Negara kita memang menjadi pembuangan sampah dan limbah negara lain.
Petugas patroli tak berdaya

On 3/10/11, andi ko <[email protected]> wrote:
> Minta izin menshare tulisan ini ke milis lain
>
> Salam
>
> andiko
>
> Pada 10 Maret 2011 10:36, rinapermadi <[email protected]> menulis:
>
>>  Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
>>
>> Dunsanak palanta
>>
>> Sekedar berbagi cerita…..
>>
>>
>>
>> *Tanjung Pinggir yang Terpinggirkan*
>>
>> By : Ritrina
>>
>>
>>
>>
>>
>> Hampir di setiap hari libur di kota rantauanku ini, Batam, banyak sangat
>> kendaraan yang melaju ke arah pinggiran kota. Apalagi kalau bukan mencari
>> suasana yang alami. Berhubung kami tinggal diatas sepetak daratan maka
>> pinggiran yang ku maksud adalah pantai. Pantai yang menghembuskan angin
>> kesejukan menyeka keringat keletihan dan kejenuhan setelah sepekan
>> bergelut
>> dengan berbagai barang elektronik ataupun barang-barang menjemukan
>> lainnya.
>> Angin segar yang dicari sampai ke pelosok-pelosok daratan Batam ini
>> sungguh sangat gampang dicapai. Begitulah nasib tinggal di pulau kecil
>> ini.
>>
>>
>>
>> Begitupun dengan diriku Kawan. Aku yang gila dengan segala bentuk hiburan
>> pantai dan laut ini sangat bersemangat bila roda kendaraan telah ditujukan
>> ke pinggiran pulau ini mencari tempat melepas kejenuhan di pasir-pasir
>> putih
>> di tepian. Ada banyak pilihan pantai yang bisa kami tuju dengan mudah dari
>> rumah kami yang juga terletak di dekat kawasan pinggir dari pulau Batam
>> ini.
>>
>>
>>
>>
>> Sebut saja Pantai Marina, Pantai Tanjung Pinggir, Pantai Tanjung Datuk,
>> Pantai Bengkong Sadai, Pantai Nongsa, Pantai Melayu Sekilak, Pantai
>> Setokok,
>> Pantai Melayu Jembatan 4 Barelang, Pantai Melur, Pantai Serangon di
>> Jembatan
>> 5 barelang dan paling ujung dari Barelang setelah jembatan 6 Barelang sana
>> tak ada namanya. Semua itu telah pernah kukunjungi. Bahkan pantai-pantai
>> yang alami di pulau-pulau kecil tidak bertuanpun telah pernah ku jajaki.
>> Serasa mendamparkan diri di pulau antah berantah, berbekal seorang kapten
>> perahu yang disebut Pancung dan sebilah parang, kelapa-kelapa muda segar
>> menjadi santapan kami di tengah terik udara laut setelah lelah memancing.
>>
>>
>>
>> Hobi memancing adalah awal jalan yang mengantarkan kami menjadi penjelajah
>> beberapa kawasan pulau di perairan Melayu ini. Walaupun hanya menggunakan
>> perahu bermotor yang tidak begitu besar, semua itu menjadikan perjalanan
>> penuh tantangan dan pengalaman baru. Air laut yang penuh siraman warna
>> langit selalu mengikuti kemauan warna sang pengusa cakrawala itu. Kadang
>> biru, kadang bening kadang merah saga bila di ufuk telah terbit atau
>> terbenam mentari ketika dia muncul atau tenggelam ke peraduannya.
>>
>>
>>
>> Belakangan ini sungguh hatiku miris Kawan, aku yakin kamupun akan juga
>> merasa miris sepertiku. Tahukah dirimu, semua yang kudeskripsikan tadi itu
>> perlahan-lahan akan lenyap dari Bumi Lancang Kuning ini. Terakhir aku
>> berkunjung ke Kawasan Wisata Tanjung Pinggir Sekupang, sandal dan baju
>> anak-anakku yang sibuk bermain di tepian terpaksa harus kubuang ke tong
>> sampah di tempat pembilasan. Bahkan tempat bilaspun tidak lagi hanya
>> menyediakan air untuk membilas air laut yang asin setelah sibuk
>> meraba-raba
>> dan mengelus air laut itu. Bensinpun juga mereka sediakan.
>>
>>
>>
>> Tahukah dirimu Kawan, untuk apa mereka harus menyediakan bensin disana?.
>> Kapal-kapal besar yang tak tahu diri itu, nun di tengah-tengah laut sana.
>> Mereka parkir disana dengan nyamannya, berbenah-benah dan bebersih-bersih
>> membuang segala macam bentuk sampah. Sampah mereka yang berbentuk cairan
>> hitam berminyak yang mengeping membulat kecil-kecil dibawa hempasan ombak
>> ke
>> pantai. Kepingan-kepingan lembek ini bila menempel di baju maka baju itu
>> bagus dibuang saja sebab sudah tak bisa dicuci lagi. Gomok kapal yang
>> mengerikan itu perlahan-lahan menempel dimana-mana. Sangat susah melihat
>> ikan-ikan kecil yang terkadang di kawasan pantai yang normal akan
>> berseliweran di sisi-sisi kaki yang tengah dibenam di air dangkal pantai.
>>
>>
>>
>> Gumpalan-gumpalan pasir yang membingkah di pinggiran pantai ternyata
>> adalah
>> bulatan-bulatan gomok berminyak  yang menaburi pantai. Menyedihkan memang
>> Kawan, sungguh menyedihkan.  Telapak kaki yang menapak disana penuh noda
>> hitam berminyak dan sangat lengket. Bagaimana nanti, bagaimana nanti?
>> Hatikupun bertanya-tanya. Pemandangan lepas pantai yang indah menyibak
>> pemandangan gedung-gedung menjulang  di seberang sana. Nun jauh disana
>> terhampar pemandangan kota dunia, Singapura.  Melirik sedikit ke sisi
>> kanan
>> mata terlihat julangan anjungan kokoh yang seperti tumbuh dari dalam laut,
>> Anjungan yang dibangun oleh sebuah perusahaan besar yang sering dikunjungi
>> pejabat Negara, Mc Dermot.
>>
>>
>>
>> Pohon-pohon kelapa yang tumbuh di hamparan rumput golf di atas tebing
>> kecil
>> di sepanjang pantai ini. Akankah dia menjadi gersang atau tetap menghijau
>> sampai nanti. Sebab dipupuki oleh racun-racun berminyak yang dilepas dari
>> tengah laut sana. Sungguh amat sangat disayangkan Kawan.  Aku berharap
>> yang
>> pemegang bola panas kepentingan mampu menjawab semua tanyaku sebagai
>> rakyat
>> ini. Tolong jangan jadikan pantai-pantai indah dimanapun di negri ini
>> seperti pantai ini.
>>
>>
>>
>>
>>
>> [image: 08012008(010).jpg]
>>
>>
>>
>> [image: 08012008(011).jpg]
>>
>>
>>
>> Batam, 10 Maret 2011
>>
>>
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>> - DILARANG:
>> 1. E-mail besar dari 200KB;
>> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. One Liner.
>> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
>> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau: Deli dan Jakarta,
kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke