Ibu Isna yth Iyo elok awak saling memaafkan. Apo lai bara ari lai ka bapuaso
Tantang masalah Ahok itu mungkin karena ucapannya menyinggung ayat Al Qur’an dan orang-orang yang menyampaikankannya jadi tidak jelas siapa yang berhak memberi maaf. Karena ayat Al Qur’an adalah wahyu dari Allah SWT seharusnya dia terlebih dahulu minta ampun atau bertobat. Tapi karena dia non Muslim mungkin tidak merasa perlu minta ampun/bertobat Juga orang-orang yang menyampaikannya banyak sekali karena itulah tugas ulama / ustadz Wassalam On May 22, 2017 15:12, "Isna Huriati" <[email protected]> wrote: > Pak Fashridjal Yth. > > Sanang lo ati mandanga panyampaian pak Fashridjalko, kalau salah ambo > bapandapek, ambo yo mohon maaf ka pak Fashridjal. > *lagipula ajaran Islam menghimbau untuk memaafkan walaupun ada hukum > qisas. Inilah yang dicontohkan oleh Buya HAMKA yang walaupun dipenjarakan > pada masa Orde Lama tetap bersedia menjadi imam shalat jenazah Bung Karno > sesuai wasiat beliau.* > > Saya cocok sekali dengan apa yang bapak sampaikan diatas, itulah yang saya > yakini karena ada ayat Al Qur'an yang menyatakan demikian. Itulah yang > saya tidak mengerti pak, kenapa si Ahok yang sudah minta maaf kalau orang > Islam tersinggung dengan ucapannya yang menurut dia tidak bermaksud seperti > dituduhkan, namun dia tetap minta maaf. tapi yang terjadi adalah tiada maaf > bagimu, dan dia dikejar terus. Apa karena sebetulnya kelompok yang > mengejar dia itu adalah kelompok yang tidak mempraktek ayat al Qur'an > tersebut, dan yang mempraktekkannya hanya sebagai alat. Mungkin bapak bisa > menjawabnya. > Baliak ka carito buya Hamka, ambo pernah mambaco bahaso bung Karno > mangirim surek mamintak buya Hamka datang, sabab bung Karno ingin batamu. > Tapi surat itu disampaikan setelah bung Karno meninggal, dan buya Hamka > sangat sedih karena beliau juga ingin bertemu semasa bung Karno masih > hidup. begitulah politik yang mampu menghancurkan persahabatan atau > persaudaraan. > > wass. Isna > On 5/22/17 2:19 PM, Fashridjal M. Noor wrote: > > Ibu Isna yth. > > Astaghfirullahal 'adziim > > Ondee mandee > Baa kok baitu bana caro ibu menilai kawan sasamo berdiskusi di palanta 'ko > > Kecek urang Inggirih /Amrik > "Don't jump to conclusion" > > Karena penilaian dan kesimpulan ibu itu SALAH > > Kalau ambo indak nampak dek ibu maagiah kredit ka prestasi Jokowi adolah > karena inyo masih menjabat. Indak elok ma-ambuang2 urang nan sadang bakuaso > karano inyo bisa lupo daratan. > > Apolai ditanyokan > "Kiro-kiro dandam kasumat apo nan indak lapeh tu pak?" > Bilo urang mandandam? Kalau inyo atau keluarganyo pernah dianiayo tapi > indak berani atau indak sanggup mambaleh kasan. > > Baiak ambo ataupun keluarga ambo indak ado surang pun nan taniayo sajak > Jokowi bakuaso, mulai dari ukatu jadi walikota Solo sampai jadi presiden > kiniko. Jadi indak ado dandam kasumat satitiak pun. > > Lagipula ajaran Islam menghimbau untuk memaafkan walaupun ada hukum qisas. > Inilah yang dicontohkan oleh Buya HAMKA yang walaupun dipenjarakan pada > masa Orde Lama tetap bersedia menjadi imam shalat jenazah Bung Karno sesuai > wasiat beliau. > > Buruak se nampaknyo kurenah presiden Jokowi nampak dek ambo? Tolong lah > tunjuakkan apo nan alah ambo tulih nan mamburuakkan kurenah inyo. > > Kalau ado mungkin ambo lupo. Maklumlah, sarupo jo ibu Isna, ambo alah > lansia. Alah mengalami maso PRRI, maso Orde Lama, Orde Baru, dan Orde > Reformasi kiniko. > > Kalau ambo menampilkan tulisan atau artikel yang kritis terhadap > pemerintah sekarang itu ada karena ambo menghargai "check and balance" yang > merupakan esensi dari demokrasi. > Pembagian kekuasaan kepada eksekutif, legislatif, dan yudikatif dan > pengaturan check and balance antara ketiganya ditujukan untuk memberi > jaminan terselenggaranya sistem pemerintahan yang adil dan efektif. > > Jadi bukan figur presidennya yang penting, tapi sistem pemerintahan yang > adil dan efektif > > Wassalam > > On May 22, 2017 13:24, "Isna Huriati" <[email protected]> wrote: > >> Pak Fashridjal nan ambo hormati. >> >> Bantuaknyo apak sabano ndak suko ka Jokowi ko, apo nan dibueknyo indak >> pantas diagiah kredit. Kiro kiro dandam kasumat apo nan ndak lapeh tu pak? >> hehe. Sabab buruak se sadonyo kurenah presiden awak ko nampak dek apak. >> Dek ambo yo alun do nampak presiden nan sacapek, sasigap presiden nan >> kiniko dalam mengejar katinggalan awak dek ulah pandahulu pandahulunyo. Dan >> nan sabana anti jo korupsi nan lah manyangsarokan rakyat awak. >> >> wass. Isna >> >> >> >> On 5/22/17 10:20 AM, Fashridjal M. Noor wrote: >> >> Ini video raja Salman "mendidik" presiden Trump agar menggunakan tangan >> kanan untuk minum >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
