mbon, jij kok begonya kelewatan sih?! apa jij nggak bisa bedain antara binatang potong dan binatang bangkai?
jesusfuckingchrist!! --- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote: > > > Tidak ada binatang yang dimakan hidup-hidup, semuanya sudah dimatikan menjadi > bangkai baru dimakan.. > > ----- Original Message ----- > From: rezameutia > To: [email protected] > Sent: Sunday, July 03, 2011 1:11 PM > Subject: [proletar] Re: Janganlah Jualan Bakso Sapi Dari Daging Tikus !!! > > > > > kalo di kristen nggak ada tuh istilah makanan haram. > > bangkai anjing dimakan juga, makanya nggak hearn kelakuannya orang kristen > bego seperti kalian ini. you are what you eat. > > hehehe.... > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote: > > > > Halal, asal disembelih dgn cara Islami, yaitu digorok lehernya dan > dibiarin mati kehabisan darah sambil ngucapin bismilah sebelum ngegorok leher > tikus. > > > > Yg haram itu ikan, krn ga disembelih secara Islami. Anehnya ga ada ulama > yg ngoceh bhw ikan itu haram. > > > > > > > > > > >________________________________ > > >From: sunny <ambon@> > > >To: [email protected] > > >Sent: Sunday, July 3, 2011 2:06 PM > > >Subject: Re: [proletar] Janganlah Jualan Bakso Sapi Dari Daging Tikus !!! > > > > > > > > >Â > > >Tikus haram? > > > > > >----- Original Message ----- > > >From: muskitawati > > >To: [email protected] > > >Sent: Sunday, July 03, 2011 8:41 AM > > >Subject: [proletar] Janganlah Jualan Bakso Sapi Dari Daging Tikus !!! > > > > > >Janganlah Jualan Bakso Sapi Dari Daging Tikus !!! > > > > > >Kalo ada tulisan penjualnya bahwa yang dijualnya itu adalah bakso sapi > tapi setelah diperiksa ketahuan isinya daging tikus, maka hukumannya lebih > berat kalo tidak ada ditulis apa2. > > > > > >Kalo sudah jelas ditulis bakso sapi tetapi isinya daging tikus, maka hal > ini adalah penipuan dan hukumannya berat untuk penipuan yang membahayakan > kesehatan masyarakat. > > > > > >Sebaliknya kalo tidak ditulis bakso sapi tapi ditulis bakso tikus, maka > tidak ada yang mau membelinya, tidak juga melakukan penipuan, dan kalo > dihukum pun bisa lebih ringan hukumannya. > > > > > >Tapi aturan FDA yang juga dijiplak oleh DepKes RI, bukan cuma yang harus > dituliskan, melainkan bahan2 berbahaya yang tidak perlu ditulispun tidak > boleh digunakan, seperti mengawetkan bakmi, mengawetkan bakso dengan > menggunakan Formalin seperti yang sampai sekarang umum disemua tempat di > Indonesia !!! Dendeng sapi yng diawetkan dengan formalin harganya lebih > murah, lebih enak, lebih renyah, bahkan lebih tahan lama tapi juga lebih > cepat mati. Ini bukan mati kehendak Allah, tapi mati karena ditipu produsen > makanan. > > > > > >> > "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > >> Jadi kalau RUU ini diberlakukan > > >> Australia, konsumen bisa > > >> mengetahui apakah produk yang > > >> dibelinya mengandung minyak sawit > > >> atau tidak. > > > > > >> Wal Suparmo <wal.suparmo@> wrote: > > >> Dan perang ini sekarang terjadi > > >> antara dunia Barat(yg tidak punya > > >> sawit) dan dunia Timur yang mau > > >> menjual sawit. Tentunya saling > > >> menghitamkan demi kepentingan > > >> UANG. > > > > > >Kewajiban produsen memberi tahu konsumen itu justru menolong konsumen > bukan artinya perang dagang Barat dan Timur. Juga menolong atau membantu > negara2 Timur untuk bisa menjual produksinya dinegara Barat. > > > > > >Amerika itu tidak perlu perang dagang seperti yang anda katakan diatas, > bahkan pabrik baju rumahan pun dilarang disini, jadi enggak perlu perang > urusan minyak kelapa sawit, karena kalo dibolehkan pun bisa saja kebon kelapa > sawit dikembangkan di Amerika. > > > > > >Masalahnya bukan masalah uang karena minyak kelapa sawit itu bukanlah > dilarang melainkan diberi peringatkan kepada mereka yang mengkonsumsinya, > sama seperti rokok, sama seperti vetsin, sama seperti kolesterol, bahkan > memang setiap produk makanan itu secara ketat diwajibkan menuliskan kadar > calori, sodium, dan lain2nya dalam setiap produk makanan yang diproduksinya. > > > > > >Jadi kenapa harus dianggap hal seperti itu sebagai perang antara Timur > dan Barat ??? > > > > > >Maunya Indonesia itu justru enggak masuk akal, menuntut Australia agar > jangan setiap produk makanan yang masuk ke Australia diwajibkan menuliskan > kandungan minyak kelapa sawitnya karena takut kalah bersaing dengan makanan > yang memang tidak menggunakan minyak kelapa sawit. > > > > > >Misalnya saja, ada restoran yang menjual dua macam kerupuk udang asal > import dari Indonesia, yang satu merek Garuda digoreng memakai minyak kelapa > sawit yang harganya lebih murah, sedangkan yang lain mereknya Pandawa yang > digoreng dengan minyak jagung, sama2 kerupuk udangnya, tetapi karena digoreng > dengan minyak yang berbeda maka harganya juga berbeda. Kalo tidak ada ditulis > dilabelnya perbedaan minyak yang digunakan, maka tentunya yang lebih laku > dibeli konsumen adalah yang lebih murah, sebaliknya kalo ditulis dilabelnya > kandungan minyak apa yang digunakan masing2 pabrik, maka yang lebih mahal itu > bisa jadi lebih laku dari yang lebih murah. > > > > > >Demikianlah, aturan yang mewajibkan mencantumkan kandungan minyak kelapa > sawit dalam masing2 produk makanan, menolong konsumen memilih produk makanan > yang menguntungkan kesehatannya disesuaikan dengan kekuatan kantongnya > masing2 dan juga pengetahuan masing2 dalam memilih makanan sehat bagi > kepentingan konsumen. > > > > > >Lalu apakah tuntutan Indonesia agar produsen makanan tidak perlu > mencantumkan kandungan minyak kelapa sawitnya itu bisa dianggap fair??? > Tentunya tidak, itu berbau penipuan, tujuan RI jadinya mau menipu konsument > dan ini dilarang di Australia maupun negara maju lainnya. Enggak bisa jualan > baso dari daging kucing atau tikus, harus ditulis jujur kalo baso sapi isinya > memang daging sapi bukan daging kucing atau daging tikus. Hal2 seperti ini > memang meraja lela di Indonesia yang tentunya merugikan konsument, misalnya > tukang bakso menggunakan formalin untuk mengawetkan baksonya, padahal > formalin sangat beracun yang kegunaannya cuma untuk mengawetkan mayat bukan > mengawetkan makanan. > > > > > >Mari kita belajar jujur, janganlah mengecoh konsumen meskipun dihalalkan > Allah, karena Allah cuma melarang daging babi tidak melarang minyak kelapa > sawit. Tapi negara maju bukan bertujuan untuk memberi tahu Allah, melainkan > bertujuan memberi pemberitahuan kepada konsumen melalui label yang tercantum > dalam setiap produksi makanan. > > > > > >Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
