Pak Muchlis,

Apa tidak mustahil pula pembentukan Negara2 bagian/boneka kecilnya  oleh 
Belanda itu hanya sekadar menguji boneka besarnya/NKRI? Yg baru terbentuk?

Ingat Pak sang penjajah amatlah liciknya , bagaimana yg mrk hampir kalah waktu 
perang Paderi tapi minta gencatan senjata pdhl sdg menyusun kekuatan dgn 
bantuan pasukan Pangeran Diponegoro yg waktu itu juga dijanjikan macam2, dan 
mereka telah menjajah selama 350 thn. Itu dulu apalagi sekarang kan?

Org2 yg 'Luruih'(tabuang) seperti Pak Hatta dan Pak Natsir telah di 'gunakan' 
(ditunggangi) utk memperlancar rencana mereka.

Mungkin nan ambo sampaikan iko diluar dari mainstream atau melawan arus, tapi 
apa salahnya coba berpikir diluar tempurung yg telah manaungi salamoko?

Sangenek,







Wassalam,
anwardjambak 44+, 
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), 

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke