Harga beras Rp 10.000/kg, masih murah atau mahal? Air bersih  susah, beras 
mahal. Tetapi jangan kuatir, sekarang sudah banyak orang di Jakarta memiliki 
satu juta dollar. Jumlah mereka ini sudah kurang lebih 100.000 orang 
(keluarga). Ini hasil selama dalam 66 tahun merdeka. 

Ini hitungan untuk anak sekolah kelas 5 SD, pertanyaannya ialah dibutuhkan 
berapa tahun untuk 240 juta penduduk , masing-masing bisa memiliki US$ 
1.000.000?


http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=40&id=34234
JUMAT, 15 September 2011 | 442 Hits

PERDAGANGAN
Harga Beras Hampir Tembus Rp 10.000/Kg


Kementerian Perdagangan mencatat harga beras di pasar masih menunjukan tren 
peningkatan harga. Bahkan hingga pekan pertama September 2011, harga beras umum 
berada di posisi Rp 9.535 per kg.


"Harga beras September, untuk beras umum dan termurah naik masing-masing 0,33% 
dan 0,31% dibanding rata-rata harga bulan Agustus, Rp 9.535 per kg dan Rp 7.614 
per kg. Minggu pertama September naik, beras umum 0,08% dan beras murah 0,12%," 
kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo, di 
kantornya, Jakarta, Rabu (14/9).

Data Kemendag juga menyatakan, harga beras rata-rata bulan Agustus mengalami 
kenaikan Rp 9.296 per kg menjadi 9.504 per kg. Kenaikan disebabkan oleh 
permintaan puasa dan lebaran. Siklus musiman berakhirnya panen raya di beberapa 
sentra produksi dan minimnya pertumbuhan produksi beras. Berdasarkan ARAM 
(angka ramalan) II yang hanya meningkat 2.4%.

Untuk itu dalam mengantisipasi kenaikan harga beras, pemerintah 
menginstruksikan Perum Bulog untuk melakukan operasi pasar (OP) di seluruh 
wilayah Indonesia. Operasi pasar akan diprioritaskan pada daerah yang kenaikan 
harganya paling tinggi. "Operasi pasar yang telah ditetapkan pemerintah di 
pulau Jawa Rp 6.100 per kg, dan luar pulau Jawa Rp 6.200 per kg," ungkapnya.

Ia menambahkan, selama ini terdapat 15 wilayah sentra produksi beras. Dengan 
neraca surplus, diharapkan beras bisa didistribusikan kepada wilayah yang 
mengalami kekurangan. Sepanjang Januari hingga September, pemerintah sendiri 
telah menggelar operasi pasar sebanyak 182.500 ton. Ini terbagi secara rata 
antara operasi pasar beras medium dan beras premium.

Sementara itu Sekjen Kementerian Perdagangan Ardiansyah Parman menambahkan 
operasi pasar yang terbukti efektif menekan harga beras adalah program 
pemberian beras raskin sebanyak 250 ribu ton per bulan. "Ini siklus bulanan dan 
terbukti menjaga harga beras.

Pemerintah juga terus melakukan impor beras untuk menjaga stok beras Bulog. 
Sebanyak 800 ribu ton beras sudah masuk dalam agenda impor pemerintah di 2011.

"Sumber beras masih dari dua negara, Vietnam dan Thailand. Dan tidak tertutup 
dari negara lain. Masuknya beras adalah sesuai yang kita butuhkan

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke