http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=253571
Sabtu, 28 Okt 2006, Indonesia Realisasikan Proyek Rp 36,8 Triliun Laporan TOMY C. GUTOMO, Shanghai SBY Jawab Kritik Lawatan ke LN SHANGHAI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan, kunjungan kerjanya ke Tiongkok selama lima hari sejak kemarin adalah untuk merealisasikan proyek senilai USD 4 miliar atau sekitar Rp 36,8 triliun. Itu disampaikan presiden menjawab kritik terlalu seringnya dia dan Wapres Jusuf Kalla melawat ke luar negeri. "Setiap kunjungan bilateral dan multilateral selalu ada tujuan dan sasaran, yakni untuk pemenuhan kepentingan nasional," kata Presiden SBY kepada wartawan yang ikut dalam rombongan kemarin. Sebelumnya, SBY sempat dikritik Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPR Tjahjo Kumolo. Menurut dia, kunjungan kenegaraan SBY ke 27 negara hanya menghasilkan MoU. "Tidak ada hasil konkretnya. Kalau dinilai, rapornya merah," kata Tjahjo saat itu. Dalam kunjungan ke Tiongkok kali ini, SBY ingin membuktikan bahwa ada hasil konkret yang dicapai. Baik dalam hubungan bilateral maupun multilateral. "Untuk bilateral sangat jelas. Kita harus mendapatkan sesuatu dari kebangkitan China, terutama dalam aspek ekonomi," kata SBY. Menurut presiden, tahun lalu, saat dia berkunjung ke Tiongkok, ada komitmen dengan Presiden RRT Hu Jintao dan Perdana Menteri RRT Wen Jiabao untuk meningkatkan investasi ke Indonesia. Nilainya USD 8 miliar. Saat ini sebagian sudah terealisasi dan sebagian lagi tertunda. "Di China kali ini, akan ada realisasi dari komitmen tersebut. Nilainya USD 4 miliar atau separo dari komitmen tahun lalu. Jadi, bisa dilihat, kunjungan kami tidak sekadar MoU," tegas SBY. Realisasi komitmen tersebut akan dibicarakan SBY dengan Wakil Perdana Menteri RRT Huang Zu di Xi Jiao State Guest House, Shanghai, pagi ini. Juga dibicarakan dengan PM RRT Wen Jiabao di Hotel Liyuan, Nanning, 30 Oktober. Investasi tersebut meliputi berbagai bidang, antara lain, energi, infrastruktur tenaga kelistrikan, eksplorasi dan produksi minyak, serta perluasan energi dan biofuel. Bagi SBY, Tiongkok harus dipandang sebagai kawan, bukan lawan. "China bukanlah kompetitor. Tapi, harus dilihat sebagai partner," jelasnya. Di RRT, SBY akan menghadiri berbagai acara. Selain bertemu dengan PM dan wakil PM RRT, SBY akan menghadiri pembukaan Indonesia-China Energy Forum II hari ini di Shanghai. Forum itu merupakan kelanjutan Indonesia-China Energy Forum di Bali, 2002 lalu. Pada hari yang sama, SBY akan mengunjungi Shanghai Pudong Heat Energy, pusat pengolahan sampah di Shanghai. "Kita ingin mengambil contoh pengolahan sampah menjadi energi di China. Sebab, kita ketahui, problem sampah terjadi di hampir semua kota, seperti Bandung, Jakarta, dan Surabaya," ungkap SBY. Selain itu, presiden akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-China Commemorative Summit, yang merupakan peringatan 15 tahun hubungan ASEAN dan China. Acara tersebut dihadiri 10 pemimpin negara ASEAN, seperti Filipina, Laos, Kamboja, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Seperti kebiasaan selama ini, selama di Tiongkok, SBY akan mengadakan One on One Meeting dengan pengusaha Tiongkok maupun pengusaha Indonesia di negara tersebut. Di antaranya, Perusahaan China National Offshorwe Oil Corporation (CNNOC), PetroChina, PT Sumber Gas Sakti Prima, PT Bayan Resources, dan pimpinan Sinar Mas Group. Dalam kunjungan kerja 27-31 Oktober itu, SBY didampingi istrinya, Ani Yudhoyono. Beberapa menteri juga ikut, yakni Menlu Hassan Wirajuda, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Seskab Sudi Silalahi. Ikut juga, anggota DPR Tosari Widjaya dan Marzuki Darusman. Selain itu, Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal serta Staf Khusus Presiden Zannuba Arifah Chafsoh turut juga. SBY juga mengajak Gubernur Papua Barnabas Suebu, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, dan Wali Kota Semarang Soekawi Soetarip. "Sengaja saya mengajak kepala daerah agar ada kerja sama daerah dengan pengusaha di China," katanya. Rombongan SBY tiba di Shanghai pukul 17.05 waktu setempat dan langsung menuju Shanghai Exhibition Center untuk melihat Indonesia Solo Exhibition serta menghadiri gala dinner dan malam Indonesia. (tom [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
