Dipo tambah sedeng aja...

Omongnnya makin kaco...

Kasihan.




--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Hm, 
> 
> Begini cara lu bertemen plik? 
> 
> Cara lu menghargai orang lain? 
> Orang yang baru berapa hari lalu ngajak lu 
> ngobrol enak soal makanan? 
> 
> Bukan orang lu plik. 
> 
> 
> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> 
> > Anjing...
> > 
> > Anda tahu apa yang namanya anjing?
> > 
> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 
> > menggongong asal menyalak.
> > 
> > Tanpa argumen anda bilang saya pengecut, saya yang berusaha 
> > menjukkkane kapda orang Minangkagbau yang dungu-dungu kayak anjing 
> > kenyataan yang tidak bisa dibntah siapapun juga bahwa agama najis 
> > Islam itu hanyalah takhyul orang Arap primitif...
> > 
> > Anjing...
> > 
> > Anda tahu apa yang namanya anjing?
> > 
> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 
> > menggongong asal menyalak.
> > 
> > 
> > --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote:
> >
> > > TEMPO.CO, Padang - Laman Ateis Minang di Facebook diduga dibuat 
> > > dan dimiliki Jusfiq Hadjar yang saat ini berdomisili di Leiden, 
> > > Belanda. Pria berumur 70 tahun itu diduga berasal dari Sumatera 
> > > Barat.
> > > 
> > > Roni Saputra, 
> > > penasihat hukum Alexander, terdakwa kasus penistaan agama, 
> > > mengatakan laman Facebook Ateis Minang tidak dibuat dan dimiliki 
> > > oleh kliennya. 
> > > Laman tersebut diduga milik Jusfiq Hadjar, 70 tahun, yang berasal 
> > > dari Cingkariang, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 
> > > 
> > > Sebelum menetap di Leiden, menurut pengacara dari LBH Padang itu, 
> > > sejak tahun 1960 Jusfiq tinggal di Prancis dan menjadi dosen di 
> > > salah satu Universitas di sana. Di Belanda, Jusfiq aktif menulis 
> > > di berbagai milis.
> > > Tulisannya sering menyerang ajaran Islam. Ia juga mengaku sebagai 
> > > penganut Islam Mu’tazillah.
> > > 
> > > Alexander mengaku tidak pernah bertemu dengan pemilik laman 
> > > Atheis Minang itu. "Saya tak pernah berbicara langsung dengan 
> > > pemilik laman Ateis Minang. Hanya berkomunikasi lewat Facebook. 
> > > Begitu juga saat dia meminta saya untuk menjadi admin di laman 
> > > itu," ujar Alex saat ditemui Tempo di Mapolres Dharmasraya, Jumat 
> > > 6 Aptil 2012.
> > > 
> > > Menurut Roni, Alex hanya menjadi salah satu member dari 2.602 
> > > orang yang ada di dalam laman Ateis Minang. Jika terdakwa adalah 
> > > pemilik dari laman Ateis Minang, ujarnya, pastinya laman itu 
> > > sekarang tidak aktif lagi. Namun kenyataannya sampai saat ini 
> > > pemilik laman itu masih aktif dalam mengelola laman tersebut
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke