http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=6690

Senin, 24 Apr 2006,



Seluruh Keluarga Hadir, Kecuali Tommy 


Resmi sudah Gendis Siti Hatmanti dipersunting Arif Putra Wicaksono. Kemarin, 
bertempat di Masjid At-Tin, TMII, putri sulung Bambang Trihatmodjo dan Halimah 
ini melangsungkan akad nikah dengan pria pujaannya.

Nuansa biru dan putih pilihan Gendis mewarnai masjid yang dibangun atas 
prakarsa Ny Tien Soeharto (alm) tersebut. 

Juga soal baju pengantin. Gendis memilih paduan biru putih pada hari sakralnya 
itu. Kebaya putih untuk akad nikah, sedangkan untuk gelaran resepsi, Gendis dan 
Arif mengenakan warna biru turqoise. Keduanya hasil rancangan Anne Avantie. 

Acara mantu pertama Bambang Trihatmodjo ini sangat jauh berbeda dengan acara 
mantu Susilo Bambang Yudhoyono. Pengamanan di sekitar lokasi akad nikah maupun 
resepsi tidak tampak mencolok. Bahkan, kedatangan mantan orang nomor satu 
Indonesia, Soeharto, yang menjadi saksi nikah bagi cucunya, sama sekali tidak 
mempengaruhi pengamanan. Sekitar 10 polisi berjaga-jaga di sekitar Masjid 
At-Tin. Mereka dibantu 29 personel keamanan dari Taman Mini Indonesia Indah.

Soeharto yang tiba di lokasi pukul 09.45 WIB hanya dikawal dua orang. Mantan 
penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu tampak sehat. Dia berjalan sendiri 
dengan menggunakan tongkat cokelat. Tapi, Soeharto tidak mengenakan seragam 
beskap seperti keluarga Cendana lainnya. Dia mengenakan setelan jas warna gelap 
dengan kopiah hitam.

Beberapa menit kemudian, tiba rombongan pengantin wanita. Gendis diapit kedua 
orang tuanya, Bambang Trihatmodjo dan Halimah. Mereka tak henti-hentinya 
menebar senyum. Kemunculan Halimah dalam akad nikah putrinya ini seolah menepis 
anggapan tentang keretakan rumah tangga mereka. 

Sejak berita Bambang dan Mayangsari muncul, tak ada satu komentar pun dari 
keluarga Cendana. Begitu pula ketika nama anak perempuan Mayangsari 
dipublikasikan dan mengandung nama belakang Trihatmodjo. Halimah pun tidak 
menunjukkan sikap ketidaksetujuan ataupun persetujuannya terhadap masalah ini. 

Juga ketika undangan pernikahan Gendis disebar. Tanda tanya tentang masalah ini 
menjadi semakin besar. Dalam undangan berwarna emas tersebut, nama pasangan 
besan, Efo Wijayanto dan Fara Lucinda, tercantum dengan jelas. Sementara, di 
pihak Bambang, hanya tertulis keluarga besar Bambang Trihatmodjo, tanpa nama 
Halimah. 

Namun, wajah Halimah yang semringah selama prosesi pernikahan seakan 
meruntuhkan anggapan tersebut. Mereka masih tampil mesra layaknya pasangan 
suami istri yang berbahagia. "Alhamdulillah, terima kasih," ujar Halimah ketika 
dimintai komentar tentang jalannya akad nikah. Halimah dan Bambang yang 
mengiringi Gendis langsung meninggalkan area masjid dengan mobil Bentley 
berpelat nomor B 3 B.

Tidak ada tanda-tanda kehadiran Mayangsari selama prosesi pernikahan ini. 
Satu-satunya artis yang mempunyai hubungan dengan keluarga Cendana adalah Lulu 
Tobing. Dia mengenakan kebaya seragam cokelat muda, seperti seragam keluarga. 
Lulu tak malu-malu bergandeng tangan dengan kekasihnya, Dani Rukmana (anak Mbak 
Tutut). Selama prosesi akad nikah, mantan gadis sampul ini bergabung dengan 
keluarga besar Indra Rukmana. 

Seluruh keluarga Cendana memang hadir, kecuali Tommy yang saat ini masih 
mendekam di Lapas Cipinang. Tampak di antara tamu undangan, sejumlah pejabat 
semasa Orde Baru. Di antaranya Supardjo Rustam, Ali Sadikin, Emil Salim, dan 
Tarmidzi Taher.

Beberapa di antaranya didapuk menjadi panitia pernikahan. Misalnya, mantan 
Menteri Agama Quraish Shihab yang membacakan doa dan Soedjoko Prawoto menjadi 
saksi nikah bersama eyang Gendis, Soeharto. Bambang Tri sendiri menjadi wali 
nikah bagi putrinya. Indra Rukmana berperan sebagai wali pengganti, sedangkan 
pembawa cincin dipercayakan kepada anak Prabowo-Titiek, Irfan Ananta Prabowo. 

Menurut Ari Sigit, sepupunya, Gendis mendapat mas kawin berupa seperangkat alat 
salat. Ari mengaku tak mengetahui mas kawin lain yang diberikan oleh Arif. 
"Seperangkat alat salat, selebihnya saya nggak tahu," ujarnya. Yang pasti, 
menurut Ari, akad nikah berlangsung khidmat dan lancar. Orang tua kedua 
mempelai juga tampak bahagia dan terharu. Saat ditanya apakah Bambang menangis, 
Ari cuma menjawab, "Wajar, yang namanya orang tua pastilah terharu." 

Ari menambahkan, resepsi Gendis dan Arif di Gedung Sasono Utomo TMII ini memang 
digelar dua kali. Sesi pertama, pukul 11.30 khusus untuk anggota keluarga, dan 
14.30 untuk para tamu undangan. Hari ini giliran pihak pengantin pria yang 
menggelar acara ngundhuh mantu di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Kabarnya, pesta 
pernikahan Gendis Arif ini menelan biaya hingga kisaran miliaran rupiah. "Soal 
biaya, kita kurang tahu. Silakan tanya sendiri," jawab juru bicara keluarga, 
Dedi Sudarmaji. 


-- 
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 307 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke