Soal kalah ki rapopo asal jangan kaya kafir macam kamu gelem diidak idak Londo gur diem.Nah Diponegoro sempat bisa memusingkan Bld juga,dan Londo caranya licik dalam perundingan kok menangkap musuh.Itu amat memalukan kafir.kalau Islam gak pernah begitu. Acehpun kan sulit ditaklukkan.Kok semua sing berontak kpd Londo gur Islam lainnya pasti penakut kaya Camar Merah yang Palu arit itu.
Tawangalun. - In [email protected], "camarmerah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dan perlu dicatat juga, Wang. > > (harap maklum) > > Perang-perang Eslam-mu itu, > > terbukti semuanya kalah pol gagal total dedel dhuwel kabeh, toh?? > > Diponegoro mampus toh? > > Jawa dibelah-belah sama Wolanda, > > dari pakubumi mangkunegara pakukhadijah dan mangkuaisyah, > > semuanya tolol-tolol toh? > > Dan si Bonjol itu haram jadah goblog toh? > > Jadi Wang, > > (harap maklum) > > perlu dicatat bahwa yang pertama-tama menggerakan politik kemerdekaan > dalam nama nasionalisme modern yang tidak ketolol-tololan bin feodal, > itu adalah orang-orang hasil didikan kafir-kafir musuhmu itu. Karno, > Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, dan kawan-kawan itu bukan orang-orang > bersorban pujaan kontolmu itu khan? > > Yang berani memberontak dalam nama kebangsaan yang tidak dungu kayak > kamu kan PKI kafir di tahun 20-an? > > Dan yang pertama kali menggunakan kata 'Indonesia' dalam organisasi > pun yah PKI kafirun juga. > > Jadi yah Wang. Eslam itu sebenernya udah lewat waktunya di Indonesia > ini (atau juga di dunia?). Jangan kuatir, begitu juga dengan > agama-agama lainnya, Wang. Sekarang ini bisa dikata tinggal sedikit > orang yang dungu dan bersedia ngaceng sekenceng-kencengnya di hadapan > tuhan aloh bin alquran binti mohamed kayak kamu Wang, menunggu > sisa-sisa stock terakhir aja. > > Nah maka begimanapun juga, kamu memang berhak untuk bangga sebagai > bagian dari world heritage yang hampir punah. Kamu memang berhak untuk > bangga sebagai satu dari sedikit keturunan munyuk (alias monyet, > mongki) yang masih mempertahankan kedunguan. > > Alohuakbar. > Jihad. > Syariat Eslam. > Tawanghuakbar. > Dunguhuakbar. > Munyukhuakbar. > > (harap maklum) > > > camarmerah > > --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote: > > > > Tawang, > > > > Silahkan catat bahwa perang-perang dulu di Hindia Belanda bukan > karena agama Islam, tetapi perlakuan kolonial yang tidak senonoh > dengan kepentingan penguasa setempat, contohnya perang di Ponegoro, > karena Belanda mengambil tanahnya bukan karena kepentingan rakyat. > Sama halnya dengan perang di Maluku misalnya Sultan Nuku juga mirip > dengan masalah Ponegoro, bedanyanya ialah sebahagian besar dari anak > buah Sultan Nuku beragama Kristen. > > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > From: tawangalun > > To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; > [EMAIL PROTECTED] > > Sent: Sunday, July 13, 2008 11:14 PM > > Subject: [zamanku] Re: Kafir, Murtad, Musrik, Yahudi Adalah > Sahabat Sama Derajat > > > > > > Lo Nabi itu dulu juga melakukan muamalah dg wong Yahudi,bahkan baju > > besi nabi pernah digadaikan ditempat wong Yahudi.Makane wong Islam > > boleh bekerja diperusahaan asing milik kafir.Atau saudi banyak wong > > bule nyari minyak disana. > > Yang dipancung itu hanya yang pernah memusuhi kayak Bani Quraisyah > > yang tadinya melanggar piagam Madinah yang sudah > > ditandatangani.Ketika wong Makah sedang menyerang Madinah.Si bani > > Quraisyah tadi menikam pisau dari belakang. > > > > Jadi ayat2 perang masih tetep perlu sebab tanpa itu RI gak punya > > pahlawan,baca sejarah: > > 1.Perang diponegoro,ada Kyainya kan Kyai Mojo. > > 2.Perang Paderi,nah santri kan yang berani nglawan Londo. > > 3.Perang Makassar (Hasanudin). > > 4.Perang Banten,Sultan Agung Tirtayasa. > > 5.Perang banjar. > > 6.Bahkan perang maluku nglawan Portugispun sido wong Islam lagi. > > 7.Perang Aceh. > > Mereka2 itulah yang maju perang karena SOP agamanya ada perintah > > perang asal syarat2 sudah terpenuhi,dan punya JIHAD.Makane kurikulum > > tsb jangan dihilangkan,kalau hilang RI dulu gak duwe pahlawan. > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > Shalom, > > > > Tawangalun. > ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
