Memang, tentu saja saya mengerti maksudnya. Yang mengerti sekali 
Bahasa Arab, tetapi dalam hal ini yang kurang paham menggunakan kata-
kata dalam Bahasa Indonesia tampaknya Rangkayo Rahima sendiri.

Kata "arwah" memang bentuk jamak dari "ruh" asal Bahasa Arab, tetapi 
dalam Bahasa Indonesia dipakai secara idiomatik dalam Bentuk 
Tunggal. Sedangkan "ruh", atau "roh" dalam Bahasa Indonesia, bukan 
saja bentuk tunggal kata "arwah" Bahasa Arab itu, juga dianggap 
sebagai "sesuatu yang hidup yang tidak berbadan jasmani, yang 
berakal budi (spt malaikat, setan, dsb), misalnya, Masih ada orang 
yang percaya kepada ruh yang mandiami kayu-kayuan". 
Cf. KBBI Balai Pustaka, KUBI Badudu-Zein, KUBI Poerwadarminta.

Dalam Bahasa Arab sendiri kata "ruh, arwah," dengan variasinya raha, 
ruwah, rah, rih, rayyih, ruhi, rauh, dsb mempunyai arti bermacam-
macam pula. Aryaah misalnya selain berarti angin juga berarti bau, 
bahkan juga berarti kentut...:)  
Cf.Hans Wehr, Dictionary of NModern Written Arabic.

Tolong terjemahakan ke dalam Bahasa Arab pantun Melayu 
tempohari "Kalau anak dara kentut di depan kadhi ..." :)

Kembali kepada manyatakan "satu" benda itu dalam Bahasa Indonesia 
kita lihat variasinya, sekapur sirih, seulas pinang, selembar 
kertas, seekor sapi, seorang anak, seorang jadi-jadian, dsb. Tetapi 
tidak seorang ruh, karena itu mengimplikasikan ruh itu berbentuk 
orang ... 

Baa tu Rangkayo Eva Nukman nan baru pulang dari Juruman?

Salam, 
Nyit Sungut

--- In [EMAIL PROTECTED], Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> hehehe..iyah Mak. mak Ngah benar. Maalah ado seorang
> Ruh.
> 
> Tetapi, tentu Mak Ngah mengerti apa yang saya
> maksudkan dari sisi single dan pluralnyo.Dalam bahasa
> Arab, jumlah ini menentukan kata ganti kalimat
> sesudahnya. 
> 
> Hmmmm...Mengenai pertanyaan kemaren gimana Mak?
> 
> Wassalamu'alaikum. Rahima.
> 
> --- hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > 
> > Aha, bana, karena salah pemakaian grammar itulah
> > Nyit Sungut pagarahan
> > Rangkayo Rahima  nan kini maulangi pulo tampek
> > jatuah tu dengan
> > pemakaian "seorang" ruh tu baliak.  Dalam Tata
> > Bahaso Indonesia, bukan
> > Bahaso Arab,  ado kato-kato tertentu untuk
> > manyatokan satu benda ,
> > misanyo sepucuk surat, sebilah keris, seorang ulama,
> > seorang murid,
> > seorang guru, seorang raksasa,  dsb.
> > 
> > Salam,
> > 
> > --Nyit Sungut




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke