Dunia Kita Dijajah United Nation ???
                                          
Semua anggauta UN sudah pasti terikat, yaitu terikat ketentuan2 yang berlaku 
atau diberlakukan UN terhadap semua anggauta2nya.  Ikatan2 tsb bentuknya berupa 
"Hak" dan "Kewajiban".  Kewajiban yang nomor satu tentunya iuran anggauta.  
Setiap negara angguat UN wajib membayar iuran anggauta.

Jadi artinya, setiap anggauta UN punya hak dan juga punya kewajiban, para 
pembaca mungkin lebih banyak tahu tentang hak2nya anggauta UN daripada 
kewajiban2nya.

Kalo saja Sukarno dulu tidak keluar dari UN, kemungkinan besar dia masih bisa 
bertahan tetap menjadi presiden, dia tidak akan mati di Rumah Sakit Gatot 
Subroto dibunuh Suharto.

Keluarnya Sukarno dari UN merupakan blunder fatal, fatal bagi dirinya sendiri 
dan fatal bagi nasib bangsanya.

Sadam Hussein berhasil bertahan sekitar lebih dari dua tahun sebelum akhirnya 
diserang langsung oleh pasukan Amerika.  Rencana Amerika untuk menyerbu Irak 
menangkap Sadam Hussein sudah direncanakan lebih dari dua tahun sebelumnya, 
namun tertahan oleh perintah UN untuk memberi kesempatan Sadam Hussein 
memperbaiki diri.

Demikianlah, konflik Sadam Hussein yang begitu luas hingga membumi hangus 
kerajaan Kuwait betul2 tidak bisa dimaafkan.  Akhirnya kontak Sadam Hussein 
kedunia Internasional terputus akibat Isolasi.  Dan sewaktu Amerika 
merencanakan penyerangan, mendadak wakil Irak di UN meminta sidang darurat 
untuk menghentikan serangan Amerika dan Sadam Hussein melalui wakilnya di UN 
meminta bantuan Internasional dalam menghentikan maksud Amerika menyerbu Irak.

Seharusnya kasusnya tidak berbeda, kalo saja Sukarno dulu meminta wakil 
Indonesia di UN untuk mengadakan sidang istimewa menghadapi subversi Amerika 
dan Inggris, tentunya tidak gampang2 Amerika dan Inggris menggusur dirinya.

Seharusnya, setelah 7 jendral2 Sukarno terbunuh G30S, Sukarno tidak akan susah 
untuk menangkap Brig.Jen. Suharto.  Tapi gara2 Sukarno sudah keluar dari UN, 
maka dia tidak mampu menangkap Suharto yang dilindungi pasukan asing yang masuk 
mempreteli pasukan yang mendukung Sukarno.

Salah satu ketentuan UN adalah bahwa semua anggauta dilarang mencampuri urusan 
dalam negeri negara lain, dan ini berlaku juga bagi Amerika.  Sewaktu Sukarno 
tidak berdaya dipreteli pasukan lawannya, maka saat ini wakil RI di UN bisa 
meminta bantuan Internasional atas pelanggaran yang dilakukan oleh Amerika.  
Barulah setelah pasukan rahasia Amerika keluar, maka pengkhianat2 seperti 
Suharto tidak susah untuk menangkapnya.

Memang Sukarno sial dan juga sialan, dia keluar dari UN sehingga akhirnya dia 
cuma mempercepat ajalnya saja dan Suharto bisa berkuasa penuh pada akhirnya.

Lain lagi nasib Khadafi, dia melakukan ketentuan UN untuk tidak membunuhi 
rakyatnya sendiri, karena dalam UN ada kewajiban setiap negara yaitu melindungi 
rakyatnya bukan menjagalnya.  Peringatan dan perintah UN kepada Khadafi 
diabaikan, demonstran2 dibantai oleh pasukan pendukung Khadafi.  Untuk mencegah 
bertambahnya korban2 yang jatuh tsb, UN mengizinkan Nato untuk secara terbatas 
beroperasi hanya untuk melindungi rakyat Libya.  Atas perintah UN inilah 
akhirnya Nato turun tangan dan selanjutnya Khadafi dibantai rakyatnya sendiri.

Khadafi tidak bisa meminta bantuan Internasional terutama UN dalam mengatasi 
situasi dalam negeri yang dihadapinya karena dia menyalahi ketentuan UN itu 
sendiri.  Tetapi Khadafi mencoba meminta bantuan Liga Arab karena Libya juga 
termasuk anggauta Liga Arab.  Namun Liga Arab sendiri merupakan bagian dari 
organisasi yang dibentuk oleh PBB atas usul negara2 Arab sendiri.  Sehingga 
usaha Khadafi untuk mendapatkan bantuan Liga Arab tentunya nihil.

Oleh UN, Khadafi sudah dituntut sebagai penjahat kemanusiaan bersama anaknya 
dan pembantu2 dekatnya.  Baru2 ini anak Sadam Hussein rencana mau menyerahkan 
diri ke pengadilan Internasional.  Tentu dia bisa mengharapkan lolos dari 
hukuman mati dan bisa menikmati kekayaan yang digaruknya dari rakyat Libya.

Demikianlah, setiap pemimpin yang membuhi rakyatnya sendiri akan dikeroyok 
rame2 oleh anggauta2 UN, ini kewajiban.

Tapi gimana ceritanya Suharto yang membunuhi jutaan rakyatnya sendiri, menculik 
sehingga banyak orang hilang dan kejahatan2 lainnya???

Kalo saja ada rakyat Indonesia yang menuntutnya dipengadilan Internasional 
kemungkinan besar nasib Suharto juga seperti pemimpin Khmer Merah, Kiew Samphan 
dari Cambodia yang dihukum mati karena membantai 2 juta rakyat Cambodia.

Jadi, dari tulisan ini bisa anda semua merenungkan, bagaimana pentingnya sebuah 
negara untuk bergabung diakui sebagai anggauta tetap Perserikatan Bangsa2 atau 
UN ini.  Jadi bukan hal yang kebetulan kalo Abbas minta agar negerinya diakui 
sebagai negara dan diterima sebagai anggauta UN untuk menghentikan serangan2 
Israel.  Namun nyatanya, lamaran Abbas minta pengakuan UN ditolak karena 
kenyataannya negeri dan perjuangan Abbas itu justru merupakan ancaman bagi 
Israel yang justru adalah anggauta UN yang dilindungi.

Tujuan Abbas dan Hamas untuk mengenyahkan Israel dari peta bumi adalah 
melanggar ketentuan UN, dan ini fatal, karena Israel itu justru dibentuk oleh 
UN itu sendiri.  Bagaimana mau minta diakui kalo dia sendiri menolak mengakui 
apa yang ditetapkan oleh UN terutama penetapan Israel dengan batas negaranya 
sebagai pemerintahan yang berdaulat.

Jadi Sukarno dan RI adalah pertama kali, dan satu2nya negara dalam sejarah UN 
yang pernah menyatakan keluar dari UN dan menyerukan pembubaran UN untuk 
diganti dengan Conefo.  Kemungkinan besar, Sukarno itu tidak tahu, dia tidak 
mempelajari betapa pentingnya UN itu untuk perlindungan dirinya sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke