Refleksi: Di Bulukumba diberlakukan hukum Syariah, tetapi rupanya pencuri
tidak tahu atau juga tidak takut kepada hukuman surgawi.
http://www.tribun-timur.com/view.php?id=48582&jenis=Front
Selasa, 04-09-2007
Maling Bobol Rp 697 Juta di Diknas Bulukumba
Bulukumba,Tribun - Kantor Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten
Bulukumba dibobol maling, Senin (3/9) dini hari. Pelaku menggondol uang Rp
697,989 dari brankas ruangan bendahara. Kepala Dinas Diknas Bulukumba, Ahmad
Dansi, mengatakan, uang tersebut untuk membayar gaji tenaga honorer di lingkup
dinas diknas, honor anggota paskibraka, biaya operasional dinas, serta uang
titipan.
Polisi belum bisa mengambil kesimpulan modus kasus tersebut. Penyidik
Polres Bulukumna juga belum berani memastikan
peristiwa ini melibatkan orang dalam dinas diknas atau tidak.
Menurut Kepala Satun Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres
Bulukumba, AKP Jawaluddin, pencuri diperkirakan membobol kantor pada pukul
01.00-05.00 wita.
Alasannya, dari keterangan dari tiga orang staf dinas diknas yang
dimintai keterangan, Khaeruddin, Aldif dan Hasfida, mereka meninggalkan kantor,
Minggu (2/9) sekitar pukul 24.00 wita. Kepada polisi, Khaeruddin yang menjabat
bendahara sertaAldif dan Hasfida yang bertugas sebagai stag, mereka berada di
kantor hingga larut malam karena padatnya kegiatan dalam beberapa pekan ini.
Akibatnya, sejumlah pekerjaan harus dituntaskan dengan bekerja lembur.
"Hasil penyelidikan sementara pencuri masuk ke kantor diknas melalui
pintu belakang dengan cara mencungkil daun pintu. Setelah berhasil masuk,
pencuri mencungkil pintu ruangan bendahara, kemudian merusak brankas," jelas
Jawaluddin. Untuk membantu proses penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti
batu dan sebilah pisau dari lokasi kejadian.
Dua Kali
Kasus pembobolan kantor pemerintah ini adalah yang kedua kali
dalam satu tahun terakhir. Beberapa waktu lalu, kantor Dinas Pertanian
Bulukumba juga dibobol maling dan uang senilai Rp 50 juta yang tersimpan dalam
brankas tersebut dibawa kabur maling. Sayangnya, dari beberapa kasus pencurian
uang berjumlah cukup besar, tidak satu pun kasus yang berhasil diungkap anggota
Polres Bulukumba.
Selain dua kasus di atas, kasus lainnya adalah pencurian uang senilai Rp
50 juta di atas mobil milik seorang staf Kantor Dinas Pariwisata Bulukumba dan
pencurian uang yang tersimpan dimobil milik seorang pengusaha Bulukumba yang
berjumlah Rp 60 juta. Kedua kasus ini, juga terjadi dalam satu tahun terakhir.
(mam)
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/