Orang Indonesia, apalagi kalau dia seorang presiden,
di forum seperti ini harusnya bicara Dasa Sila, Spirit
of Bandung, bukan ngecap kecil-kecilan begini.

Kasihan, masih saja dia seru sendirian mendongkrak
citra pribadinya. 

Angkat dong itu citra bangsa Asia-Afrika-Amerika Latin. 


----- Original Message ----- 

> SBY Serukan Protokol Antipenistaan Agama
> Rabu, 26 September 2012 | 05:45
> 
> "Jadi kebebasan berekspresi tidak absolut."
> 
> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Sidang ke-67 Majelis 
> Umum PBB di New York, Amerika Serikat, menyerukan perlunya protokol 
> internasional antipenistaan agama guna mencegah konflik dan menjaga 
> perdamaian dunia.
>
> "Instrumen ini, yang merupakan produk dari konsensus internasional, 
> harus dapat menjadi referensi yang dipatuhi oleh komunitas dunia," 
> kata Presiden yang berpidato di hari pertama sidang tersebut 
> bersama dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden 
> Prancis Francois Hollande, Selasa (25/9).
>
> Presiden Yudhoyono mengatakan sebagai sebuah negara yang 
> menghormati keberagaman budaya dan agama, Indonesia menyeru 
> penghormatan dan pemahaman yang sama dari kelompok-kelompok 
> keyakinan yang berbeda.
> 
> Ia menilai, sekalipun ada sejumlah inisiatif yang dilakukan oleh 
> beberapa negara di PBB dan sejumlah forum lain, pelecehan terhadap 
> agama-agama di dunia tetap terjadi.
> 
> "Dalam hal ini kita menyaksikan kembali wajah jelek dari bentuk 
> penistaan agama dalam film 'Innocence of Muslims' yang saat ini 
> menyebabkan keresahan internasional," katanya.
> 
> Presiden menggarisbawahi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 
> telah menjelaskan, dalam menjalankan kebebasan berekspresi setiap 
> orang harus mematuhi moralitas dan ketertiban publik.
> 
> "Jadi kebebasan berekspresi tidak absolut," tegas Presiden.
> 
> Selain menyerukan perlunya protokol internasional anti-penistaan 
> agama, Kepala Negara juga mengatakan dunia internasional perlu 
> untuk mempromosikan proses dialog di antara umat beragama, 
> peradaban dan kebudayaan.
> 
> Namun, tambah Yudhoyono, dialog itu jangan hanya berhenti pada 
> dialog tetapi juga diterjemahkan ke kerja sama nyata sehingga 
> individu dari beragam agama dan budaya dapat bekerja sama dan 
> saling peduli.
>
> "Komunitas-komunitas itu akan menjadi benteng bagi perdamaian 
> sehingga akan sulit atau bahkan mustahil untuk munculnya konflik 
> senjata dalam bentuk apapun," katanya.
>
> Selain melanjutkan proses dialog antaragama, menurut Presiden, hal 
> lain yang perlu dikembangkan adalah diplomasi preventif. "Hampir 
> semua sengketa pada dasarnya sulit diselesaikan mereka tumbuh 
> sebagai sesuatu yang nampak abadi namun sejarah membuktikan 
> berbeda. Cepat atau lambat, akan terdapat pertemuan berbagai faktor 
> yang akan menciptakan peluang untuk menyelesaikan sengketa dan 
> menghilangkan konflik," kata Presiden SBY.
>
> Presiden Yudhoyono merupakan kepala negara ke sembilan yang 
> berpidato pada hari pertama sesi debat Majelis Umum tersebut. 
> Selama 15 menit ia mengemukakan pandangan dan pengalaman Indonesia 
> terkait upaya penyelesaian konflik secara damai, terutama selaras 
> dengan keberhasilan ASEAN.
> 
> http://www.beritasatu.com/berita-utama/73999-sby-serukan-protokol-antipenistaan-agama.html

-- 





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke