Makin terbukti kan ? bukan Pedanda = Bukan Manusia

--- On Tue, 11/27/12, Bukan Pedanda <[email protected]> wrote:

From: Bukan Pedanda <[email protected]>
Subject: [proletar] Re: Berita kriminal  (Dipo tambah sedeng aja...)
To: [email protected]
Received: Tuesday, November 27, 2012, 7:50 AM
















 



  


    
      
      
      

Dipo tambah sedeng aja...



Omongnnya makin kaco...



Kasihan.



--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:

>

> 

> Hm, 

> 

> Begini cara lu bertemen plik? 

> 

> Cara lu menghargai orang lain? 

> Orang yang baru berapa hari lalu ngajak lu 

> ngobrol enak soal makanan? 

> 

> Bukan orang lu plik. 

> 

> 

> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:

> 

> > Anjing...

> > 

> > Anda tahu apa yang namanya anjing?

> > 

> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 

> > menggongong asal menyalak.

> > 

> > Tanpa argumen anda bilang saya pengecut, saya yang berusaha 

> > menjukkkane kapda orang Minangkagbau yang dungu-dungu kayak anjing 

> > kenyataan yang tidak bisa dibntah siapapun juga bahwa agama najis 

> > Islam itu hanyalah takhyul orang Arap primitif...

> > 

> > Anjing...

> > 

> > Anda tahu apa yang namanya anjing?

> > 

> > Nah anda itu adalah manusia yang bermental anjing, yang suka 

> > menggongong asal menyalak.

> > 

> > 

> > --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote:

> >

> > > TEMPO.CO, Padang - Laman Ateis Minang di Facebook diduga dibuat 

> > > dan dimiliki Jusfiq Hadjar yang saat ini berdomisili di Leiden, 

> > > Belanda. Pria berumur 70 tahun itu diduga berasal dari Sumatera 

> > > Barat.

> > > 

> > > Roni Saputra, 

> > > penasihat hukum Alexander, terdakwa kasus penistaan agama, 

> > > mengatakan laman Facebook Ateis Minang tidak dibuat dan dimiliki 

> > > oleh kliennya. 

> > > Laman tersebut diduga milik Jusfiq Hadjar, 70 tahun, yang berasal 

> > > dari Cingkariang, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

> > > 

> > > Sebelum menetap di Leiden, menurut pengacara dari LBH Padang itu, 

> > > sejak tahun 1960 Jusfiq tinggal di Prancis dan menjadi dosen di 

> > > salah satu Universitas di sana. Di Belanda, Jusfiq aktif menulis 

> > > di berbagai milis.

> > > Tulisannya sering menyerang ajaran Islam. Ia juga mengaku sebagai 

> > > penganut Islam Mu’tazillah.

> > > 

> > > Alexander mengaku tidak pernah bertemu dengan pemilik laman 

> > > Atheis Minang itu. "Saya tak pernah berbicara langsung dengan 

> > > pemilik laman Ateis Minang. Hanya berkomunikasi lewat Facebook. 

> > > Begitu juga saat dia meminta saya untuk menjadi admin di laman 

> > > itu," ujar Alex saat ditemui Tempo di Mapolres Dharmasraya, Jumat 

> > > 6 Aptil 2012.

> > > 

> > > Menurut Roni, Alex hanya menjadi salah satu member dari 2.602 

> > > orang yang ada di dalam laman Ateis Minang. Jika terdakwa adalah 

> > > pemilik dari laman Ateis Minang, ujarnya, pastinya laman itu 

> > > sekarang tidak aktif lagi. Namun kenyataannya sampai saat ini 

> > > pemilik laman itu masih aktif dalam mengelola laman tersebut

> > > 

> > > [Non-text portions of this message have been removed]

> > >

> >

>





    
     

    
    






  










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke