Tunjukkanlah Islam sebagai agama damai yang bisa berdama, bisa mengalah dan juga bisa dikalahkan.
2012/9/7 Tawangalun <[email protected]> > ** > > > Wong dulu ada Presiden AS yg pas ke Jepang hanya disamakana:tak lebih dari > sales man mobil.Waktu itu mobil2 Amerika sedang merosot kalah saingan dg > mobil Jepang. > > Tawangalun. > > > --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> > wrote: > > > > Kunjungan rahasia Hillary Clinton ke Jakarta bukanlah untuk ngurusin > Freeport karena negara Amerika bukan pengusaha, sedangkan urusan usaha > dagang itu 100% urusan swasta sedangkan Amerika cuma menerima pembayaran > pajaknya saja dari pengusaha2 itu. Demikianlah, Freeport itu bukan urusan > Amerika dan Freeport itu cuma perusahaan kecil di Amerika. > > > > Tujuan mendadak Hillary Clinton justru untuk menyampaikan keputusan > mendadak dari Obama, dari senat yang didominasi Partai Demokrat sehari > sebelum keberangkatan Hillary Clinton tentang "Jerusalem diakui sebagai > ibukota Israel yang abadi". Jadi tidak ada pembicaraan ber-belit2, juga > tidak ber-tele2, tapi tegas, mutlak dan pasti tidak bisa berubah, artinya > harga mati !!! SBY hanya diminta kewaspadaannya dengan serangan terorist > diseluruh dunia terutama kepentingan2 milik Amerika. Tentu sebagai jendral > militer SBY menyatakan "Siap" dan memang mendadak setelah Hillary Clinton > pulang, penggerebekan diseluruh RI berhasil menangkap para terorist dengan > segala barang bukti yang lengkap. > > > > Palestina kehilangan ibukotanya karena Jerusalem ibukotanya menjadi > ibukota Israel. Dan tanpa ibukota tentunya Palestina bukanlah negara, > apalagi juga tidak punya wilayah dan tidak punya batas negara, karena Gaza > dan Westbank juga tetap milik Israel. Karena Westbank dan Gaza baru > rencana saja akan diserahkan menjadi wilayah Palestina kalo perjanjian Camp > David masih diakui. > > > > Tapi karena perjanjian Cam David sudah tidak diakui Palestina, lalu > bukti2 apa yang bisa digunakan untuk membuktikan bahwa Westbank dan Gaza > adalah wilayah Palestina. > > > > > "tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > > Opo kamu kira kalau Gubernurnya > > > Kristen lalu wong Islam disuruh > > > nyembah Tuhan berkontol semua? > > > silahkan kalau berani. > > > > Jangan sombong, jangan arogan, jangan mentang2, dan jangan merasa paling > mayoritas. Karena muslimin yang Islam Tulen cuma kurang dari 10% bukan > mayoritas, dan sisanya yang mayoritas itu adalah "Islam Abangan" yang > adalah bukan Islam dan notabene tidak boleh ngaku2 Islam. > > > > Karena kenyataannya, kalopun Gubernurnya Islam, tidak ada orang Kristen, > Hindu, dan Buddha yang mau menyembah Allah maupun Muhammad. Sebaiknya > muslimin jangan sombong lebih baik saling membantu apalagi ekonomi > Indonesia itu bukan ditangan muslimin melainkan ditangan non-muslimin. > > > > Marilah jangan kita saling menghina, kita semua adalah satu bangsa, satu > bahasa, dan satu tanah air yang tidak boleh diadu domba oleh agama manapun > atau juga oleh orang2 Arab diluar sana. > > > > Kerja sama khan lebih baik karena hasilnya bisa sama2 dinikmati semua > orang. > > > > Janganlah sebagai muslimin lebih dulu menyerang dengan hinaan2 kepada > agama mereka, karena mereka pun bisa membalas dengan lebih menghina lagi > dan kita pasti kalah kalo pertandingan menghina, karena nabi kita lebih > hina daripada nabi mereka, Allah kita lebih hina dari Yesus mereka. > Apalagi, AlQuran khan mengajarkan kita bahwa kaum muslimin tidak boleh > menyerang lebih dulu, dan kalo menyerang lebih dulu pasti kalah. > > > > Demikian juga jangan kita menantang mereka duluan dengan pernyataan > "silahkan kalo berani", tentu saja mereka pasti berani, terbukti mesjid > yang kita hormatipun berani dibom mereka tanpa ragu sedikitpun. > > > > Jadi kalo sampai terjadi kekerasan, kita muslimin pasti kalah, tapi > sengaja dikasih menang pura2 padahal kita sudah babak belur bonyok kayak > Hezbollah dikemplangin Israel pake ranjau dan roket2. Jadi udah kita babak > belur kemudian Israel mengumumkan di ring tinju bahwa yang menang adalah > Muslim. Israel mengaku kalah padahal masih segar bugar. > > > > Jadi kalo perangpun, muslimin pasti kalah, karena muslimin di Indonesia > cuma kelihatan aja banyak tetapi mereka benci kepada Islam yang sudah > menjarahi rumah mereka, biarpun mereka Islam seperti Syiah, Ahmadiah dan > Kejawen, tetap mereka tidak mungkin membela kita. > > > > Jadi, kalopun kita yang muslim ini meminta bantuan ikhwan2 dari Arab, > Mesir dan Iran, maka mereka tidak akan pernah mau membantu karena mereka > cuma mau cari untungnya sendiri dengan mencatut nama agama Islam yang > dianggap mereka sebagai pemilik copyright dan kita meskipun sama2 muslimin > cuma diperlakukan sebagi tukang catut nama agama Islam juga. > > > > Jadi kalopun kita dibantu Arab, Mesir dan Iran, maka mereka akan dibantu > oleh lebih banyak lagi yaitu seluruh bangsa2 didunia serta seluruh agama2 > didunia. > > > > Marilah kita ambil contoh "teror jihad"... semuanya dikejar, diburu, > ditangkapi, ditembaki, dicurigai, dihina dan dipenjarakan di-mana2 dimuka > bumi ini oleh semua negara2 didunia, oleh semua bangsa2 didunia, dan oleh > semua agama yang ada didunia ini termasuk muslimin nya juga. > > > > Makanya sabar, jangan mau menang sendiri akhirnya malah kalah sendiri. > kita tidak boleh menyerakahi dunia ini sendirian, tidak boleh hanya > syariah Islam saja yang boleh ditegakkan, lebih baik kita berbagi, kapling > dimuka bumi ini kita atur bersama juga untuk yang bukan Islam, lebih baik > begitu caranya bukan katimbang kita serakahi malah tidak bisa hidup dengan > damai. > > > > Tunjukkanlah Islam sebagai agama damai yang bisa berdama, bisa mengalah > dan juga bisa dikalahkan. Jangan sombong dan jangan arogan karena Islam > bukan satu2nya agama yang paling benar, apalagi juga banyak Islam2 lain > yang tidak benar, dan Islam2 sesat yang malah lebih kuat daripada Islam > yang kita anut. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
