Reni yang baik,
 
Seperti yang sudah saya ceritakan pada
email yang lalu, maka persoalan jilbab ini terpulang pada kepribadian kita
sebagai perempuan muslimah. Taat atau tidak, sadar atau tidak, paham atau tidak
dalam menjalani agama. 
 
Saya tidak menafikan bahwa "
Umat Muslim saat ini merasa bangga dengan diri mereka bahwa sebagian besar
wanita berbusana tertutup bila hendak bepergian atau bekerja.
Wanita-wanita ini dianggap suci karena mematuhi cara-cara yang ditetapkan
oleh Rasul dan karena merepresentasikan keyakinannya. Wanita Islam
diidentifikasi dengan pemakaian jilbab – konsep yang diajarkan di sekolah,
melalui media, dan bahkan di negara-negara lain pemakaian jilbab menjadi
suatu identitas, misalnya Perancis.
 
Lalu, bagaimana bila ada yang berpendapat
bahwa jilbab yang dikenakan oleh wanita Muslim, dianggap tidak memiliki
landasan dalam kitab Allah dan merupakan suatu suatu produk budaya Arab.
Apalagi disertai dengan cadar. Hal seperti ini yang tengah berkembang
 saat ini.
 
Meskipun kata Kata “Hijab” muncul
dalam Al-Qur’an yaitu dalam Surat 7:46, 17:45, 19:17, 33:53, 38:32, 41:5, dan
42:51. Tetapi tidak ada sekalipun merujuk kepada penutup kepala atau bahkan
berkaitan dengan busana yang diharuskan oleh umat Muslim, kecuali yang tersebut
dalam menata pergaulan mukmin , yaitu MENJAGA PANDANG ! (QS 24 ayat 30 dan 31,
yang ternyata ditujukan kepada KAUM PRIA juga. 
 
Jadi hemat saya,  ada 4 aturan dalam
berbusana  yang juga berlandaskan Al Quran juga,  yaitu :
1. Pakaian Sopan dan baik . 
Begini bunyi ayatnya “Hai anak Adam,
sesungguhnya telah Kami turunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu
dan pakaian yang indah untuk perhiasanmu. Dan pakaian yang sopan adalah
yang terbaik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan
Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (Surat 7:26)
 
2. Menutup bagian-bagian tubuh yang
pribadi untuk Pria.  
“Dan sampaikan kepada laki-laki yang
beriman untuk menahan pandangannya dan menutup kemaluannya...” (Surat
24:30)
 
3. Menutup Dada. “Katakanlah kepada
wanita yang beriman untuk menahan pandangannya dan menutup kemaluannya,
dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang nampak
padanya. Dan hendaklah mereka menutup dadanya (dengan khimar mereka), dan
janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau
ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau
putera-putera suami mereka, saudara-saudara mereka, atau putera-putera
saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang
mereka miliki, atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak memiliki keinginan
terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat mereka.
Dan janganlah mereka menendang dengan kaki mereka agar diketahui perhiasan
yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai
orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (Surat 24:31).
 
4. Busana sebagai sarana perlindungan.
 “Wahai nabi, katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang yang beriman
untuk menutupkan jilbabnya. Yang demikian itu agar mereka
dikenali dan karenanya tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Surat 33 : 59).
 
Dari 4 aturan berbusana yang baik diatas
tidak ada ketentuan tentang menutup aurat seperti saat kita menghadap Allah.
Begitu agungnya Allah dimata manusia, maka ia diawjibkan menutup aurat, kecuali
tampak muka dan tangan saja. Itulah yang saya pahami selama 20 tahun tidak
menggunakan jilbab tetapi saya tetap berpakaian sopan. Setelah tumbuh kesadaran,
saya ingin dikenal sebagai perempuan muslimah dengan memakai kerudung kepala
dan berpakaian sopan. Ini akan saya lakukan sampai batas terpenuhinya ketentuan
QS 24 : 60).
Jika Reni saat ini belum menggunakan
Jilbab, bukan berarti Reni dianggap wanita tidak baik bukan. ? Saya yakin Reni
adalah perempun baik baik.
 
Selamat menunaikan ibadah puasa.




Wassalam,
 

 
3vy Djamaludin 
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)





________________________________
 Dari: "resy_2...@yahoo.com" <resy_2...@yahoo.com>
Kepada: rantaunet@googlegroups.com 
Dikirim: Selasa, 7 Agustus 2012 1:42
Judul: Re: [R@ntau-Net] (OOT) Jilbab
 

 
Mamak....
Soal jilbab ko kan lah ado suaro dari padusi RN yang diwakili oleh bundo Evy,

Jilbab ndak bajilbab akhlak padusi babaliak ka diri masiang padusi nantun dan 
yang tau tantu yg maha tahu yang di ateh nantun...
So..
Reni cuma senyum2 see mancaliak tread ko dgn kato lain "Heboh Bo "


walaupun  belum memakai jilbab,  berusaha tidak memakai pakaian yang 
pendek-pendek dan ngetat. Semoga dari hal2 kecil ini,  nantinya bisa memakai 
jilbab karena keinginan sendiri tanpa pengaruh orang lain dan hati  menjadi 
bersih dan bisa menjadi orang baik, selalu menjalankan perintah-Nya dan 
menjauhi larangan-Nya ( menjalankan rukun Islam lah)

Surga ataupun neraka yang menentukan hanyalah Allah, sekarang  hanya bisa 
berusaha menjalani hidup dengan baik agar kelak di akherat nanti  bisa bahagia 
seperti hidup di dunia ini. Dan terus bersyukur karna Allah masih memberi 
kesempatan  untuk belajar banyak hal. Dan tetap sadar bahwa hidup ini masih 
jauh sempurna seperti yang diharapkan oleh Allah

Senyum simpul....be my self...



Renny.Bintara
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
________________________________

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke