FPI mengacau menurutkan perintah agamanya:  Amar_ma'ruf_nahi_munkar.

Terjemah hadits:
 
Dari Abu Sa'id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah 
shollallohu `alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka 
rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika 
tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah 
selemah-lemahnya iman.

(Riwayat Muslim)

--- In [email protected], Rahwana <nyawa.iblis@...> wrote:
>
> ini bener nih...setuju sayah....mantappp....
> 
> 2012/5/31 arra_s <arra_s@...>
> 
> > **
> >
> >
> >
> >
> > kalau rasa aman sih dimana mana di pelosok dunia sama saja rasanya...
> >
> > baca berita di bawah ini,
> > bukan rasa aman yg hilang, tapi rasa muak yg muncul....
> > muak pada oknum yg mengatas namakan, agama, budaya..
> > padahal kelakuan mereka sendiri melawan agama dan merusak budaya...
> >
> >
> > --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> > >
> > > Ref: Rasa tidak aman bukan jatuh dari langit melainkan diciptakan oleh
> > oknom-oknom yang mempunyai kekuasaan atas kehidupan masyarakat.
> > >
> > >
> > >
> > http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/29/322704/70/13/Rasa-Aman-yang-Hilang
> > >
> > >
> > > Rasa Aman yang Hilang
> > >
> > >
> > > Selasa, 29 Mei 2012 00:01 WIB
> > > JAKARTA kian tidak aman. Peringatan itu tidak main-main. Perampokan
> > dengan senjata api kerap meletus di ibu kota negara ini. Tidak hanya itu,
> > konser Lady Gaga pun batal digelar karena faktor keamanan.
> > >
> > > Ancaman keamanan itu bisa ditujukan langsung ke Lady Gaga, para kru, dan
> > manajemennya. Menurut promotor pada Minggu (27/5), keamanan penonton pun
> > bisa terancam.
> > >
> > > Lady Gaga membatalkan konsernya dengan alasan menghormati keadaan di
> > Indonesia dan tidak ingin ada orang cedera hanya karena menonton konsernya.
> > Padahal, izin sudah 95% beres.
> > >
> > > Semula kita beranggapan alasan Lady Gaga membatalkan konser karena
> > pertimbangan keamanan sungguh menyepelekan kemampuan polisi menjaga
> > keamanan dan ketertiban. Namun, alasan Lady Gaga itu mendapat pembenaran
> > hanya beberapa jam kemudian. Tiga orang tewas dan lima luka-luka seusai
> > pertandingan sepak bola Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion
> > Utama Senayan Jakarta pada Minggu.
> > >
> > > Pembatalan konser Lady Gaga dan tewasnya tiga anak muda di Senayan
> > membuat kita miris. Miris karena mencuatnya pertanyaan siapakah yang
> > memiliki otoritas menciptakan rasa aman bagi warga? Masihkah polisi?
> > >
> > > UUD 1945 hasil amendemen kedua pada Pasal 30 ayat (4) secara tegas
> > menyebutkan kepolisian sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan
> > ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani
> > masyarakat serta menegakkan hukum. Fungsi itu diperkuat lagi dalam UU No 2
> > Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
> > >
> > > Namun, kita khawatir otoritas itu tidak lagi di polisi, tetapi di tangan
> > kelompok tertentu. Kelompok itulah kini memegang hegemoni untuk menentukan
> > sesuatu boleh dilakukan atau dilarang.
> > >
> > > Sesungguhnya aroma itu sangat kental dalam pembatalan konser Lady Gaga.
> > >
> > > Polisi, meski berkali-kali membantah, terkesan tunduk pada tekanan
> > kelompok tertentu. Kita harus terus terang mengatakan polisi telah
> > merendahkan diri mereka sendiri.
> > >
> > > Polisi yang semestinya menjadi pemegang tunggal kekuasaan menjaga
> > keamanan dan ketertiban masyarakat seolah dilucuti dan kewenangannya
> > disewakan kepada komprador tertentu.
> > >
> > > Keberingasan kelompok tertentu yang hanya ditonton polisi kini dicontohi
> > warga di berbagai wilayah Tanah Air. Kekerasan pun marak. Mereka
> > beranggapan polisi akan kalah asalkan dilawan ramai-ramai.
> > >
> > > Pembatalan konser Lady Gaga dan tewasnya tiga pemuda di Senayan menjadi
> > advertensi yang amat jelek mengenai keamanan Indonesia ke dunia
> > internasional. Jangan kaget jika di kemudian hari konser-konser artis
> > dunia, wisatawan asing, dan klub-klub sepak bola mancanegara membatalkan
> > kunjungan ke Indonesia dengan alasan keamanan.
> > >
> > > Kita khawatir polisi tidak lagi menjamin rasa aman masyarakat. Polisi
> > telah kehilangan otoritas. Lalu ke manakah warga mesti mencari? Tragis.
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >  
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke