http://www.kompas.com/kompas-cetak/0512/30/opini/2326147.htm
Bangsa yang Kronis Aloys Budi Purnomo Secara sosial, bangsa ini berada dalam situasi kronis. Masih banyak persoalan yang berat. Ketakutan dan kecemasan, terutama memagut rakyat kecil, lemah, miskin, dan tersingkir. Berbagai penyakit menimpa rakyat. Kelaparan terjadi. Krisis ekonomi masih membebani negeri ini. Iklim sosial-politik tidak sehat. Kasus korupsi kian menggurita, bangsa ini kian kronis! Kejutan ironis Benar, tanda-tanda perbaikan mulai tampak. Satu dua kasus korupsi ditangani secara maksimal. Bahkan, beberapa koruptor yang tampaknya sulit diadili sudah dihukum. Ini merupakan prestasi yang mesti diteruskan secara konsisten. Namun, krisis kepercayaan di bidang sosial-ekonomi masih kuat. Misalnya, kita menyaksikan perbedaan data pengangguran yang disampaikan Depnakertrans dan yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS). Depnakertrans menyebut penambahan jumlah pengangguran hanya 109.000 jiwa, sementara BPS mencatat sebanyak 1,5 juta-1,8 juta jiwa. Atas fakta jumlah pengangguran, kita melihat pula kejutan yang menyedihkan. Jumlah pengangguran tahun 2004 sebanyak 9,8 juta jiwa. Diprediksi, tahun 2005 angka ini akan turun menjadi 8,6 juta jiwa. Namun yang terjadi sebaliknya, justru meningkat menjadi 10,5 juta jiwa. Ironis! Bahkan, diperkirakan, jika persoalan ini tidak ditangani dengan baik, jumlah pengangguran di tahun 2006 akan meningkat menjadi 12,5 juta-12,6 juta jiwa. Kejutan terjadi juga dalam hal persentase jumlah penduduk miskin di negeri ini. Jumlah penduduk miskin di Tanah Air Indonesia yang gemah remah loh jinawi ini mencapai lebih dari 72 juta jiwa di tahun 2005. Padahal, tahun 2004, jumlah penduduk miskin hanya 36,56 juta (16,8 persen). Diperkirakan, angka tersebut dapat ditekan hingga 14,4 persen. Namun, kejutan terjadi, bukan penurunan persentase yang terjadi, melainkan sebaliknya. Peningkatan begitu tajam, mencapai 29, 7 persen. Ironis, sejak kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005 lebih dari 100 persen dan inflasi yang mencapai 18 persen, tidak sedikit kalangan menengah yang sebetulnya lebih mampu dibandingkan dengan yang lebih miskin, namun demi memperoleh bantuan langsung tunai (BLT) mereka pura-pura miskin! Transparan-akuntabel Mengapa ironi itu mengejutkan? Dua hal dapat kita ajukan untuk menjawab pertanyaan itu. Pertama, angka-angka itu mengejutkan karena di balik angka-angka tersebut terdapat jiwa manusia. Martabat manusia terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, dan tersingkir dipertaruhkan. Antara pengangguran dan kemiskinan selalu sedesah napas fakta yang serentah terjadi. Ia bagaikan dua sisi sekeping mata uang. Pengangguran mengakibatkan kemiskinan. Kemiskinan berdampak pada pengangguran. Orang miskin sulit mendapat pekerjaan. Mereka hancur akibat rimba persaingan yang lebih bernuansa homo homini lupus (manusia menjadi serigala bagi sesamanya) daripada homo homini socius, apalagi homo homini homo! Kedua, bangsa ini mengalami distorsi keadaban publik. Keadaban publik dirusak oleh ketidakpercayaan, rasa curiga, iri hati, bahkan dendam. Kian kronis, saat kita menyaksikan, persoalan demi persoalan yang melilit negeri ini hanya ditanggapi secara reaktif, bukan dengan membuat strategi korektif, apalagi substantif-transformatif. Kurang berfungsinya secara harmonis tiga poros penyangga bangsa, yakni penguasa, pengusaha, dan masyarakat warga, membuat republik ini terancam keadabannya. Keadaban publik baru bangsa perlu dibangun dengan meretas sekat-sekat sukuisme, agamais, rasis, dan golongan. Peretasan sekat-sekat itu akan membuat anak-anak negeri ini mampu saling memandang secara tulus. Yang kecil, lemah, miskin, dan tersingkir mesti diterima sebagai sesama manusia. Dengannya, kita akan sungguh- sungguh menghayati makna kehidupan sejati, dengan saling peduli dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari. Aloys Budi Purnomo Rohaniwan, Pemimpin Redaksi Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Know an art & music fan? Make a donation in their honor this holiday season! http://us.click.yahoo.com/.6dcNC/.VHMAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
