Cina Telah Menjadi Imerialist Timur Menggantikan Barat !!!
                                            
Perkembangan ekonomi yang terlalu cepat akan otomatis mendorong kebutuhan akan 
bahan mentah yang juga lebih cepat lagi.  Makin pesat ekonomi melonjak, makin 
kuat dorongan untuk mengejar kebutuhan yang sudah tidak lagi mencukupi.  
Kebutuhan itu bukan hanya berasal dari dalam negeri Cina sendiri melainkan 
lebih banyak lagi kebutuhan yang berasal dari negara2 besar yang mengimport 
segala macam produk dari Cina.

Makanya, cobalah anda bayangkan bagaimana hebat dan luar biasanya tekanan 
kebutuhan yang dihadapi Cina sekarang.  Dibandingkan kebutuhan negara2 Eropa 
bahkan juga Amerika sekarang yang cuma terbatas hanya kebutuhan dalam negerinya 
saja, maka Cina harus melayani bukan cuma kebutuhannya didalam negerinya saja 
melainkan kebutuhan seluruh dunia.

Kalo sejarah imperialisme barat berkembang dari kebutuhan satu negara, maka 
lebih celaka lagi, Cina akan muncul sebagai imperialisme Timur untuk memenuhi 
kebutuhan seluruh dunia.  Tidak bisa ditawar atau dicegah, Cina telah didorong 
terjerumus menjadi Imperialist terbesar sepanjang sejarah dunia ini yang 
olehnya dulu justru ditentangnya.

http://www.atimes.com/atimes/China/MA05Ad01.html

Berbeda dengan cara2 Barat, para corporate imperium Cina masuk menjarah tanah 
diseluruh benua Africa dengan bersenjata lengkap, sedangkan orang2 Barat justru 
memperalat pribumi setempat untuk pengamanan corporate-nya.

Beberapa contoh negara yang sekarang kacau balau di Africa akibat perpecahan 
yang terjadi sebagai akibat praktek corporate Cina di Sudan yang sudah puluhan 
ribu mati terbunuh akibat perang saudara memperebutkan sumber2 minyak dan 
sumber2 lainnya.

Tanpa siapapun menyadarinya, bahwa Indonesia sudah menjadi salah satu trading 
source bagi Cina dan juga semua kebutuhan akan bahan mentahnya.  Meskipun 
begitu, meledaknya perekonomian Cina akan tetap memberi pengaruh positif kepada 
Indonesia, karena sebagian order2 yang diterima Cina dari dunia barat telah di 
subcontract-kan kepada corporate aliansinya di Asia Tenggara.

Namun jelas, Indonesia tetap ketinggalan kereta, distribusi subcontract ini 
tidak merata dan Indonesia yang paling menderita karena hanya kebagian porsi 
yang paling kecil yang belum tentu mencukupi kebutuhan dalam negeri sendiri 
sementara sumber2 alamnya dikuras melebih limit keamanan sehingga besar sekali 
resiko2nya akan menjadi penyebab bencana alam baru dimasa depannya.

Alasan penting yang perlu kita ketahui sebab musabab nya kita hanya kebagian 
porsi paling kecil adalah dikarenakan:

1. situasi politik dalam negeri tidak aman inkonsistent, hukum negaranya tidak 
jelas, setiap detik syariah Islam bisa menjarah asset corporate padahal secara 
resminya Indonesia bukanlah negara Syariah, namun adanya dua hukum yang berlaku 
dalam satu negara hanyalah menyebabkan inkonsistensi dan kekacauan yang 
merugikan business.

2. produktivitas buruh Indonesia paling rendah hanya dinilai 60% dari 
produktivitas buruh negara2 tetangga Asia Tenggara lainnya.

3. ongkos angkut di Indonesia terlalu tinggi karena wilayah ini tdd dari 
kepulauan yang jaraknya terlalu jauh dari negeri2 pemesan sehingga Indonesia 
merupakan wilayah yang terisolasi dari dunia luar.

4. Indonesia termasuk wilayah gempa bumi sehingga tidak mungkin untuk membangun 
pabrik permanent, dan Indonesia hanya berfungsi sebagai tempat transit bukan 
sebagai negara industri atau negara produksi, melainkan sebagai negara turisme.

Demikianlah, apabila dari sekarang SBY berusaha mengarahkan Indonesia agar 
menjadi negara produsen, maka arahnya salah, biaya besar terbuang percuma 
karena tidak ada dukungan dunia karena untuk bisa menjadi negara produsen harus 
didukung oleh konsumen dan Kemiskinan Indonesia tidak memungkinkan untuk 
menjadi negara konsumen pula.

Karena sifat dan letak geografis Indonesia yang terisolir ini, maka hanya cocok 
untuk dijadikan wilayah turisme seperti halnya kepulauan Fiji.  Dan sebagai 
negara turisme wajar kalo pelacuran atau wisata sex berkembang secara alamiah 
seperti yang telah diobservasi oleh bekas wapres Jusuf Kala.

Jusuf Kala memang seorang businessman sehingga dia bisa melakukan estimasi 
kemungkinan2 business apa yang bisa berkembang di Indonesia ini.  Itulah 
sebabnya, beliau mendorong business sex yang dibungkus nilai2 Islam agar tidak 
mendapat tentangan ataupun penolakan dari masyarakat Indonesia yang religious 
ini.  Maka jangan heran kalo dikawasan puncak dan di-lain2 tempat berkembang 
subur "kawin muta'a" karena kesemuanya itu merupakan perkembangan dan kebutuhan 
lokal dalam mengejar ketertinggalan wilayah dibidang ekonomi yang tidak bisa 
ditunjang oleh pusat.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke