Allah Bukanlah God, Jangan Disamakan !!!
Presiden Bush dalam pembukaan pidatonya pada pembentukan barisan "war on
terror" memerangi teroris jihad Islam, menyatakan bahwa "Allah" bukanlah God
dan ini ditunjang dengan rujukannya ke kalimat Syahadat yang menjadi kewajiban
setiap umat Islam untuk mengucapkannya setiap harinya, ".... tiada Tuhan selain
Allah...", yang artinya Tuhan tidak ada, yang artinya tidak mempercayai adanya
Tuhan, hanya mempercayai adanya Allah bukan Tuhan.
Jadi kalo di Indonesia diterjemahkan secara salah bahwa Allah itu disamakan
dengan Tuhan, maksudnya untuk mengecoh, menjebak, dan menipu umat yang bukan
Islam yang waktu itu masih mayoritas didominasi oleh pemeluk2 Hindu ini, agar
mereka beralih mempercayai agama Islam menggantikan agama mereka.
Jadi pemerintah Malaysia melarang pemakaian nama Allah dalam semua agama yang
bukan Islam adalah tepat dan harus dicontoh oleh pemerintah di Indonesia.
> Bing Petri <kebunroek@...> wrote:
> Tindakan yang justru membuat citra
> Islam itu menjadi buruk. Menurut
> saya, pendapat ulama dan sikap
> pemerintah Malaysia itu adalah
> salah satu contoh tindakan goblok.
Sebenarnya tindakan pemerintah Malaysia itu justru paling tepat, paling benar,
dan memang demikianlah yang menjadi kenyataan.
Anda mau akui atau menyangkalnya tidak merubah kenyataan bahwa kata "Allah"
memang hanya ada dalam bahasa Arab, dan juga merupakan pusat yang disembah umat
Islam.
Jadi sebagai kenyataan yang tidak bisa disangkal, ternyata dalam kalimat shadat
juga dikatakan, "tiada Tuhan selain Allah", cukup jelas khan artinya bahwa
Islam menolak adanya Tuhan, hanya Allah yang disembah dalam Islam.
Urusan orang2 Nasrani di Indonesia mengganti kata Tuhan menjadi Allah bukanlah
asalnya dari Kristen, melainkan asalnya dari Departement Agama yang memaksa
organisasi2 Kristen untuk mengganti kata2 Tuhan ini menjadi Allah dengan maksud
nantinya terjadi hubungan sambung menyambung antara Islam dan Nasrani sehingga
memudahkan umat Nasrani untuk pindah dan masuk Islam.
Begitulah, kalo anda baca bible dibawah tahun 1970 kebawah, tidak satupun dalam
bible ada kata2 Allah, mereka menyebutnya Tuhan bukan Allah, sama dengan
terjemahan dalam bible berbahasa Inggris tidak menggunakan Allah tetapi "God".
Munculnya dominasi Islam yang menguasai pemerintahan di Indonesia semenjak
penumpasan G30S telah mendorong menteri Agama untuk melarang bible2 yang masih
menggunakan kata Tuhan ini sehingga lembaga Alkitab Indonesia ini mencetak
ulang bible2nya dengan edisi baru dimana semua kata2 Tuhan diganti dengan nama
Allah.
Memang, cita2nya tadinya untuk mendorong umat Nasrani masuk Islam dengan
menceritakan bahwa sejarah keduanya berasal dari sumber yang sama namun bible
katanya telah terkontaminasi dengan cerita2 bohong dari setan sehingga umat
Kristen yang ingin mendalami ajaran Yesus yang sebenarnya dirujuk untuk
mempelajari AlQuran.
Demikianlah, cita2 cuma tinggal impian tidak pernah tercapai sehingga
digunakannya kata Allah dalam Bible bukan mendorong lebih banyak orang2 Kristen
masuk Islam, sebaliknya jadi lebih banyak orang2 Islam yang pindah ke agama
Kristen dimana puncaknya ulama besar Islam yang bernama Jusuf mendadak masuk
Islam dan mengganti namanya jadi Jusuf Roni. Pergolakan terjadi sehingga Jusuf
Roni karena merasa terancam pembunuhan oleh umat Islam di Indonesia terpaksa
meminta suaka politik di Amerika dan sekarang menjadi pendeta di Amerika entah
dimana dia menetapnya saya sendiri kurang jelas.
http://alt.nntp2http.com/comp/malaysia/2007/06/d7381fd2e2ea231eac41652a8b4f5b30.html
Demi keamanannya, Jusuf Roni yang sangat terkenal dikalangan umat Islam
tadinya, sekarang se-olah2 hilang sementara dikalangan Kristen sendiri diapun
tidak terkenal hanya ada yang menyatakan dia menjadi pendeta Kristen di
Amerika. Ini adalah pukulan hebat yang memalukan dan menimbulkan luka dendam
dihati umat Islam di indonesia. Jadi silahkan para pembaca membaca sendiri
riwayat ulama besar Islam dari Indonesia yang terpaksa keluar dari Indonesia
mendapatkan asylum di Amerika untuk menghindari pembunuhan umat Islam yang juga
bekas umat beliau di Indonesia.
Berita besar yang merupakan pukulan bagi umat Islam di Indonesia betul2 dikubur
berita2nya hingga sekarang untuk keselamatan Jusuf Roni sendiri dan juga untuk
menghindari konflik berdarah antara Islam dan Kristen di Indonesia. Jusuf Roni
sendiri adalah uztad dan pemimpin sebuah pesantren di Palembang turun temurun
sejak kakeknya masih hidup.
Untuk mendalami kejadian ini, saya ajak anda menonton langsung video pengakuan
ulama besar Islam ini didalam website Youtube dibawah ini:
http://www.youtube.com/watch?v=19FU7Yyx4D4
http://sahabat-gembala.blogspot.com/2009/01/kesaksian-islam-masuk-kristen-yusuf.html
http://febrina.wordpress.com/kesaksian-pendeta-yusuf-roni/
Demikianlah dari urutan2 diatas, sudah jelas, kata "Allah" tidak seharusnya ada
dalam Bible di Indonesia, karena diseluruh duniapun tidak pernah ada kata
"Allah" dalam Bible manapun juga.
Allah bukanlah Tuhan, tapi sejenis dewa atau setan yang disembah dalam agama
Islam. Hal inilah yang membedakan sekalian menjadi bukti bahwa Islam bukan
berasal dari agama Kristen, juga bukan dari pecahan aliran Kristen atau Yahudi,
Islam memang merupakan agama yang asal usulnya lebih dekat ke agama Hindu,
namun cerita2 atau dongeng2nya dikaitkan ke agama2 Kristen dan Yahudi karena
niat untuk menyebarkan agama Islam kepada umat Kristen dan Yahudi.
Jadi kalo pemerintah Malaysia melarang penggunaan nama Allah diagama lain atau
di bible agama Nasrani, maka pemerintah RI harusnya mengikuti jejak ini dan
membuang rencana gagal dizaman dulu untuk memancing atau menggunakan kata ini
sebagai umpan untuk memancing atau menjebak umat Nasrani masuk ke agama Islam.
Presiden Bush sendiri dalam pidatonya juga telah menjelaskan, bahwa Allah itu
bukanlah God, melainkan devil yang disembah umat Islam.
Jadi janganlah menyesatkan menganggap dunia Barat membenci Islam dikarenakan
mereka menyembah Allah, sama sekali bukan begitu karena dunia Barat tidak
peduli apapun yang anda sembah.
Yang menimbulkan kebencian dunia Barat kepada Islam adalah ajaran Islam itu
sendiri yang membenci orang2 yang bukan Islam dan mewajibkan untuk membantai
mereka dalam menegakkan Syariah Islam. Dan ini bukan cuma terjadi didunia
Barat, tapi juga di Cina, di India, di Indonesia dan kegemparan baru bukan yang
terakhir adalah peristiwa teror 911 yang menyatakan seperti apa ajaran Islam
itu sendiri. Jadi untuk memahami ajaran Islam tidak perlu membaca Alquran
tetapi cukup memahaminya dari teror2 umat Islam yang menjalankan kewajiban2
agamanya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/