Pak Saaf dan Anwar Jambak,

Tausiek awak mambaco NKRI adalah boneka Belanda. 

Menjelang NKRI, Indonesia dipecah-pecah dengan negara-negara bagian bikinan 
Belanda.
Pak Natsir melihat negara kita akan terpecah-belah. Untuk mempersatukannya 
kembali bisa saja negara-negara bagian itu diperangi dan kita akan menang. 
Korban dan biaya akan banyak.

Pak Natsir kemudian mengadakan lobby dan menggalang Mosi Integral untuk kembali 
kepada negara kesatuan. Dengan kapasitas dan kepiawaian beliau akhirnya 
negara-negara bagian itu membubarkan diri dan bersatu ke dalam NKRI.

"Siapa Perdana Menterinya?" "Ya Natsir" kata Bung Karno.

Soal hukum biarlah yang tahu yang menjawabnya.

Salam,

Muchlis Hamid




________________________________
 From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
To: Rantau Net Rantau Net <[email protected]> 
Sent: Sunday, February 24, 2013 10:09 AM
Subject: Bls: [R@ntau-Net] NKRI adalah boneka Hindia Belanda?
 
Bung Anwar Djambak, tantang soal hukum iko, mungkin rancak Bung mambaco baitu 
banyak undang-undang NKRI  nan bisa diakses liwat internet, mulai dari UUD 1945 
sampai ka undang-undang jo peraturan pemerintah nan melaksanakannyo. 
Untuak mangikuti perkembangannyo, silakan diikuti pembahasan di DPR RI dan di 
MK. 
Karano itu, ambo agak heran juo mambaco pernyataan Bung bahaso NKRI iko mamakai 
hukum Balando.Tolong Bung agiah ciek atau duo contohnyo.  Peralihan antaro 
Hindia Balando ka Japang ka NKRI marupokan materi hukum internasional, nan 
paralu dibahas tersendiri.
Wassalam,
SB.

Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke