Meski hingga kini, Abu Bakar Baasyir, masih mendekam di penjara, namun
Pengamat Pertahanan dan Keamanan Universitas Indonesia, Andi Widjajanto,
menduga adanya komunikasi antara pelaku teror di Solo dengan Abu Bakar
Baasyir.

Ada komunikasi lain, Abu Bakar Baasyir, entah komunikasi tertulis dalam
bentuk surat, maupun melalui pesan yang disampaikan melalui orang dan
idenya dari Abu bakar Baasyir," kata Andi, saat berbincang dengan Okezone,
Selasa (4/9/2012).

Dia menambahkan baik Polisi ataupun BNPT telah mendapatkan informasi
tersebut, namun tidak diberitahu publik. "Mungkin dianggap bukan untuk
konsumsi publik," tukasnya.

Sebelumnya Ketua Badan Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) Ansyad
Mbai menegaskan bahwa terduga teroris yang tewas dalam aksi baku tembak
dengan Densus 88 di Solo beberapa hari lalu, yaitu Farhan dan Mukhsin
berasal dari kelompok jaringan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu
Bakar Baasyir.

"Iya JAT. Itu dari Hisbah Solo, kemudian juga masuk di kelompok Mujahidin
Jakarta. Jaringannya itu-itu juga. Komandannya (Baasyir) tetap," kata
Ansyad, Senin 3 September kemarin.

Namun hingga saat ini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri,
Brigjen Pol Boy Rafli Amar, mengaku belum menemukan keterkaitan antara
teror Solo dengan Abu Bakar Baasyir. Kedua terduga teroris teror Solo,
adalah jaringan dan kelompok baru yang belum memiliki nama kelompok.

Boy menjelaskan, keduanya pernah mengenyam pendidikan agama di Pondok
Pesantren Ngruki, Solo. Mereka, lanjut Boy, adalah alumnus Tsanawiyah di
Ngruki pada 2007 silam dan 2010.

"Tapi itu kita akan kroscek lebih lanjut kepastiannya. Kalau soal Kota
Solo, itu karena lebih akrab dengan mereka. Cara hit and run memerlukan
penguasaan lapangan," ujar Boy, Selasa (4/9/2012).

Namun, Boy belum bisa menyebutkan dugaan keterkaitan terduga teroris Solo
dengan terduga teroris Abubakar Baasyir yang juga sesepuh Ponpes Ngruki.

"Belum, karena belum ada melihat keterkaitan, dalam keterangan untuk proses
pembuktian. Jadi, proses pembuktian dari olah TKP dan periksa saksi-saksi
dan periksa TSK. Kita belum mengarah pemeriksaan kepada Baasyir dan sampai
saat ini belum ada keterkaitannya," tegasnya.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke