http://www.tribun-timur.com/view.php?id=48580&jenis=Politik
Selasa, 04-09-2007
13 Yayasan Tionghoa Bertemu Aziz-Mubyl
Tanyakan Syariat Islam; Minta Jaminan Keamanan
Makassar, Tribun - Sebanyak 13 perwakilan warga keturunan Tionghoa
se-Sulsel menanyakan makna Syariat Islam kepada kandidat Gubernur dan Wakil
Gubernur Abdul Azis Qahhar Mudzakkar-Mubyl Handaling di Ruang Tanete Room Hotel
Singgasana, Makassar, Senin (3/9).
Ke-13 perwakilan keturunan Tionghoa tersebut merupakan pengurus-pengurus
yayasan sosial dan keagamaan yang diundang secara khusus mendengarkan visi dan
misi pasangan yang diusung Koalisi Keummatan dan Kebangsaan (KKK) itu.
Pertemuan diprakarsai Koordinator Tim Pejuang Kerabat Keluarga,
Bachrianto Bachtiar.
Hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya, anggota DPRD Makassar Arwan
Tjahjadi, Hery Kumala, Hendra, Yonggris, dan Ketua Persatuan Islam Tionghioa
Indonesia (PITI) Sulsel Sulaeman Gossalam. Sejumlah pengusaha kondang juga
tampak.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa warga keturunan mempertanyakan misi
penegakan Syariat Islam di Sulsel jika kelak terpilih sebagai gubernur dan
wakil gubernur. Hery secara khusus menanyakan tentang syariat Islam dan
mengeluhkan susahnya mendirikan rumah ibadah di Sulsel bagi warga non-Muslim.
Menurut Hendra, membangun rumah bordir, bar, message, dan tempat-tempat
hiburan lainnya lebih mudah ketimbang jika ingin membangun rumah ibadah bagi
warga non Muslim. "Karena itu, jangan heran jika banyak di antara teman-teman
yang menjadikan rumah toko sebagai tempat ibadah sementara," katanya.
Penanya lain, Hendra, meminta penjelasan lebih rinci kepada Azis mengenai
penegakan Syariat Islam jika kelak terpilih sebagai gubernur. Upaya
pemberantasan korupsi yang selalu didengung-dengungkan Aziz-Mubyl juga menjadi
perhatian.
"Kami hanya ingin mengantar kepada masyarakat yang taat beragama. Syariat
Islam adalah persoalan besar dan tidak terkait dengan pilkada," jawab Aziz.
Mengenai pembangunan rumah ibadah, Aziz menegaskan bahwa umat Islam tidak boleh
menghalanginya.
Saat membacakan simpulan dialog, Mubyl mengatakan syariat Islam tidak
mungkin otomatis berjalan jika Aziz-Mubyl terpilih. Dia juga memberi jaminan
tidak akan melakukan korupsi. (rex/cr1/opi/bie)
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/