rasa tenang kayak gitu pernah saya dapatkan juga saat saya ikut sembahyang sama 
para penganut budha. di palembang. 

mulanya nddak sengaja, mau ada keperluan ajah, eh. . . lagi pada aayik rupanya, 
ya udah deh ikutan . . . 

oooommmmmmm. .   . 
ooommmmmmm. . . . 

ketika itu diucap bareng bareng sambil nutup mata dengan suara lembut.
weleh. . . . . ada perasaan yang tak bisa dijelasin sama kata kata.

dan . . . 

telimga ini sempet mau copot saat di hari yang lain dwnger suara adzan 
bersahutan adu kenceng, balapan, dilantunkan tanpa seni, tanpa nyawa, tanpa 
penjiwaan. . . jauh dari merdu . . . 

suasana "religius" juga sering saya dapetin di rumah mey mey, mantan pacar 
sayah yang ruang keluarganya sering terhirup wangi dupa . . . 

asyik dan ikut khuayu kalau saya pas kebetulan lihat si oma lagi sembahyang 
sambil ngacung ngacung hio di depan photo leluhur dengan beberapa buah buahan 
dan sajian di atas meja . . . oma berdoa terlihat nikmat, khusyu . . . 

jadi . . . 

kalau tiba tiba ada islam dwbil yang merusak vihara, ngelempar gereja, atau nge 
bom patung karena dianggap berhala, saya teh sula keseeelllll. . . 

karena apan coba lihat ke sekwliling . . . mereka yang mengangkat dupa atawa 
nyembah yesus apanan banyak yang jauh lebih bijak, santun, sopan dalam 
keseharian.

--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> From: "Habe Proletar" <proletar4@...>
> 
> tapi yang jelas gue merasakan ketenangan, ketenangan yang sama seperti 
> ketika gue masuk gereja di Arkansas atau kuil shinto di Jepang kemarin , ini 
> mungkin cuma efek samping suasana.
> +++
> Idem dong bila aku masuk ke gereja, maupun klenteng di hari biasa ( klenteng 
> di hari raya terlalu sumpek oleh umat, apalagi pasang dupa, jadi nangis 
> saking tebalnya ntu asap dupa ).
> Dulu aku suka masuk mushola, bawaannya adem, tentram, dan paling asoy 
> mendengar suara azan subuh, 1 kota hanya ada 1 speaker jadi mendengarnya 
> sungguh beda dengan mendengar musik, hanya sekarang mushola juga pakai TOA, 
> dan yg baca azan saling adu cepat, beneran rusak suaranya.
> 
> Di Masjid raya Bogor didekat statsiun termasuk enak didengar, setelah nanya, 
> ternyata yg baca nya dibayar, ide bagus dari pada sembarang orang main tarik 
> suara dan suaranya fals pula.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke