http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2007030602192315
Selasa, 6 Maret 2007
BURAS
Masih Soal Dipasena!
H.Bambang Eka Wijaya:
"KABAR gembira!" ujar Umar. "Presiden Yudhoyono mengatakan 11 masalah
warisan pemerintah sebelumnya, salah satunya kasus Dipasena di Lampung, telah
berhasil diselesaikan!"
"Lebih menggembirakan lagi itu dikatakan setelah dua hari sebelumnya
pemerintah menyatakan Recapital gagal memenuhi kewajiban pada tanggal 1 Maret
dan kehilangan hak eksklusifnya mengonversi revitalisasi Dipasena!" sambut
Amir. "Dengan pernyatan Presiden terakhir itu bisa berarti, pemerintah telah
mengatasi kegagalan Recapital! Soal bagaimana bentuknya, apakah masih Recapital
atau investor lain, tinggal tunggu kejelasannya!"
"Tapi mencari uang sebanyak itu, satu triliun lebih untuk 11 ribu
petambak plasma yang masing-masing mendapat plafon kredit modal kerja Rp100
juta, apa bisa secepat itu?" kejar Umar.
"Kalau sudah Presiden yang bicara, uang segitu jadi soal kecil!" tegas
Amir. "Dengan garansi sekuat itu, bank pemerintah atau asing mudah memenuhinya!
Apalagi selama ini juga uang bank yang diputar di situ!"
"Kalau uang bank juga, akan lebih baik sistem kreditnya langsung dari
bank ke petambak plasma!" sambut Umar. "Maksudnya, mereka dijadikan plasma
mandiri, sehingga hubungan kreditnya bukan dengan pengelola inti, tapi setiap
petambak plasma berhubungan dan bertanggung jawab langsung pada bank! Lantas
hubungannya dengan inti selaku pengelola infrastruktur dan pembeli hasil panen
udangnya dalam posisi setara antara dua subjek, bukan lagi yang satu subordinat
dari yang lain seperti selama ini--dengan akibat plasma semata harus patuh pada
aturan-aturan sepihak dari inti!"
"Sistem plasma mandiri jelas lebih efektif dan rasional, selain tanggung
jawab inti terhadap permodalan untuk plasma tidak lagi menjadi beban yang
berat, plasma bisa lebih jelas mengetahui hak-hak dan kewajibannya!" dukung
Amir. "Soal jaminan plasma pada bank cukup lahan tambak masing-masing, yang
sekaligus dikonversi sebagai kredit investasi bagi plasma! Seperti kredit
pemilikan rumah yang sebelum lunas sertifikatnya dipegang bank, kredit
pemilikan tambak sama!"
"Dengan begitu, meskipun plasma harus membayar sewa infrastruktur per
musim panen ke inti, lantas membeli bibit, pakan dan obat-obatan secara tunai
dengan modal kerja yang diperolehnya, petambak masih lebih terhormat posisinya
karena punya posisi tawar setara dengan inti dalam segala hal, termasuk
penentuan harga udang mereka!" timpal Umar. "Di lain pihak, selain kredit inti
pada bank menjadi lebih kecil hanya menyangkut usaha inti, pengelolaan usaha
inti juga dipermudah dengan tidak lagi mengurusi kredit plasma! Ini amat
menguntungkan hubungan kedua pihak, inti dan plasma, karena sebelumnya masalah
ini selalu menjadi pangkal sengketa!"
"Ditinjau dari berbagai segi, memang lebih tepat dan efektif sistem
plasma mandiri diterapkan di Dipasena!" tegas Amir. "Tapi apa mungkin melanggar
tradisi birokrasi negeri kita--jika bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah?"
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/kOt0.A/gOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/