapi rasa muak yg muncul....
> muak pada oknum yg mengatas namakan, agama, budaya..
> padahal kelakuan mereka sendiri melawan agama dan merusak budaya...
>
>
> --- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote:
> >
> > Ref: Rasa tidak aman bukan jatuh dari langit melainkan diciptakan oleh
> oknom-oknom yang mempunyai kekuasaan atas kehidupan masyarakat.
> >
> >
> >
> http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/29/322704/70/13/Rasa-Aman-yang-Hilang
> >
> >
> > Rasa Aman yang Hilang
> >
> >
> > Selasa, 29 Mei 2012 00:01 WIB
> > JAKARTA kian tidak aman. Peringatan itu tidak main-main. Perampokan
> dengan senjata api kerap meletus di ibu kota negara ini. Tidak hanya itu,
> konser Lady Gaga pun batal digelar karena faktor keamanan.
> >
> > Ancaman keamanan itu bisa ditujukan langsung ke Lady Gaga, para kru, dan
> manajemennya. Menurut promotor pada Minggu (27/5), keamanan penonton pun
> bisa terancam.
> >
> > Lady Gaga membatalkan konsernya dengan alasan menghormati keadaan di
> Indonesia dan tidak ingin ada orang cedera hanya karena menonton konsernya.
> Padahal, izin sudah 95% beres.
> >
> > Semula kita beranggapan alasan Lady Gaga membatalkan konser karena
> pertimbangan keamanan sungguh menyepelekan kemampuan polisi menjaga
> keamanan dan ketertiban. Namun, alasan Lady Gaga itu mendapat pembenaran
> hanya beberapa jam kemudian. Tiga orang tewas dan lima luka-luka seusai
> pertandingan sepak bola Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion
> Utama Senayan Jakarta pada Minggu.
> >
> > Pembatalan konser Lady Gaga dan tewasnya tiga anak muda di Senayan
> membuat kita miris. Miris karena mencuatnya pertanyaan siapakah yang
> memiliki otoritas menciptakan rasa aman bagi warga? Masihkah polisi?
> >
> > UUD 1945 hasil amendemen kedua pada Pasal 30 ayat (4) secara tegas
> menyebutkan kepolisian sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan
> ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani
> masyarakat serta menegakkan hukum. Fungsi itu diperkuat lagi dalam UU No 2
> Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
> >
> > Namun, kita khawatir otoritas itu tidak lagi di polisi, tetapi di tangan
> kelompok tertentu. Kelompok itulah kini memegang hegemoni untuk menentukan
> sesuatu boleh dilakukan atau dilarang.
> >
> > Sesungguhnya aroma itu sangat kental dalam pembatalan konser Lady Gaga.
> >
> > Polisi, meski berkali-kali membantah, terkesan tunduk pada tekanan
> kelompok tertentu. Kita harus terus terang mengatakan polisi telah
> merendahkan diri mereka sendiri.
> >
> > Polisi yang semestinya menjadi pemegang tunggal kekuasaan menjaga
> keamanan dan ketertiban masyarakat seolah dilucuti dan kewenangannya
> disewakan kepada komprador tertentu.
> >
> > Keberingasan kelompok tertentu yang hanya ditonton polisi kini dicontohi
> warga di berbagai wilayah Tanah Air. Kekerasan pun marak. Mereka
> beranggapan polisi akan kalah asalkan dilawan ramai-ramai.
> >
> > Pembatalan konser Lady Gaga dan tewasnya tiga pemuda di Senayan menjadi
> advertensi yang amat jelek mengenai keamanan Indonesia ke dunia
> internasional. Jangan kaget jika di kemudian hari konser-konser artis
> dunia, wisatawan asing, dan klub-klub sepak bola mancanegara membatalkan
> kunjungan ke Indonesia dengan alasan keamanan.
> >
> > Kita khawatir polisi tidak lagi menjamin rasa aman masyarakat. Polisi
> telah kehilangan otoritas. Lalu ke manakah warga mesti mencari? Tragis.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke