SEHARUSNYA, umat Islam sedunia meminta maaf kepada Amerika akibat protest kekerasan dan kebiadaban yang telah dihalalkan agamanya dalam memprotest kritik2 kebiadaban Islam terhadap gereja Koptik ditanah airnya degan membakari gereja, membunuhi umat dan memenggali kepala para pendetanya tanpa satupun yang dihukum.
Ini buktinya, banyak hal yang tidak diajarkan dan tidak dikenal dalam Islam dimana diagama lain sudah ribuan tahun dipahami dengan baik. Antara lain ajaran sang Buddha yang mengatakan, "janganlah mencubit kalo tidak mau dicubit". Islam mengajarkan muslimin "halal menista berhala, tapi haram menista Islam". Bahkan kekurangan atau kelemahan etika daripada ajaran Islam ini diderita semua umatnya seperti yang kita lihat sikap dari Fraksi Pan di DPR yang meminta SBY menyurati Obama agar menghukum pembuat filem "Innocense of Muslims". Hal ini bisa kita semua membacanya dari berita koran Republika dibawah ini: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/09/18/majsqa-sby-diminta-surati-obama-soal-film-antiislam Padahal kalo bisa SBY memerintahkan Obama agar pembuat filem tsb dihukum, tentunya juga harus bisa Obama memerintahkan SBY untuk menghukum MUI yang mengeluarkan fatwa penghancuran rumah2 ibadah Islam Ahmadiah, Buddha, dan kristen yang dibakar akibat tindakan tidak adil dari MUI dan fatwa2nya. Seharusnya umat Islam, MUI dan pemerintah lebih dahulu menghukum tindakan kekerasan Islam yang dengan terror2 kekerasan telah merugikan umat lain jatuhnya korban jiwa, harta benda, dan rumah ibadahnya. Selain menista umat agama lain juga bersama tindak kekerasan yang lebih parah daripada sekedar pembuat filem kritik terhadap ajaran Islam yang dilakukan di Amerika tanpa korban dan tidak ada tindak kekerasan sama sekali. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI Tjatur Sapto Edy "Kita memang harus marah dengan film itu. Siapapun tak akan terima kalau tokoh agamanya dihina, dilecehkan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu. Bacalah ulang2, wakil Islam diatas menyatakan "Siapapun taka akan terima kalo tokoh agamanya dihina.....", ternyata wakil Islam ini melupakan bagaimana umat Kristen, Buddha, Hindu, Konghucu, Islam Ahmadiah, dan Islam Syiah yang dinista agamanya, tokoh agamanya, dijarah harta bendanya harus menerima hal2 yang tidak bisa diterima umat Islam yang mayoritas ini. Padahal Obama sudah menyatakan bahwa pembuat filem itu tidak bisa dihukum karena tidak melanggar hukum, filem itu hanyalah Kritik atas ajaran2 biadab Islam yang telah membakar Gereja Koptik di Mesir, membantai ribuan umat Kristen Optik, memenggal kepala pendeta2 gereja koptik, dan ribuan umat Kristen Koptik telah mendapatkan suaka politik di Amerika dn negara2 Eropah karena diusir dari tanah airnya sendiri oleh Umat Islam Mesir yang katanya agama Damai ini. Jelas ya... kalo anda mendholimi umat lain, maka tidak ada jaminan bahwa mereka tidak membalasnya. Padahal pembuat filem itu sama sekali tidak melakukan kekerasan, protest yang dibuatnya 100% tidak membawa korban seperti protest muslimin yang membunuh duta besar Amerika yang tidak terlibat dengan pembuatan filem ini. Seharusnya umat Islam sedunia meminta maaf kepada Amerika atas perbuatan2 biadab yang dihalalkan oleh agamanya !!! Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
