Dunsanak sapalanta,
Salah satu caro mampakuaik iman anak, kamanakan jo cucu awak di kampuang bisa dilakukan di kampuang surang2. Bangkik kan baliak didikan subuah jo TPA di tiok2 kampuang. Untuak maramikan musajik buek program nan menarik, salah satu no adokan ceramah rutin di musajik jo surau
Disinan rang rantau kampuang tu maambiak peran mambantu baiak program atau dana nan dibutuhkan. Insya'allah kalau tiok kampuang bisa dilakukan pengetahuan agamo anak nagari maningkek baitu juo jo keimanan dan itu lah nan ka jadi benteng awak maadoki perubahan zaman. 

Wassalam
Tan Ameh (54+)
Nan dari TK sampai SMP sakola sekolah gereja di Bukittinggi

Sent from my BlackBerry 10 smartphone.

Sent: Sunday, May 26, 2013 10:04 PM
Subject: Bls: Re: [R@ntau-Net] SURAT TERBUKA MN KPD IRMAN GUSMAN

Ajo Duta Yth.

Memang yg Ajo sampaikan tu nan saharusnyo awak lakukan. 'Tajago' dan 'Manjago'. PKDP (Persatuan Keluarga Daerah Piaman) kemungkinan ambiak opsi kedua, mengajukan syarat: ado musajik, tidak memaksa karyawan dan pasien muslim masuak kristen, Dahlan Iskan babulan-bulan di barubek di Cino, tapo ndak dibaptis gai nyo doh.

Salam

Syaf AL/50, Jambak, asa Pariaman, tingga di Bogor
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: ajo duta <[email protected]>
Date: Sat, 25 May 2013 22:35:10 -0400
Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT TERBUKA MN KPD IRMAN GUSMAN

Pak Mochtar dan sanak sapalanta,

Kok ambo iyo babeda pandapek.

Kalau diambo manga takuik bana awak jo proyek Kristenisasi ko. Namonyo
mereka agamo missi, itu kewajiban keyakinan mereka untuk mengajak nan
alun untuk jadi Kristen. Indak beda jo Islam kan agama dakwah, mengajak
urang ka jalan yang benar,

BUkankah seharusnyo awak nan harus meningkatkan keimanan awak
jo anak cucu. Manga pulo awak nan heboh jo takuik. Ambo yakin dengan
adonyo gerakan Kristenisasi ko awak akan tajago dan meningkatkan pulo
kegiatan agamo awak.

Disampiang tu ambo yakin walikota yelah mempersyaratkan dikomplek tu
akan dibangun pulo musajik atau musala untuk karyawan dan pengunjung
untuk sumbayang. Cubo cek perencanaan bangunan komplek tu. Kalau alun
itu nan awak minta ka walikota untuak dijakdikan persyaratan.



Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
1947, suku Mandahiliang,
Gasan Gadang, Pariaman.
Virginia-USA
------------------------------------------------------------


2013/5/25 Darwin Chalidi <[email protected]>

Alhamdulillah. Semoga dibukakan hati sanak awakko dgn himbauan yg tulus dari seorang niniak mamak nagari.

Darwin Chalidi

On May 26, 2013 6:54 AM, "Ambiar Lani" <[email protected]> wrote:
Assalamualaikum wr wb

Sebuah nasehat yang tulus yang keluar dari lubuk hati yang dalam, dalam kerangka saling mengingatkan (tawa shaubilhaq~tawa shaubshshabr). Kita dukung dan insyaallah semua masyarakat Minangkabau dimanapun berada yang komit dan concern kepada ABS-SBK juga akan mendukung. Terima kasih.

Salam,

Ambiar Lani
Jkt-Bks



From: Dr. Saafroedin Bahar. <[email protected]>
To: Rantau Net Rantau Net <[email protected]>; irman gusman <[email protected]>; Dr. Mochtar Naim <[email protected]>
Sent: Sunday, May 26, 2013 6:10 AM
Subject: Re: [R@ntau-Net] SURAT TERBUKA MN KPD IRMAN GUSMAN

Setuju penuh pak Mochtar. Saya dukung. Bravo !
Wassalam,
SB.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Mochtar Naim <[email protected]>
Date: Sun, 26 May 2013 06:41:10 +0800 (SGT)
Subject: [R@ntau-Net] SURAT TERBUKA MN KPD IRMAN GUSMAN

 
SURAT TERBUKA
KEPADA SDR IRMAN GUSMAN
KETUA DPD-RI SELAKU WAKIL SUMBAR
 
DARI MOCHTAR NAIM
MANTAN ANGGOTA DPD-RI
DARI SUMBAR      
Assalamu’alaikum w.w.,
Sdr Irman,
Saya mengikuti dari pemberitaan media pers bahwa Sdr termasuk yang mendukung rencana pembangunan Kompleks LIPPO Group di Jl Khatib Sulaiman, Padang, dan Sdr menghadiri upacara peletakan batu pertamanya dalam bulan Mei 2013 ini.
Masalah utamanya bagi masyarakat dan rakyat Sumatera Barat ialah bahwa selain dari Mall dan Hotel yang bertaraf internasional itu juga dibangun Rumah Sakit Siloam dan Sekolah yang juga bertaraf internasional yang keduanya semua orang tahu bahwa RS Siloam dan sekolah tersebut adalah bahagian yang tak bisa dilepaskan dari upaya James T Riady, sebagai bahagian dari upaya kristenisasi, seperti yang dilakukannya di mana-mana.
Kita tahu bahwa Sumbar telah lama menjadi inceran mereka dalam mengembangkan upaya kristenisasi di daerah-daerah yang kental Islamnya, yang sekarang berkat bantuan Sdr dan para tokoh Sumbar lainnya, termasuk Azwar Anas, Walikota Padang Fauzi Bahar, Ketua Umum LKAAM Sumbar M Sayuti Dt Rajo Panghulu, dan beberapa lainnya, bisa masuk.
Kita juga tahu bahwa jumlah orang Islam yang telah dikristenkan, terutama di lapisan bawah, dengan usaha-usaha seperti ini sejak awal kemerdekaan dahulu, cukup fantastis. Jika jumlah orang Kristen sebelumnya tidak lebih dari 5 %, sekarang telah melebihi 20 %, dan rencana mereka ingin mencapai 50 % menjelang pertengahan abad ke 21 ini.
Sementara, di pihak lain, kita orang Minang, di ranah maupun di rantau, punya pegangan hidup dalam ungkapan “ABS-SBK” – Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah – yang dengan itu tidak memungkinkan orang Minang keluar dari Islam.  Mereka yang keluar dari Islam, risikonya, dibuang secara adat dan berhenti jadi orang Minang.
Keinginan kita untuk membangun ekonomi Sumatera Barat ini dengan mengajak para konglomerat dan kapitalis multi-nasional lainnya membangun mall-mall, maret-maret, hotel-hotel, sekolah-sekolah, bertaraf internasional, seperti yang telah tersebar di mana-mana sekarang ini, kita juga lihat, siapa sesungguhnya yang mendapatkan keuntungan terbesar kalau bukan mereka? Dengan mereka telah punya bank-bank sendiri dan sumber dana lainnya yang beruang lingkup internasional, mereka bisa bangun dan bikin apapun yang mereka mau. Seperti yang kita lihat sekarang, tampuk ekonomi Indonesia di bidang apapun, di darat, laut dan udara, telah mereka kuasai. Dan mereka telah berhasil menjadikan Indonesia ini sebagai Filipina kedua, bahkan Singapura kedua, di mana mereka seluruhnya yang menguasai jalur dan jaringan ekonomi negara.
            Apa lalu yang didapatkan oleh kita rakyat pribumi ini yang merupakan 90an persen dari jumlah penduduk? Tak lain hanyalah sisa-sisa dan remah-remah dengan rata-rata hanya dipakai sebagai kuli dan buruh murahan dan karyawan ukuran menengah ke bawah.
            Semua ini Sdr tentu sudah sangat tahu.  Membikin mall-mall, hotel-hotel mewah, dsb, tidak hanya di Indonesia ini tetapi di seluruh Asia Tenggara dan bahkan Dunia Ketiga umumnya, yang mendapat itu hanya mereka.
            Sdr Irman, kita di Sumatera Barat ini punya harapan besar dengan Sdr sekarang telah sampai ke taraf yang setara dengan kedudukan presiden, yaitu sebagai Ketua DPD-RI. Dan jika Allah mentakdirkan, Sdr bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia ini nanti dengan dukungan dari rakyat di Sumbar ini dan daerah-daerah lainnya.
            Sekarang sebagai ujian pertama, dengan Sdr mendukung LIPPO Group ini ternyata sebagian besar rakyat Sumbar tidak mendukungnya. Sementara Sdr sudah pasti mengharapkan dukungan penuh dari rakyat di Sumbar untuk Sdr maju sebagai calon presiden th 2014 yad.  Sdr tentu tahu apa artinya itu dan apa konsekuensinya.
            Sdr Irman, saya menyarankan agar Sdr surut selangkah. Cabut dukungan Sdr kepada rencana pembangunan kompleks LIPPO Group itu, dan nyatakan maaf dan penyesalan Sdr kepada rakyat Sumatera Barat. Dengan itu saya yakin, rakyat Sumbar akan memahaminya dan rakyat Sumbar insya Allah akan berdiri penuh di belakang Sdr untuk mendukung pencalonan Sdr sebagai calon presiden RI tahun depan. Dan kalau ada bantuan finansial dari James T Riady yang dia berikan bagi kelancaran kampanye pencalonan Sdr sebagai calon Presiden RI 2014, seperti yang biasa dia berikan kepada siapapun yang membantu memperlancar usaha dia, demi Allah, kembalikanlah.
            Saya dan rakyat Sumbar menunggu kata putus dari Sdr.
            Salam persahabatan,       
           Mochtar Naim         
           25 Mei 2013.   
 
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 


--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

Kirim email ke