Dulu ada orang Islam di milis yg bilang bhw non muslim di Indonesia itu hrsnya 

berterima kasih dibiarkan hidup di Indonesia dan orang Islam sdh melakukan 

pengorbanan besar.

==============
Anda menjawab seenak otak busuk anda itu,jauh dari pertanyaan sebenar nya.


Kayaknya sekarang orang Islam udah ga lagi mau melakukan pengorbanan besarnya 

itu, shg non muslim ga perlu lagi hrs berterima kasih melainkan hrs tahu diri 

siap2 ga boleh lagi hidup di Indonesia, heheheh....
=====================================
Makin kelihatan tolol anda ini bukan menjawab pertanyaan itu malah menarik 
kesimpulan dungu yang tak pernah ada.
--- On Sat, 6/4/11, item abu <[email protected]> wrote:

From: item abu <[email protected]>
Subject: Re: [proletar] Fwd: [Debate Religious Spirituality] BENARKAH 
UNIVERSITAS GAJAH MADA TELAH MENJADI KAMPUS BERNUANSA SARA???!!!
To: [email protected]
Date: Saturday, June 4, 2011, 1:51 PM















 
 



  


    
      
      
      Dulu ada orang Islam di milis yg bilang bhw non muslim di Indonesia itu 
hrsnya 

berterima kasih dibiarkan hidup di Indonesia dan orang Islam sdh melakukan 

pengorbanan besar.



Kayaknya sekarang orang Islam udah ga lagi mau melakukan pengorbanan besarnya 

itu, shg non muslim ga perlu lagi hrs berterima kasih melainkan hrs tahu diri 

siap2 ga boleh lagi hidup di Indonesia, heheheh....



________________________________

From: Led Zeppelin <[email protected]>

To: [email protected]

Sent: Sun, June 5, 2011 2:55:13 AM

Subject: Re: [proletar] Fwd: [Debate Religious Spirituality] BENARKAH 

UNIVERSITAS GAJAH MADA TELAH MENJADI KAMPUS BERNUANSA SARA???!!!



Kampus

yang megah ini diresmikan oleh Bung Karno, yang pada saat itu 

berpidato  dan beliau menegaskan bahwa “Bangunan ini dibangun dengan 

uang rakyat  dan semestinya Universitas Gadjah Mada harus terus mengabdi

untuk rakyat”.  Selain itu kampus UGM didirikan diatas tanah (Sultan 

The Sultan Ground),  yang esensinya dari tanah sultan menuju tanah 

rakyat.



--- On Sat, 6/4/11, asep faturohman <[email protected]> wrote:



From: asep faturohman <[email protected]>

Subject: [proletar] Fwd: [Debate Religious Spirituality] BENARKAH UNIVERSITAS 

GAJAH MADA TELAH MENJADI KAMPUS BERNUANSA SARA???!!!

To: [email protected]

Date: Saturday, June 4, 2011, 9:18 AM



---------- Forwarded message ----------

From: siap murtad <[email protected]>

Date: 2011/6/4

Subject: [Debate Religious Spirituality] BENARKAH UNIVERSITAS GAJAH MADA

TELAH MENJADI KAMPUS BERNUANSA SARA???!!!

To: proletar milis <[email protected]>



*<http://kesalahanquran.files.wordpress.com/2011/06/gmii-tiranus-yogyakarta1.jpg>



*

*Lahan dan Gedung GMII Tiranus di jalan Cik Ditiro 42A, Yogyakarta – yang

disebut telah dibeli secara ilegal oleh Universitas Gajah Mada*



** <http://kesalahanquran.wordpress.com>

BENARKAH UNIVERSITAS GAJAH MADA TELAH MENJADI KAMPUS BERNUANSA

SARA???!!!<http://kesalahanquran.wordpress.com>

**



**Para jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Kristen se-Indonesia,

telah meminta konfirmasi dari Pimpinan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta

atas berita yang beredar luas di kalangan umat Kristiani, bahwa Lembaga

Pendidikan Terkenal itu berusaha menguasai lahan dan gedung milik Gereja

Misi Injili Indonesia (GMII) – Tiranus yang ada di jalan Cik Ditiro

Yogyakarta, yang berlokasi tepat bersebelahan dengan kompleks Universitas

Gajah Mada yang sangat luas itu.



Demikian surat mereka yang dikirimkan via email pada Pimpinan Universitas

Gajah Mada, sbb:



Kami para jurnalis Kristen se-Indonesia memohonkan konfirmasi dari pihak

Universitas Gajah Mada mengenai pembelian tanah sebuah gereja di jalan Cik

Ditiro Yogyakarta yang ditengarai dilakukan secara ilegal oleh pihak UGM.



Kami mendapat informasi yang beredar luas di kalangan gereja, bahwa pihak

UGM membeli tanah itu dengan cara-cara "premanisme" seperti

*'menghasut'*penduduk yang ada di belakang gereja untuk menandatangani

surat/petisi

penolakan terhadap eksistensi gereja, yang sebenarnya sudah berdiri di situ

selama lebih dari 20 tahun, dan sudah mendapat bantuan resmi dari Departemen

Agama; sebab UGM tidak mau membeli tanah yang ada di wilayah itu, jika

Gereja masih tetap berdiri di situ. Pembelian tanah dan gedung GMII sendiri

kami dengar dilakukan tanpa pernah sekalipun melibatkan pihak majelis GMII

sebagai pemilik tanah dan gedung tsb.



<http://kesalahanquran.files.wordpress.com/2011/06/mesjid.jpg>

*UGM memiliki sebuah mesjid yang sangat besar dan megah - tetapi "menolak"

keberadaan sebuah gereja kecil di dekatnya*

*

*

Di samping itu, kami juga mendengar bahwa UGM mendanai proses hukum di

Pengadilan Negeri Yogyakarta, dengan dakwaan kepada Pdt. Petrus Srijadi STh,

sebagai pihak yang dituduh telah menempati rumah yang bukan haknya dan tidak

mau pergi walaupun telah disuruh pergi oleh yang berhak.  Bahkan pengacara

Pendeta telah mengundurkan diri dari mendampingi Pendeta tersebut oleh

karena permintaan dari UGM, padahal pengacara tersebut di depan umum

mengatakan kalau sebenarnya pendeta tersebut tidak akan pernah bisa

didakwakan seperti dakwaan jaksa.



Kami juga mendengar  suara-suara yang hingga saat ini masih belum dapat

dipastikan kebenarannya, bahwa UGM telah menggelontorkan sejumlah uang untuk

menyuap jaksa dan majelis hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta, yang mengadili

perkara ini, untuk menghukum  Pendeta tersebut sehingga putusan tersebut

dapat menjadi tekanan kepada Pendeta tersebut untuk segera meninggalkan

gereja itu. Sehingga dengan demikian diharapkan UGM segera dapat

merealisasikan pengikatan perjanjian yang sudah dibuat UGM dengan para ahli

waris pemilik tanah yang ada di sebelah gereja, yang merupakan keluarga dari

penghibah tanah gereja tersebut.



Berita ini telah menimbulkan keresahan dan kesedihan mendalam di kalangan

umat Kristiani, dan kini ada suara-suara miring beredar di kalangan umat

Kristen, yang menyebut UGM sebagai Lembaga Pendidikan yang bernuansa rasis,

sebab menolak keberadaan sebuah gereja kecil di lingkungannya.

Kami mohon konfirmasi dari pihak UGM, untuk membantah bahwa berita ini tidak

benar.



Jika berita ini memang benar, maka kami akan menyebarluaskan berita ini

secara nasional dan internasional, dan tentu hal ini bisa merusak reputasi

UGM sebagai kampus yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai

Pancasila, Nasionalisme dan Kebangsaan.

Terimakasih atas perhatian dan tanggapan Bapak/Ibu sebagai Pimpinan

Universitas Gajah Mada.



Salam hormat



*Jurnalis Kristiani*



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------



Post message: [email protected]

Subscribe   :  [email protected]

Unsubscribe :  [email protected]

List owner  :  [email protected]

Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke