Ni orang dungu ngebandingkan Indonesia dgn Cina. Bikin malu aja.



>________________________________
> From: rezameutia <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Monday, August 13, 2012 1:48 AM
>Subject: [proletar] Turn off the lights, the party is over...
> 
>
>  
>Olympiade 2012 di London sudah selesai, kiblat olahraga sedikit demi sedikit 
>beralih ke Asia.  China dan Korea Selatan secara meyakinkan dapat mematahkan 
>dominasi Eropa dengan menembus 5 besar perolehan medali dengan menduduki 
>posisi ke 2 dan 5 dalam pesta olahraga dunia Olympiade.
>
>China sudah mendominasi pada saat Olympiade 2008 di Beijing dengan menduduki 
>posisi 1 dan sekarang masih menunjukkan dominasinya di cabang olahraga 
>berenang, gymnastic, tenis meja, badminton dan loncat indah.
>
>Korea Selatan masih mendominasi di cabang olahraga menembak, panahan, anggar 
>dan judo. 
>
>China sudah berkembang menjadi unggul di bidang olahraga tentunya didukung 
>juga oleh kemajuan ekonominya sehingga technologi, research and development 
>sangat membantu penampilan atlitnya didalam persta olahraga Olympiade saat ini.
>
>The Greatest Olympian of all time, tentu saja, adalah Michael Phelps. Dengan 
>mengantongi 21 medali yang terdiri dari 18 emas, 1 perak, dan 2 perunggu, 
>tidak diragukan lagi Micahel Phelps adalah peraih medali terbanyak dalam 
>sejarah Olympiade.  "The Living Legend!"
>
>Sementara itu, Indonesia berada di urutan 63 dengan mengantongi 1 medali perak 
>dan 1 perunggu yang dihasilkan oleh atlit Triyatno dan Irawan Eko Yuli dari 
>cabang angkat besi. Tradisi medali emas Indonesia sejak Olympiade 1992 gagal 
>dipertahankan setelah andalan cabang bulutangkis gagal total mendapatkan 
>medali sama sekali.
>
>Sebenernya, China dan Indonesia have much in common. 
>
>Pertama, Indonesia dan China merupakan negara besar dengan pertumbuhan ekonomi 
>tetap stabil dan positif, sementara negara lain di dunia sedang berkutat dalam 
>krisis ekonomi. 
>
>Kedua, Indonesia dengan populasi yang besar seharusnya tidak kesulitan untuk 
>menyediakan bakat2 yang baik seperti hal nya China.
>
>But in fact that Indonesia, unlike China, has failed to make use of those 
>advantages to shine in Olympics, it has shows that something has gone wrong 
>with the way Indonesia manages sports.
>
>Perkembangan olahraga di Indonesia sudah lama terbengkalai dengan minimnya 
>dana dari pemerintah yang besarnya hanya 0,03% dari rata2 APBN.   Sudah 
>begitu, dengan dana yang kecil tersebut, masih juga dananya di korupsi seperti 
>skandal kasus Hambalang, kasus wisma atlit di Palembang, dan kasus Pekanbaru.
>
>Sebaliknya China, menggelontorkan dana lebih US$ 130 juta untuk Olympic 
>Committe setiap tahun. Sebagai ilustrasi bahwa China memang serius secara 
>politik untuk sukses dan berhasil di Olympiade dan cabang olahraga 
>internasional lainnya.
>
>Cabang olahraga angkat besi yang selalu menyumbang medali di Olympiade dan 
>sekarang ini menyumbang 2 medali seharusnya mendapatkan prioritas dan 
>perhatian dari pemerintah. Banyak orang tidak mengetahui, bahwa pelatihnya 
>angkat besi harus mengeluarkan uang pribadi untuk melatih atlitnya di Lampung.
>
>Hal yang paling mengkhawatirkan dan menyedihkan adalah olahraga di Indonesia 
>saat ini umumnya di manage oleh politikus, pejabat pemerintah, business 
>people, yang tentu saja mereka tidak punya waktu, tidak punya perhatian, and 
>of course lack of skill, kepada perkembangan olahraga di Indonesia.
>
>Semoga saja Indonesia dapat lebih memberikan perhatian kepada bakat2 olahraga 
>disini dengan memulai perkembangan olahraga dari sejak dini di tingkatan 
>Sekolah Dasar seperti yang dilakukan di China.
>
>http://www.youtube.com/watch?v=tDiikPDwxmQ
>
>=======
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke