Perlukah Satu Negara Islam Dalam Memegang Hak Veto ???

Iran pernah menuntut agar negara2 pemegang hak veto ditambah satu lagi
yaitu negara Islam.

Pemikirannya adalah bahwa umat Islam merupakan kekuatan yang
menentukan keamanan dunia ini apalagi jumlahnya adalah lebih dari 1
milyard manusia.  Selama ini dianggapnya tidak ada keadilan kepada
umat Islam karena suara umat Islam diabaikan dan tidak terwakili dalam
dewan negara2 pemegang hak veto yang dimonopoli oleh negara2 yang
bukan Islam.

Namun suara2 yang menuntut agar ada wakil Islam dalam dewan hak veto
di perserikatan bangsa2 tidak pernah ditanggapi negara2 didunia dan
tuntutan ini menjadi hilang setelah Amerika sibuk dengan "War on
Terror" menumpas segala bentuk jihad Islam yang muncul dimanapun
diseluruh penjuru dunia ini.

Apakah karena ingin membuktikan bahwa umat Islam bisa menggoncang
perdamaian dunia ini menyebabkan beberapa negara Islam berusaha
mendukung terorist Jihad Islam untuk menekankan kepada dunia bahwa
pentingnya satu negara Islam yang mewakilinya dalam dewan hak veto ini ???

Yang perlu kita bahas disini adalah, apakah mungkin ada wakil Islam
dalam dewan hak veto di UN dan apa alasannya ???

Pada dasarnya dewan hak veto di UN itu diadakan untuk mengambil
keputusan melalui voting apabila terjadi ketidak sepakatan dalam
mendamaikan suatu masalah dimana hasil voting tsb harus dihormati oleh
semua anggauta2nya.  Dewan hak veto adalah berasal atau beranggautakan
dari negara2 penting didunia yang mempunyai pengaruh besar dalam
menentukan perdamaian didunia ini yang otomatis adalah negara2 yang
kuat atau yang mempunyai kekuatan angkatan perangnya yang mampu
merusak perdamaian itu sendiri.

Demikianlah atas dasar pemahaman bahwa yang menjadi anggauta dewan hak
veto di UN itu hanyalah NEGARA, maka tidak mungkin ada wakil agama
yang memungkinkan menjadi anggauta hak veto.  Apalagi negara Islam itu
tidak mungkin mewakili negara Islam karena satu negara Islam tidaklah
sama pemahaman Islamnya dan tidak bisa diwakili oleh paham Islam dari
negara lainnya.  Contohnya, Islam Syiah tidak mungkin mewakili Islam
Sunni dan juga sebaliknya sehingga tidak memungkinkan negara agama
mewakili agamanya di UN.

Andaikata saja ada Negara Islam yang berhasil menjadi anggauta hak
veto dalam posisinya mewakili umat agamanya, maka akan terjadi dilemma
nantinya dimana umat agama lain juga menuntut keanggautaan yang sama
seperti negara Islam tsb dimana organisasinya juga duduk dalam dewan
hak veto UN.  Lalu apakah yang akan terjadi apabila umat Kristen, umat
Hindu, umat Buddha, umat Konghucu ber-sama2 menuntut kedudukan dalam
keanggautaan hak veto ini bersama negara2 Islam ???  Bahkan negara2
Islam lainnya juga menuntut karena Islamnya berbeda sehingga belum
terwakili.

Demikianlah, Islam dalam bentuk negara, organisasi, atau umatnya tidak
memungkinkan untuk menjadi anggauta hak veto mewakili apapun juga. 
Terorisme Jihad Islam sekalipun tidak bisa dan tidak mampu memaksakan
kenyataan2 ini.  Dengan "War on Terror" membuktikan bahwa Terrorisme
Jihad Islam bisa ditumpas cukup oleh umat Islam sendiri.  Bahkan
tujuan Osama bin Laden untuk menjadikan Terrorisme Jihad Islam sebagai
mewakili suara umat Islam dunia juga pupus karena ternyata semua
negara2 Islam tidak mendukung terrorisme ini.  Penghancuran maupun
pemusnahan benteng terrorisme Jihad Islam di Afghanistant telah
membuktikan bahwa tidak ada satupun negara2 Islam didunia mau
membantunya baik diforum politik maupun dimedan tempurnya sendiri.

Dengan keberhasilan menumpas terrorisme jihad Islam secara
organisatoris maka juga hilanglah tuntutan agar ada wakil Islam dalam
hak veto di UN.  Terrorisme Jihad Islam secara physics yang sporadis
masih muncul diseluruh dunia tetap ditumpas melalui networking "War on
Terror" untuk sepanjang masa.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke