Ah Bot, macam tak tahu saja. Jangankan Tiku, Maninjau saja yang dari dulu 
daerah wisata, makin kumuh dan bau karena banyak keramba. Apa pula itu Tiku? 
Cukup jadi kampung nelayan sajalah, hirup saja itu asap mobil lalu lintas di 
depannya. Trus beko tsunami tibo, padia hanyuik se lah krn jalur evakuasi indak 
ado.

Elly Kasim? Dia kan cuma numpang lahir di Tiku, ayahnya orang Pasaman barat, 
besar di Pekanbaru, terkenal di Jakarta. Indak penting bagi Agam.


Salam,

Arfi
Orang Tiku kerja di Jakarta


--- On Fri, 4/12/13, Bot S Piliang <[email protected]> wrote:

From: Bot S Piliang <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Museum Elly Kasim, kenapa bukan di Tiku?
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Friday, April 12, 2013, 9:58 AM

Mamak/Bundo/Uda/Uni dan Dunasanak di PalantaAssalamualaikum Wr Wb

Sebuah kabar baik dan menambah perbendaharaan objek wisata di Sumatera Barat. 
Sebuah museum yang berisi koleksi perjalanan karir Bundo Elly Kasim akan 
didirikan di Pantai Air
 Manis.linknya 
sbb:http://www.inioke.com/Berita/4643-Museum-Elly-Kasim-Akan-Didirikan-di-Pantai-Aiemanih.html
Sedikit yang mengganjal hati ambo nan mudo matah ko, kenapa di pantai air 
manis. Menurut pemahaman saya pribadi, rasa penempatan museum Elly Kasim di Air 
Manis, ibarat meletakkan dua hal yang bagus, tapi ketika disatukan tidak 
terlihat bagusnya, artinya... konsep pantai air manis yang mengusung
 legenda malin kundang, kemudian meenjadi pusat surfing pemula di Sumatera 
serasa tidak nyambung dengan museum tersebut.
Kenapa tidak di kampung Bundo Elly Kasim saja, di Tanjung Mutiara Agam. 
Sama-sama dipinggir pantai dan Tiku juga memiliki history kota yang panjang 
juga.
Tiku sendiri, menurut pengamatan saya, memiliki peluang besar menjadi 
perlintasan turis, karena menghubungkan Maninjau dengan Bandara (via Pariaman). 
Disamping Tiku adalah kota kelahiran Elly Kasim, Tiku juga Memiliki pantai yang 
menurut saya adalah pantai dengan kualitas terbaik di Sumbar (dari sisi akses, 
lokasi, pasir dan lebar pantai yang mencapai 500 meter), belum lagi sejarah 
Tiku yang panjang. Akan rugi sekali kalau pemda Agam menyia-nyiakan kesempatan 
ini. 
Mudah-mudahan pak Bupati Agam yang baru berulang tahun beberapa waktu yang lalu 
mau mengusulkan agar museum tersebut di bangun di Tanjung Mutiara - Tiku. 

Wassalamualaikum
Bot Sosani Piliang
Life is a never ending journey
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300



-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

--- 

Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.

Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .

Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke