Uplik, kim hook dan item lumayan telah memberi kontribusi besar khususmya bagi 
temen2 yang selama ini hanya berislam ktp doang . . .

Tidak semua ungkapan2 uplik dkk dapat dijawab karena banyak dari ungkapan2 
mereka yang tidak dapat diragukan lagi ke ngaco an nya. Namun se ngaco apapun, 
tetep aja lebih mendidik dibanding ustad selebritis yang sering nampang di 
televisi dan berlaga narsis kayak artis! 

Di televisi, ada ustad yang kalau ngomomg suaranya di serak2 in kayak  gito 
rolies. Lebay! 

Ada ustad yang sok iye belaga kayak anak muda sambil sekali2 melantunkan ayat 
suci dengan erangan panjang dan saat lain memamerkan istri sebagai komoditi. 
Biar istri ikut tenar, kalau sudah tenar kan laku tuh buat dijual! 

Ada juga ustad centil yang kelakuannya sebelum kawin bener2 lebay abisss!  
tetep maju tak gentar. Tetep ngaku bujangan meskipun jelas2 duda bermasalah 
yang menelantarkan 

ada juga ustad yang ngomongnya duiiiiiiiiit terus. Jual ini dapat itu, ngasih 
segini dapet segitu.

Apa sih bukti nyata kegunaan bacotan mereka di layar kaca?  Apakah menjadikan 
pendengarnya lebih sholeh ? Lebih beriman? 

Tentu saja tidak.

Ustad2 itu makin makmur iya.
Stasion televisi dapet iklan, iya.

Ketika islam direpresentasikan oleh ustad2 artis yanh belagak kayak selebritis, 
direpresentasikan oleh ustad2 yang cuma bisa bikin jamaah ketawa macam melihat 
acara ketoprak, maka . . . Stasiun televisi telah berhasil menciptakan 
'kerajaan allah' yanh penduduknya cuma bisa tertawa dan ngakak dengan kepala 
kosong tanpa otak.

Kita melihat dengan mata telanjang, tak ada acara ketoprak konyol yang 
bertemakan ayat2 tuhan untuk kaum kristiani, hindu atau budha di televisi.

Miris.

Islam yang mestinya bisa tampil elegan, diwakili oleh para ustad kampung goblok 
dan bodoh yang belagu dan lebay macam artis dangdut!   sangat kontras dengan 
citra acara2 kerohanian kristen di televisi yang tercitrakan cerdas atau acara 
mimbat agama hindu yang tercitrakan calm.

Hai penontonnnnnnnnnn. !
Alhamdu . . .

Mmhhhh . . . 




--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Bersyukurlah kita punya ustad bleki yang rajin ceramah 
> 24 jam sehari tanpa bayar. 
> 
> Khas ustad piaraan NATO. 
> 
> --- "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote:
>  
> > Hai penontoooooonnnnnn  :)
> > 
> > --- item abu <itemabu@> wrote:
> >
> > > Pernah ada tulisan di milis, katanya ustad itu begitu selesai 
> > > ceramah dan dpt bayaran, langsung pergi begitu aja, mungkin ada 
> > > kerjaan di tempat lain. Beda dgn pendeta yg selalu beramah tamah 
> > > habis khotbah di gereja. 
> > > 
> > > Ga heran kalo orang Islam murtad pindah ke Kristen, ustadnya aja 
> > > komersial, kadang bejad, gila cewek dan munafik kayak si Rhoma 
> > > Irama. 
> > > 
> > > 
> > > Kalo orang Islam bebas keluar dr agama Islam tanpa takut dihukum 
> > > mati, pasti akan banyak yg keluar dr Islam, paling2 yg betah di 
> > > Islam itu adalah bajingan2 gila sex, tukang bunuh, tukang merkosa 
> > > dan pedophile.
> > > 
> > > 
> > > 
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke