Untuk mencegah kehujanan sediakanlah payung, tapi setelah bawa2 payung ternyata 
tidak hujan.  Demikianlah falsafahnya, kita membawa payung agar mencegah tidak 
basah kehujanan tapi kalopun tidak hujan tentunya tidak rugi karena mem-bawa2 
payung.

Tapi umat beragama baik Islam, Nasrani dan Yahudi selalu menciptakan falsafah2 
baru yang se-olah2 benar, tapi ternyata salah.  Mereka menganggap bahwa untuk 
menjamin masuk kesorga, percayalah Tuhan, karena kalopun nantinya tidak ada 
Tuhan pun enggak mengapa tidak jadi rugi sekedar percaya Tuhan, tapi kalo 
ternyata ada Tuhan, maka untungnya bejibun dan yang tidak percaya ruginya juga 
bejibun.  Yang percaya masuk ke sorga dan yang tidak percaya masuk ke neraka.

Disini ada kesalahan berpikir, mereka menganggap kalo Tuhan itu enggak ada 
tidak ada ruginya, tapi kalo Tuhan itu ada lebih banyak untungnya.

Kesalahannya begini, kalo Tuhan itu ada dianggap lebih banyak untungnya dan 
yang dimaksudkan untung itu adalah masuk kesorga, padahal belum tentu biarpun 
ada Tuhan mereka yang percaya belum tentu masuk kesorga dan mereka yang tidak 
percaya juga belum tentu masuk ke neraka.

Kesalahan yang paling fatal adalah bahwa Tuhan itu banyak perintah2 yang wajib 
dilaksanakan sewaktu si orang tsb masih hidup.  Kalo perintah2nya cuma mandi 
pagi dan mandi sore, itu gampang bisa dilaksanakan, atau perintah2nya enggak 
boleh ngopi pagi2 hanya boleh sore aja... inipun perintahnya masih boleh2 juga.

Yang paling brutal justru perintah2 Tuhan itu adalah penggal penyembah berhala, 
hancurkan patung2 berhala, rajam wanita pezinah, beristeri se-banyak2nya, 
penggal dari belakang musuh2 Islam, bakar rumah umat yang bukan Islam, jarah 
umat sesama Islam sesudah difitnah murtad.... dan lain sebagainya bahkan ada 
perintah2 yang lebih biadab dan mengerikan daripada itu, misalnya wanita yang 
tidak menutupi kepala hingga keujung kaki halal diperkosa, betul2 biadab 
perintah2 ajaran Allah ini.

Jadi dengan kebiadaban perintah2 Allah seperti ini, kita manusia cenderung 
tidak menyukainya, cenderung menolaknya.  Oleh karena itu adanya Allah 
merupakan resiko tinggi, sama tinggi resikonya menuduh seseorang sebagai 
pencuri tanpa bukti2 sehingga si yang dituduh digebukin dan belakangan baru 
tahu dia difitnah, dia bukan maling dan maling yang sebenarnya justru yang 
menduduh korban ini sebagai maling.  Yang begini harus disesalkan.

Oleh karena itulah, orang2 Barat yang berpengalaman akhirnya menciptakan 
falsafah atau protokol hukum yang harus ditegakkan selama menjalankan hukum2 
itu sendiri, dan protokolernya begini:

Selama BELUM ADA BUKTI seseorang itu mencuri, maka dia HARUS DIANGGAP BUKAN 
PENCURI !!!
Selama BELUM ADA BUKTI ADANYA TUHAN, maka dia HARUS DIANGGAP TIDAK ADA !!!

Jadi falsafah atau protokoler hukum diatas ini betul2 sangat bagus karena 
melindung semua orang dari tindakan2 anarkis, karena kalo ada yang fanatik 
tetap melakukan tindakan anarkis, maka sudah ada tindakan protokoler baku 
kepada pelanggaran hukum itu sendiri sehingga bisa ditindak secepatnya tidak 
seperti mereka pelaku2 anarkis terhadap umat Ahmadiah dan Syiah yang justru 
dilindungi dan bebas dari tuntutan dikarenakan dianggap membela agamanya dari 
penistaan.

Dengan anggapan sementara "Tuhan tidak ada" sampai ada bukti2nya, maka 
perintah2nya yang biadab itupun tidak boleh dilaksanakan sehingga umat Ahmadiah 
terhindar dari penjarahan, umat Syiah terhindar dari pembantaian, dan amoy2 
Cina juga terhindar dari pemerkosaan massal.

Begitulah semua yang saya terangkan disini adalah protokoler hukumnya, jadi 
kalo secara pribadi anda tetap mau percaya Tuhan ataupun Allah, selama tidak 
melaksanakan kewajiban2 dan perintah2nya yang merugikan orang lain, tentu tidak 
bisa dilarang, yang dilarang secara hukum hanyalah kewajiban dan perintah2nya 
saja dikarenakan merugikan orang lain padahal terbukti Tuhan dan Allahnya itu 
pun tidak pernah ada.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke