Pemerintah indonesia atau orang indonesia yang sudah
menjadi budak arab itu sangat mudah diobok-obok dengan
sentimen agama islam. 

Mentalitas budak tetap tinggal dalam pikiran mereka
ketika orang-orang sudah tidak lagi mementingkan agama
hidup dalam zaman sekarang.

Dasar budak arab yang dungu-dungu!


--- Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Jerusalem Syah Wilayah Israel Tak Perlu Diganggu
> Gugat !
> 
> Menlu RI itu kurang kerjaan ya???  Untuk apa
> memprotes Israel yang
> sedang memperbaiki bangunan bekas mesjid Al-Aqsha
> ini???  Itu khan
> urusan pemilik negara yang berkewajiban memperbaiki,
> memelihara dan
> mengembangkannya.  Sama halnya dengan Borobudur,
> meskipun pemerintah
> RI berniat membongkar patung2nya, tak ada yang
> memprotesnya, bahkan
> urusan Borobudur itulah yang harus diperhatikan
> karena dalam
> pemugarannya justru pemerintah RI meminta dana dari
> Internasional
> 
> Lain halnya dengan AlAqsha, dananya khan ditanggung
> negara Israel
> sendiri maka hak apa yang bisa membenarkan RI itu
> protes2 urusan dalam
> negeri Israel ???
> 
> Lucunya, menlu itu mengancam bahwa perdamaian akan
> terganggu kalo
> diteruskan, padahal, andaikatapun distop, jangan
> harap Islam dan
> orang2 Arab itu mau berdamai.  Yang membuat Israel
> bisa damai bukan
> orang Islam atau orang Arab melainkan angkatan
> perang Israel yang maha
> kuat inilah yang mampu memelihara perdamaian
> diwilayah Timur Tengah
> tsb.  Bayangkan saja, tempo hari Hesbollah menyerang
> dengan roket,
> akibatnya yang hancur kita sama2 tahu.  Sebagai
> hiburan, Hesbollah
> menyatakan menang perang, dan di iyakan saja
> kemenengan itu oleh
> Israel, tapi meskipun mengaku menang, tetap saja
> orang2 Hesbollah itu
> di-kejar2 tentara Israel dan lari ketakutan.
> 
> Demikianlah, besar harapanku, umat Islam tak usah
> takabur tanah orang
> lain diakui, pemiliknya mau dijagal semuanya.  Yang
> benar aja bang,
> jiwa orang2 Arab yang biadab janganlah ditiru
> meskipun hal itu
> diajarkan lewat AlQuran tapi kita sebagai umat Islam
> Indonesia
> haruslah memiliki model Islam yang berbeda karena
> kita orang Indonesia
> jauh lebih beradab dari mereka orang2 Arab.  Dizaman
> kehidupan
> jahiliah yang berantakan dulu, di Jawa sudah ada
> kerajaan2 besar yang
> jauh lebih maju daripada di Arab sana.
> 
> Sewajarnya kita sebagai orang Indonesia mengutuk
> sikap tak tahu malu
> menlu Wirayuda ini.  Andaikata Israel berniat
> menghancurkan mesjid
> AlAqhsa itupun tetap saja merupakan haknya kenapa
> tidak boleh??? 
> Mereka bukan beragama Islam kenapa harus memiliki
> mesjid???  Justru
> kita orang2 Indonesia inilah yang seharusnya
> berkewajiban melindungi
> mesjid2 Ahmadiah yang dibakari.  Mesjid Ahmadiah
> dibakari tidak ada
> yang protes, tapi urusan Israel yang mau memugar
> mesjid AlAqhsa malah
> diprotes......  dimana logikanya tuh ????  Gereja2
> yang dibakar di
> Indonesia itu juga bukan milik Israel melainkan
> milik orang2 indonesia
> sendiri, kenapa tidak dilindungi???  Tapi meskipun
> dibakar juga
> ternyata khan tidak berhak orang2 Israel
> memprotesnya, lalu hak apa
> yang kita miliki untuk memprotes tindakan Israel
> dalam kaitan bangunan
> milik negaranya sendiri ????
> 
> Pemerintah Israel memang bukanlah pemerintahan Islam
> sehingga wajar2
> saja mereka tidak membutuhkan mesjid, lebih baik
> bangunan2 mesjid
> disana dijadikan supermarket seperti halnya bangunan
> Borobudur
> direncanakan mau dibongkar untuk dijadikan
> Supermarket.  Sama saja
> bukan ???  Pemerintah RI juga bukanlah pemerintahan
> Buddha sehingga
> wajar Borobudur dibongkar dijadikan supermarket.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke