Hehehe.... kalo betul Islam agama yg ngebebaskan budak, nyatanya nabi pedophile itu budaknya tambah banyak. Di tanah suci negara syariat iblis itu perbudakan baru resmi diharamkan thn 1963 atau 1964. Butuh 14 abad unt ngebasmi perbudakan? pinpin itu cuma kaing2 berjihad ngibul di jalan auloh, krn Islam sama sekali ga ngeberantas perbudakan, malahan sebaliknya, islam itu miara perbudakan. Makanya auloh bilang terang2an bhw budak itu halal diembat, termasuk jg kalo si budak masih bersuami.
From: Bukan Pedanda <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Sunday, June 17, 2012 12:03 AM >Subject: [proletar] Re: Muhammad dan Hafsa > > > > > >Walaupun Pinpin jungkir balik, walaupun di konteks-kontesin, dipupur-pupur, >dibedakin kenyataan tetap sama: hingga sekarang di Mauritania misalnya, >walaupun secara resmi sudah dihapuskan, masih ada perbudakan... > >Dan perempuan Indonesia dan perempuan dari negerilain yang bekerja di berbagai >negeri Arab praktis tetap diperlakukan sebagai budak... > >--- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "pinpinyuliansyah" ><pinpinyuliansyah@...> wrote: >> >> Awal tahun 2000-an Saya pernah "goyang" saat mencoba menyimak surat at >> thahrim, ditambah lagi dengan kasus faktual banyaknya TKW yang pulang ke >> Indo bawa anak :-) >> >> Betulkah Islam memperbolehkan menggauli budak tanpa nikah ? Bukankah Islam >> adalah agama yang membebaskan manusia dari perbudakan ? >> >> (Serius dikit neh .. mgisep rokok dulu ah ..... ) >> >> ... >> >> Pertama, jika budak itu disebutkan secara umum bukan dalam konteks hubungan >> suami-isteri (seksual), maka ia disebut "AMATUN" (wa laamatun mu'minatun >> khaerun min musyrikatin walaw a'jabatkum" (Al Baqarah: 221). >> >> Kedua, jika budak itu disebut dalam konteks hubungan seksual, maka ia >> disebut "Milkul yamiin" (Aw maa malakat aemaanukum) di S.an Nisa: 4 >> >> Dari kedua penyebutan di atas jelas, bahwa dalam Islam seandainya memang ada >> budak, tak akan dibenarkan untuk digauli sampai terjadi proses hukum yang >> disebut "NIKAH". Jika seorang "AMATUN" tadi dinikahi maka secara otomatis >> akan berubah statusnya menjadi "Milkul-yamin" (milik tangan kanan, yang >> dapat diartikan dimiliki secara sah), yang sebenarnya statusnya bukan lagi >> budak, tapi isteri sah dari bekas tuannya. >> >> Maria adalah seorang raja yang diberikan kepada Rasul. Maria adalah salah >> seorang budak wanita raja tersebut. Mohon dikaji kembali sejarah itu >> baik-baik lagi. Dalam beberapa ungkapan sejarah, Maria tetap disebut sebagai >> zawjun Nabi. Bahkan kita belum menemukan bahwa beliau (Maria) itu disebut >> sebagai hamba sahayanya nabi. >> >> Jika kesimpulan jusplik menyatakan bahwa Maria adalah hamba sahaya nabi, >> maka di sini rasanya terjadi kontradiksi dengan misi Rasulullah SAW yang >> salah satunya membebaskan manusia dari perbudakan terhadap sesama. Kok >> sampai tega rasulullah SAW masih memperbudak, berhubungan lagi dengan budak >> itu hingga lahir beberapa anak darinya. :-) >> >> Islam datang dengan tujuan, salah satunya, membebaskan perbudakan di atas >> bumi ini. Salah satunya dengan menganjurkan kepada para tuan untuk mengawini >> budaknya sehingga secara otomatis terbebas dari perbudakan. >> >> S. An nisa 25 : diperbolehkan untuk menikahi budak-budak wanita. Dengan >> pernikahan itu sendiri menjadikan kedua insan itu sejajar. >> >> konteks Qur'an secara menyeluruh dan maqaasidus syari'ah, salah satunya >> adalah hifzunnasala (menjaga kemurnian keturunan)... >> >> KESIMPULAN : >> >> Pertama, seringkali kita bersikukuh menafsirkan ayat-ayat Al Qur'an secara >> harfy (TEKSTUAL), tanpa ingin melihat kepada KONTEKS Al Qur'an secara >> kaaffah dan syamil dengan melihat pula kepada KONTEKS ajaran yang >> diperjuangkan Al Qur'an, hanya karena hal ini untuk menjustifikasi pendapat >> "Kami". Sifat 'ashobyah seperti ini cukup lama mematikan daya nalar dan >> intellectual capabilities yang kita miliki. >> >> Kedua, Islam sejak awal memiliki komitmen untuk menghapuskan perbudakan. >> Salah satu makna inti dari "syahadah" kita adalah menghapuskan seluruh >> bentuk perbudakan, khususnya perbudakan formal seperti yang pernah terjadi >> itu. >> >> Ketiga, salah satu tujuan utama syariat iSLAM adalah "hifzun nasal" (menjaga >> kemurnian keturunan) sehingga perzinahan diharamkan. >> >> bEGITU pLIK .... >> Makanya kalau Googling yang imbang dikit kenapa seh ... >> Jadi ateis itu cerdas dikit kenapa seh plik ... >> Jangan malu-maluin orang ateis dong ah ... >> >> PLAK ! >> >> >> >> --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "pinpinyuliansyah" >> <pinpinyuliansyah@> wrote: >> > >> > PLAK ! >> > Lha iyalah plik .... PLAK ! >> > Masa iye kita2 mesti mengangkat ente menjadi jungjunan ... >> > mimpi ah ... >> > PLAK ! >> > >> > --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> >> > wrote: >> > > >> > > >> > > >> > > Komik nabi babi Muhamamd yang dijadikan junjungan dan panutan oleh orang >> > > Islam Indonesia... >> > > >> > > >> > > http://www.prophetmuhammadillustrated.com/muhammad-dan-hafsa.html >> > > >> > >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
