Refleksi: Bukankah konflik antar warga adalah salah satu alat yang sangat baik 
untuk mencegah TNI direformasikan?


http://www.antara.co.id/arc/2007/9/26/ketua-mpr-bentrokan-tni-polri-bisa-sulut-konflik-antar-warga/

26/09/07 15:20

Ketua MPR: Bentrokan TNI-Polri Bisa Sulut Konflik Antar Warga

Bengkulu (ANTARA News) - Ketua MPR Hidayat Nurwahid menilai, bentrokan yang 
terjadi antara oknum anggota TNI dengan Polri di Ternate, Maluku Utara, Senin 
(24/9 bisa memicu terjadinya konflik antar warga di daerah itu.

"Karena itu masalah bentrokan tersebut harus dikritisi dan disoroti, kalau 
perlu segera lakukan penggantian personel baik TNI maupun Polri di daerah itu," 
katanya saat ditemui usai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Bengkulu HM 
Syamlan di Posko Satkorlak PBA Provinsi Bengkulu, Rabu.

Menurut dia, di daerah konflik atau baru "keluar" dari konflik seharusnya 
aparat TNI dan Polri bisa menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam 
menyelesaikan masalah yang terjadi.

"TNI dan Polri harus bisa menunjukkan pada masyarakat bahwa mereka bisa 
menyelesaikan masalah tidak dengan kekerasan, dan prilaku seperti itu nantinya 
akan dicontoh oleh masyarakat," katanya.

Dengan cara-cara baik yang dilakukan oleh TNI dan Polri dalam menyelesaikan 
masalah, maka warga setempat ketika ada pertentangan dengan tentangga atau 
dengan pemeluk agama lain juga bisa menyelesaikan dengan baik, tidak dengan 
emosi dan kekerasan.

Nurwahid juga meminta aparat TNI dan POlri khususnya yang bertugas di daerah 
konflik, agar selalu waspada terhadap berbagai hal yang bisa memicu 
pertentangan.

Ia juga mengaku sangat mendukung tindakan yang diambil oleh Panglima TNI 
Marsekal Djoko Suyanto yang menarik semua senjata organik milik TNI di Ternate 
paska bentrokan itu.

Ketua MPR juga mendukung dilakukannya investiasi secara serius guna mengungkap 
masalah yang memicu bentrokan, sekaligus mencari pelaku yang telah mencoreng 
nama baik institusi TNI dan Polri.

"Jika pelakunya sudah ditemukan, saya berharap dapat dikenakan hukuman sesuai 
aturan yang berlaku," katanya.

Terkait seringnya terjadi bentrokan antara TNI dan Polri, menurut dia 
semata-mata dipicu oleh masalah di lapangan, bukan karena kurang pembinaan atau 
hal lainnya.

"Kalau melihat kasus bentrokan itu terjadi secara sporadis, maka bukan karena 
pembinaan tapi karena masalah yang terjadi dilapangan ditanggapi secara 
emosional," ujarnya.

Oknum TNI AD dan polisi di Ternate, Maluku Utara (Malut), Senin subuh terlibat 
bentrokan dan mengakibatkan satu anggota polisi tewas serta empat anggota 
polisi dan dua anggota TNI AD terluka terkena tembakan.(*)



[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke