Hari Minggu lalu atas info pak Budi Rachmat saya menemui pak Jokowi saat acara syukuran. Namun karena banyaknya pengunjung, saya tidak sempat berbicara dengan beliau. Beberapa teman Timses JB dari PDIPerjuanganmengajak saya ke rumah dinas gubernur. Namun karena ada acara mendesak, pak Jokowi baru pulang saat petang menjelang malam ke rumah dinasnya. Namun seandainya ada kesempatan, saya tentu bersedia ngobrol-ngobrol sambil bertukar pikiran secara informal dengan beliau.
*Penawaran Konsep Solusi Banjir ke Pemprov DKI* Esoknya, Senin siang saya menyampaikan surat penawaran konsep solusi banjir Jakarta kepada pak Jokowi/ Pemprov DKI Jaya. Ini adalah penawaran ulang konsep yang dulu sudah didesposisikan (namun tidak sempat dibaca) oleh Sekda yang ditugaskan pak Fauzy Bowo. Setelah itu saya juga ke Departemen Perhubungan untuk menyampaikan salah satu konsep solusi kemacetan perkotaan yang secara global beberapa bulan lalu saya sampaikan kepada pak E. E. Mangindaan. Pak Fauzy Bowo pernah menyatakan bahwa banjir Jakarta itu bukan tanggung jawabnya, karena air sungai yang meluap itu berasal dari Bogor yang kemudian nyelonong ke Jakarta. Beliau juga mengatakan bahwa untuk mengatasi banjir Jakarta, beliau memerlukan proyek dengan biaya yang sangat mahal dan menjanjikan bahwa dengan proyek yang sangat mahal itu banjir baru akan berkurang pada tahun 2017. Tahun 2011 yang lalu, pak Fauzy menerima anggaran 3,45 Trilyun bagi proyek untuk menormalisasi 13 sungai di Jakarta. Saya kurang jelas apakah dana itu masih ada ataukah sudah menguap habis. Saya baru mendengar isu bahwa pak Fauzy Bowo berjanji bahwa tahun 2013 nanti pak Fauzy Bowo akan mencairkan 45 Trilyun dana bagi Pemprov DKI yang baru. Pada saat kampanye pak Jokowi pernah bilang bahwa dana Pemprov DKI sangatlah banyak hingga sekitar( kalau tak salah )mencapai 135Trilyun. Walau perhitungannya tentu perlu dipelajari oleh Pemprov DKI yang baru, saya kira seandainya dana anggaran proyek normalisasi sungai masih ada, saya percaya sisa anggaran itu akan cukup bagi kita dalam menata 13 sungai di Jakarta sehingga menjadi bersih, indah, berseri, asri, dan tentu saja... bebas banjir sebelum tahun 2017. Penawaran Konsep Reduksi 80% Hambatan Jalan Raya Perkotaan ke Dephub Sepulang dari Pemprov DKI, saya juga pergi ke Dephub untuk menyampaikan surat penawaran konsep yang saya namakan Reduksi 80% Hambatan pada jalan raya perkotaan. Konsep ini bisa diterapkan hampir pada semua daerah perkotaan (bahkan kecamatan/ pedesaan) yang mengalami kemacetan. Secara teoritis, konsep ini akan mampu meningkatkan efektivitas lalu lintas jalan raya hingga 5x lipat bahkan hingga 8x lipat lebih lancar. Adapun konsep ini hanya salah satu dari beberapa konsep yang bersifat umum untuk mengurangi kemacetan skala menengah kemacetan perkotaan. Namun untuk mengatasi kemacetan dalam skala berat (seperti DKI dan Surabaya), akan lebih efektif jika digunakan gabungan beberapa konsep yang lebih kompleks. *Karya Intelektual Lainnya...* Sebelumnya, terima kasih untuk tanggapan dan saran teman2, khususnya sdr. Eka DJ, Dr. Willy R. Wirantaprawira, Suryana, bung K.H, sdr. Supardiyanto, sdr. Sipayung, sdr. Jufriadi, sdri. Klara, ... Beberapa teman ikut merasa bangga atas kontribusi saya selama ini, bahkan menyatakan dukungan bahkan ada yang sangat tertarik serta meminta penjelasan solusi macet dan banjir Jakarta. Saya sebenarnya sering mendaftarkan karya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) ke Departemen Kehakiman/ Hukum dan HAM RI untuk memohon perlindungan (atas Hak Cipta, Paten, Merk). Pada prakteknya setelah saya deskripsinya disampaikan dan penjelasan substansinya diuji, sementara sertifikat perlindungan belum berhasil saya peroleh, metodenya sudah diterapkan dipasaran. Misalnya... Tahun 1997, saya mendaftarkan Sistem Transfer Dana Dengan Menggunakan Telepon/hp (*Teltrans*) dan tahun 1998 saya mendaftarkan Sistem Transfer Dengan Internet (*Teltrans 98*). Beberapa tahun kemudian, BCA menggunakan sistim transfer dengan metode yang sama dengan Teltrans dan Teltrans 98 (hanya namanya berbeda (m-BCA dan Internet Banking. Sedang alat kunci yang saya namakan *Variabel PIN* diberi nama Key BCA). Setelah beberapa tahun BCA menerapkan, jejaknya disusul oleh bank Permata, CitiBank dan kini banyak bank yang juga menggunakannya. Hingga saat ini tidak ada satupun bank yang meminta izin apalagi memberi royalti kepada saya sebagai penemunya... ... ... ... Tahun 2010, atas bantuan Presiden SBY, saya diundang dan diterima oleh Deputi dan Direktur Paten untuk menjelaskan Sistem Penggandaan Produktivitas Waduk Jatiluhur dengan metode meningkatkan ketinggian hidrostatis. Saat itu saya juga berdebat karena direktur paten menyatakan tidak ada kebaruan pada invensi itu. Saya katakan kebaruannya adalah dengan menggunakan sistem itu produktifitas waduk bisa digandakan beberapa kali lipat. Semetara belum ada tanggapan dari Departeman HAKI, tahun lalu Suara Pembaruan menuliskan bahwa pak Fauzy Bowo akan melakukan proyek pipanisasi air dari waduk Jatiluhur untuk disalurkan langsung ke Jakarta. Saat itu saya curiga pak Fauzy Bowo akan menggunakan penemuan saya itu untuk penggandaan daya listrik tenaga hidrostatik yang abstraknya sudah saya sampaikan ke Dephak Paten itu. Seandainya proyek itu dilaksanakan, saya yakin selain tidak menghargai hak invensi saya, beliau juga akan merugian pertanian, perikanan dan hak masyarakat DAS di Jawa Barat. Namun tidak lama kemudian itu saya menerima penglihatan dan hikmat yang saya pahami bahwa tidak lama lagi kekuasaan pak Fauzy Bowo akan sirna dan tidak diingat orang lagi. Kenyataannya, sebelum melaksanakan pipanisasi air dari waduk Jatiluhur, tanggal 20 September 2012 pak Foke dikalahkan oleh Jokowi-Ahok dan 15 Oktober 2012 pak Foke sudah tidak menjadi gubernur lagi. Seandainya visi tadi terjadi, saya yakin setelah seluruh keuangan ilegal di masa jabatannya dikembalikan, pengaruh beliau akan berakhir. ... ... ... Berbekal pengalaman 13 tahun mengajukan permohonan perlindungan HaKI dari Dephak RI, belakangan saya putuskan untuk menawarkan invensi/ konsep secara langsung kepada end-user yang membutuhkan dan percaya kredibilitas saya. Sebenarnya produk/ materi konsep yang saya sampaikan kepada pak Jokowi dan pak Mangindaan itu berupa metode/ gagasan/ rancangan yang bersifat non fisik (abstrak). Jadi jika saya jelaskan kepada teman2 bagaimana metode teknis konsep saya, berarti produknya sudah saya bagikan kepada pihak luar sebelum adanya perjanjian kesepakatan dengan pihak user. Namun jika ingin mendapat gambaran/ prakiraan mengenai kwalitas konsep-konsep yang saya rancang, secara analogis( paralel ) bisa diperkirakan dengan membaca inovasi/ invensi yang pernah saya publikasikan. Sementara ini buat teman2 baru, saya akan posting ulang tulisan yang saya gabungkan dengan 3 segment target Pilkada (yang memuat gagasan2 mengenai kemacetan dan banjir Jakarta). Selain itu kepada teman2 baru, saya akan posting invensi/ inovasi penggandaan produktivitas waduk Jatiluhur. (Karena arsipnya agak lumayan, teman yang sempat boleh juga iseng-iseng baca judulnya...) Teman2, Tolong dukung dan doakan agar saya berkesempatan mengkomunikasikan penawaran-penawaran itu sehingga bisa diterima baik oleh pak Jokowi maupun pak Mangindaan. Mudah2an semuanya berjalan dengan lancar serta baik sehingga mendatangkan manfaat yang baik bagi kesejahteraan kita semua. Salam baik,, Pak Mul *To:* *[email protected]**, **[email protected],** [email protected],[email protected], [email protected],[email protected],** [email protected], **[email protected],** ** [email protected]**,[email protected]* * <[email protected],%[email protected]>* *[email protected], [email protected]<[email protected],%[email protected]> ,** [email protected], **[email protected], [email protected], [email protected], [email protected],[email protected], [email protected], [email protected]* * <[email protected]>* *[email protected],**[email protected]**, ** [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected]* * <[email protected]>* *[email protected], [email protected], [email protected], [email protected], ** [email protected],[email protected]**, ** [email protected], ** [email protected]**, [email protected], <[email protected],%20>**[email protected] * * <[email protected]>* *[email protected], **[email protected] **, **[email protected],* *[email protected], ** [email protected]**, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], ** [email protected]* * <[email protected]>* *[email protected]**, [email protected],[email protected], [email protected], [email protected],P [email protected],[email protected] * * <[email protected]>* *[email protected], **[email protected]**, ** [email protected]**,**[email protected]**,**[email protected]**, **[email protected]**,** **[email protected]**,** ** [email protected]**,** **[email protected]**, **[email protected] **, **[email protected]**, * * * *LEADERSHIP62** <**[email protected]**>, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, **Persaudaraan **<**[email protected]**>, * *[email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, * *[email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]** ,**[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, * *[email protected]**, ** [email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, **[email protected]**, **IES** <** [email protected]**>* * * *UNPAR** <**[email protected]**>, ** [email protected]**, **[email protected]**, ** [email protected]**, **[email protected]**, * *[email protected]**, , **[email protected]**,** ** [email protected]**,** **Basuki Tjahaja Purnama** **<**[email protected]* *>,* [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
